Broadcasted by Galau Jikan FM

Review Tower of Fantasy: Bukan ‘Genshin Killer’

Tower of Fantasy, game terbaru besutan Level Infinite ini, tengah jadi perbincangan di Internet. Namun, apakah mereka memang "Genshin Killer"?

Matias Arvino Andrhasa
Tower of Fantasy
Nemesis, karakter terbatas pertama di Tower of Fantasy | Gambar: Tower of Fantasy

Game terbaru dari Level Infinite ini nampak menjanjikan. Lantas, bagaimana kalau kami berikan review awal kami untuk Tower of Fantasy?

Tower of Fantasy yang nantinya akan kami sebut sebagai ToF, adalah game MMORPG besutan Level Infinite untuk versi globalnya yang rilis pada (11/8) lalu.

Game ini juga telah berhasil mendapat sorotan dari banyak pengguna internet dan menjadi pembicaraan hangat hingga berita ini kami tulis.

Bahkan sebelum game ini rilis, ToF digadang-gadang menjadi “Genshin Killer” yang mampu menumbangkan salah satu game populer besutan HoYoverse.

Catatan, artikel ini tidak memilki maksud untuk menjatuhkan atau melebih-lebihkan salah satu game.

Selain itu, untuk pilihan bermain atau tidak ToF ini, kami kembalikan kepada NawaReaders.

Kisah yang Bagus Tetapi Mainstream Secara Garis Besar

Omnium merupakan sumber daya paling ampuh yang jadi bisa manusia gunakan untuk apapun | Gambar: Tower of Fantasy

Di dunia Tower of Fantasy, sumber daya yang semakin berkurang dan kurangnya energi telah memaksa umat manusia untuk meninggalkan bumi dan bermigrasi ke Aida.

Aida adalah dunia asing yang subur dan layak huni.

Di sana, mereka mengamati komet Mara dan menemukan energi yang misterius tetapi kuat yang bernama “Omnium” yang terkandung di dalamnya.

Umat manusia membangun Menara Omnium untuk menangkap Mara, tetapi karena pengaruh radiasi Omnium, bencana besar terjadi di dunia baru mereka.

Nantinya pemain akan berperan sebagai salah satu orang yang menyelidiki kasus radiasi tersebut. Namun, ia harus hilang ingatan.

Menurut kami cerita seperti ini bukanlah cerita yang unik itu. Kami tidak bilang kalau ceritanya jelek, malah bagi kami cukup bagus.

Namun, memang pacing ceritanya cukup lambat bahkan terhitung stagnan karena memang tidak banyak progres yang berarti sampai beberapa hari kami bermain.

Server yang Sempat Bermasalah

Pemain bisa menggunakan 3 senjata untuk dikombinasikan | Gambar: Tower of Fantasy

Kami salah satu yang mencoba bermain ToF ini di hari pertama, tapi sayangnya server game ini sampai kelebihan kapasitas.

Alhasil kami salah satu orang yang tidak bisa bermain di hari pertama bahkan sampai mengantri masuk server bersamaan dengan 2000 orang lebih.

Selain itu saat kami sudah bisa bermain sesekali game kami freeze tapi bukan karena koneksi kami buruk, melainkan karena servernya sendiri kurang stabil.

Sampai pada berita ini kami tulis, setidaknya server tempat kami bermain sudah lebih baik biarpun tidak jarang juga terjadi delay saat melakukan world boss / raid.

Hal ini jujur saja sangat menggangu karena saat mengeluarkan skill terjadi delay sehingga kurang bisa menikmatinya.

Apalagi saat beberapa waktu lalu, server Tower of Fantasy sempat bermasalah sehingga menghilangkan banner dari Nemesis yang membuat pemain menjadi geram.

Untungnya pihak ToF sudah bertindak cepat dan memberikan kompensasi kepada seluruh pemain.

Mekanisme Pertarungan yang Seru

Beragam dungeon dengan hadiah menarik sebagai selingan selama berpetualang | Gambar: Tower of Fantasy

Untuk sekelas game MMORPG bagi kami ini sangatlah bagus.

Karena kami bisa melihat kalau game ini justru memberikan pendekatan seperti Honkai Impact 3rd atau Punishing Grey Raven.

Apabila pemain bisa menghindari serangan musuh tepat waktu maka musuh akan terkena efek slow motion dan memberikan kesempatan pemain untuk menyerang.

Selain itu, terdapat sistem combo yang memungkinkan pemain untuk melanjutkan serangan dengan mengganti senjata.

Di Tower of Fantasy pemain hanya akan menggunakan satu karakter saja, tetapi yang berbeda adalah senjata yang dapat pemain pakai ada 3 buah.

Pemain bisa menggunakan dan mengkombinasikan senjata tersebut sesuai kebutuhan pemain dan ini sangat menarik bagi kami.

Selain itu, traversal game ini juga jauh lebih baik dari Genshin Impact. Game ini menyediakan perangkat seperti motor, glider, dan hoverboard.

Perangkat tersebut sangat membantu kami dalam melakukan eksplorasi dan tidak sebatas jalan-jalan santai saja di kala quest begitu jauh.

Terutama saat pertama kali masuk ke daerah tersebut, maka akan sangat membantu.

Juga adapun sejenis dungeon yang bisa pemain jumpai dengan beragam tantangan dan mini game dengan hadiah yang berguna.

Gacha Murah Tapi Bisa “Menjebak”

Tampilan gacha di Tower of Fantasy | Gambar: Tower of Fantasy

Masuk ke dalam salah satu yang cukup menyenangkan untuk kami bahas dalam impresi kami di Tower of Fantasy yaitu gacha.

Menurut kami gacha dari game ini sangatlah baik, jika NawaReaders baru bermain maka dalam 30 gacha pertama pasti akan dapat satu senjata SSR.

Tidak sampai di sana, apabila mendapatkan senjata SSR, maka pity di banner tersebut tidak akan lenyap alias terus berlanjut.

Namun, titik yang menurut kami menjebak adalah gacha untuk matrix yang tentunya membutuhkan biaya lebih untuk memperkuat karakter ke tingkat yang lebih lanjut.

Permasalahannya matrix ini jumlahnya ada 4 dan bukan sembarang matrix yang bisa pemain pasang ke senjata.

Untungnya hal ini bukanlah suatu keharusan, kalau memang pemain tidak ingin berfokus ke PVP yang di mana kekuatannya tergantung seberapa beruntung atau uang yang pemain keluarkan.

Selain itu, untuk pity karakter terbatas (Nemesis di saat kami membuat berita ini), kami tidak bisa memastikan akan terbawa ke karakter terbatas selanjutnya atau tidak.

Apalagi mengingat kalau ternyata nantinya total coin yang telah pemain kumpulkan di karakter terbatas tersebut akan dikonversi ke coin standar.

Tower of Fantasy Bersistem MMORPG

Impresi Tower of Fantasy
Dunia lanskap indah siap menyambut kalian di Tower of Fantasy | Gambar: Tower of Fantasy

Seperti kebanyak game dengan genre MMORPG, tentunya terdapat yang namanya CP (Character Power), yang menjadi tanda seberapa kuatnya karakter.

Namun, game ini mengusung konsep open-world yang membebaskan pemain untuk menyusuri dunia Tower of Fantasy secara bebas.

Selain itu, pemain yang satu server bisa saling berinteraksi satu sama lain dan melawan world boss untuk hadiah lebih.

Tentunya ada sistem PVP yang membuat pemain bisa melawan pemain lain untuk bertarung.

Namun, sampai kami bermain sejauh ini PVP bersifat opsional dan pemain juga tidak perlu repot-repot fokus ke sini terutama yang ingin fokus ke karater sendiri.

Kemudian, dengan adanya PVP artinya akan ada yang disebut sebagai META atau gampangnya, taktik paling efektif.

Apabila pemainnya sendiri terpaku pada hal tersebut, tentunya akan harus mengikuti hal tersebut untuk jadi yang terbaik.

Karakter yang Keren, Animasi yang Kaku

Tower of Fantasy
Game ini menghadirkan banyak karakter menawan dengan desain futuristik bergaya dystopian | Gambar: Tower of Fantasy

Salah satu hal yang membuat impresi awal kami begitu positif tentang Tower of Fantasy ini adalah karakternya.

Kelebihan dari game ini adalah pemain bebas menentukan karakter visual dari karakter utama di game ini.

Apalagi pilihan yang game ini sediakan cukup banyak dan bervariasi, bahkan kami sendiri sempat memakan waktu cukup lama untuk menyesuaikan preferensi kami.

Namun, sayangnya sejauh kami bermain karakter ini masih belum ada opsi untuk merubah kembali visual dari karakter utama apabila ada yang kurang.

Harapannya nantinya pemain bisa kembali mengubah visual kedepannya.

Lalu untuk karakter gacha yang ada sejauh ini bagi kami kesan yang diberikan adalah karakter bergaya dystopian seperti di game cyberpunk atau sejenisnya.

Karakter yang favorit kami sejauh ini adalah Nemesis dan Samir, karena desainnya sangat bagus dan menarik.

Seiyu di karakter ini juga banyak yang populer seperti Matsuoka Yoshitsugu, Ayumu Murase, Ishikawa Yui, dan masih banyak lagi.

Tidak sebatas itu saja, bahkan NPC yang hadir bagi kami sangat menarik dan beragam.

Mulai dari yang cebol sampai yang besar dan berotot semua ada, meningkatkan variasi dari game ini.

Sehingga kalian tidak perlu khawatir akan melihat NPC yang “itu-itu” saja.

Satu hal yang membuat kami kurang suka di bagian ini adalah animasi karakter yang kaku.

Apabila melakukan kombo rasanya animasinya terlihat begitu “menggantung” sehingga transisi satu animasi ke animasi lainnnya sangat aneh.

Jadi sangat sayang jika kombo yang seharusnya keren, malah terlihat aneh karena transisinya yang kurang maksimal.

Masih Banyak Bug yang Mengganggu di Tower of Fantasy

Impresi Tower of Fantasy
Salah satu bug yang mengganggu dimana karakter hanya berdiri tanpa bisa melakukan apapun | Gambar: Tower of Fantasy

Ini mungkin hal yang akan paling menjadi keresahan kami selama melakukan review Tower of Fantasy, yaitu bug yang masih begitu banyak.

Beberapa masalah mulai dari bug animasi seperti saat menggunakan meriam dan akan memasang turret justru karakter kami tertahan dan tidak bisa melakukan apapun.

Selain itu ada bug yang membuat musuh terdiam namun justru karakter kami yang mati seolah terjadi putus koneksi biarpun internet kami tidak masalah.

Untuk di sisi ini kami tidak bisa banyak menjabarkan masalanya karena selama kami bermain ada banyak masalah bug yang merusak permainan.

Harapannya bug-bug ini bisa segera tim pengembang atasi di pembaharuan dan update kedepannya.

Kesimpulan Review Tower of Fantasy

Review Tower of Fantasy
Apakah Tower of Fantasy benar-benar layak kalian coba? | Gambar: Tower of Fantasy

Dalam review kali ini, kami dapat menyimpulkan bahwa Tower of Fantasy adalah game MMORPG yang menyenangkan serta dapat kalian mainkan dengan mudah.

Gamenya murah hati dalam gacha dan eksplorasinya menyenagkan.

Apalagi jarang-jarang ada MMORPG yang memiliki karakter beragam yang bisa pemain sesuaikan sesuai preferensi masing-masing.

Tentunya pemain juga perlu sedikit terbiasa dengan UI dan UX yang mungkin sedikit kurang tertata, karena ada banyak sekali menu di sana.

Namun ada beberapa hal yang perlu diketahui seperti bug dan servernya sering bermasalah biarpun terkadang internet tidak bermasalah.

Untuk membahas apakah ini Genshin Killer sesuai kata warganet, kami bisa bilang tidak.

Kedua game tersebut sudah sangat berbeda, yang satu RPG aksi yang bisa dimain satu orang, yang satu MMORPG.

Selain itu secara kestabilan game secara keseluruhan Genshin Impact masih lebih baik.

Namun, bukan berarti ToF bukanlah game yang tidak kalian lirik, karena masih banyak hal yang perlu kalian jelajahi dan serta potensi game ini masih sangat luas.

Jika ditanya apakah kami akan terus melanjutkan game ini, kami jawab tidak.

Hal ini karena seperti MMORPG kebanyakan, butuh dedikasi untuk mengembangkan karakter dalam game bergenre satu ini.

kira-kira bagaiamana pendapat NawaReaders tentang review kecil dan singkat kami tentang Tower of Fantasy?

Ingat semua akan kembali ke kalian dan semoga saja, artikel kami tidak menjadi acuan kalian untuk tidak menikmati game baru satu ini.

Jika tertarik kalian untuk mengunduh game ini, kalian bisa kunjungi tautan berikut ini.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.