Memahami Gambling Disorder, Sisi Kelam dan Dampak Negatif dari Gacha

Wahyu Nurramadan Widayanto
Dampak Negatif Gacha Gambling Disorder
EDIT: Nawala Karsa

Saat ini, gacha menjadi suatu hal yang makin populer, terlebih pada kalangan gamer. Perkembangan game online yang makin merebak dan kemajuan teknologi menjadi alasannya. Kondisi ini menyebabkan semakin banyak game online yang menggunakan sistem gacha dalam game yang mereka kembangkan, dan memiliki dampak negatif.

Kehadiran gacha, tentunya hadir untuk membuat game menjadi lebih seru dan lebih menyenangkan. Bukan hanya itu, sistem ini juga menghasilkan keuntungan yang besar bagi para developer game. Namun, mungkin tidak banyak yang menyadari apabila gacha juga menyimpan sebuah sisi kelam yang cukup menyeramkan. Hal ini karena salah satu dampak akibat gacha bagi para pemain game adalah hadirnya gambling disorder.

Lalu, apa sebenarnya gacha? Apa itu gambling disorder? Apakah gacha memang hal yang berbahaya? Artikel ini akan membahas beberapa poin tersebut.

Sekilas Tentang Gacha

Uniknya gacha sistem gacha genshin impact granblue fantasy gbf draw keqing cupitan
Keqing (Genshin Impact) dan Cupitan (Granblue Fantasy) menjadi patokan target bagi kawula muda saat melakukan gacha | EDIT: Nawala Karsa

Meskipun istilah gacha baru sering terdengar beberapa waktu belakangan, sebenarnya hal ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Sistem ini sendiri sebenarnya sudah hadir pada medio 1960-an pada wilayah Jepang.

Secara umum, sistem gacha merupakan sebuah sistem yang menyebabkan seseorang perlu membayar sejumlah uang untuk mendapatkan suatu hal. Namun, apa yang mereka dapatkan, belum tentu sesuai dengan yang mereka inginkan. Untuk contoh mudahnya bisa NawaReaders lihat di sini.

Dalam gacha, ada pelbagai kemungkinan yang bisa seorang dapatkan. Mungkin dalam deretan barang A, B, C, D, dan E, seseorang ingin membeli barang A. Apabila dalam transaksi normal, Ketika seseorang ingin membeli barang A, cukup membayar sejumlah uang dan mendapatkan A. Namun, dalam sistem gacha transaksi akan berbeda.

Setelah membayarkan sejumlah uang, belum tentu seseorang bisa mendapat barang A. Dia memiliki kemungkinan untuk mendapatkan barang B, C, D, atau pun E. Lalu, apa yang akan terjadi saat orang itu tidak berhasil mendapatkan A? Tentu saja dia akan Kembali mencoba hingga akhirnya berhasil mendapatkan A.

Lantas, perlu berapa kali percobaan hingga akhirnya berhasil mendapatkan barang A? Untuk hal ini, mungkin hanya Tuhan yang tahu.

“Masturbasi” untuk Kepuasan Orang Lain

Dampak Negatif Gacha Gudako FGO Gambling
Gudako, karakter dalam game Fate/Grand Order, kerap digambarkan gila gacha dalam komik yang diproduksi oleh Kadokawa untuk mengolok-olok pemain yang kecanduan gacha | GAMBAR: Kadokawa | VIA: Polygon.com

Namun satu hal yang pasti, dalam gacha sendiri terdapat dampak negatif dimana kemungkinan keberhasilan pemain untuk mendapatkan suatu hal yang seseorang inginkan sangat bervariasi.

Dalam kebanyakan game online, kemungkinan untuk mendapatkan satu hal bisa hanya 0,5 persen. Bahkan ada juga beberapa game online yang memberi kemungkinan hanya 0,01 persen. Bayangkan saja, betapa sulitnya mendapatkan suatu hal apabila kemungkinannya sangat kecil.

Mungkin, apabila terus menerus mencoba menggacha, seseorang akhirnya berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan, namun dengan kemungkinan yang sangat kecil, perlu mencoba sebanyak apa? Dengan kondisi ini, tentu ada satu pihak yang mendapatkan keuntungan, yaitu pihak developer.

Lalu, bagaimana dengan orang yang “membeli”? Menurut penulis, saat seseorang merasa gagal mendapatkan apa yang dia inginkan, secara naluriah dia akan terus mencoba. Terus mencoba. Dengan berpikiran, setelah ini pasti bisa. Setelah ini pasti dapat.

Secara tidak langsung, mereka melakukan masturbasi, untuk memuaskan hasrat penasaran mereka. Namun, masturbasi ini sedikit berbeda. karena pada kemungkinan mendapat kenikmatan dan kepuasan hanya sebesar 0,01 persen, atau setara kemungkinan berhasil dalam gacha. Dengan kondisi ini, yang pasti mendapat kepuasan tentu saja, pihak developer.

Gambling Disorder Akibat Dampak Negatif Gacha

 Salty GBF Gran Blue Fantasy

Dengan kondisi kemungkinan keberhasilan sangat kecil bagi para pelaku gacha, mungkin NawaReaders sudah bisa melihat bagaimana mengerikannya gacha. Suatu hal yang terlihat menyenangkan dan menawarkan kepuasan, ternyata hanya bersifat semu. Kepuasan yang hanya berada dalam angan-angan saja.

Mungkin banyak orang yang menganggap bahwa sistem gacha adalah perjudian gaya baru. Pendapat ini tentu tidak salah, karena faktanya memang demikian. Sebagai sebuah perjudian gaya baru, salah satu hal mengerikan yang bisa terjadi akibat gacha adalah timbulnya gambling disorder.

Menurut Mayoclinic, gambling disorder merupakan sebuah dorongan tak terkendali untuk terus berjudi, bahkan, meskipun hal itu harus mengorbankan banyak hal. Pendapat serupa juga muncul dari Psychiatry, yang menganggap gambling disorder merupakan perilaku perjudian yang terus berulang. Kondisi itu akhirnya menimbulkan masalah bagi individu, keluarga, atau pun orang sekitar.

Kondisi gacha tentu saja menyebabkan candu, yang menyebabkan seseorang terus menerus ingin mencoba hingga berhasil mendapat yang dia inginkan. Hal ini sesuai dengan perilaku seorang yang berjudi, yaitu timbulnya rangsangan dalam otak yang akhirnya menyebabkan kecanduan. Untuk dampak kecanduannya, serupa seperti orang yang kecanduan obat-obatan atau pun alkohol.

Timbulnya kondisi gambling disorder, tentu saja menyebabkan kerugian, terutama dalam hal materi. Hal ini bisa terlihat dengan habisnya tabungan, hutang makin menumpuk, hingga melakukan hal tercela seperti pencurian, untuk memenuhi hasrat judi.

Selain itu, seseorang yang akhirnya mengidap gambling disorder, biasanya akan terus menerus berjudi, bahkan setiap hari. Hal ini untuk mendapatkan kesenangan bagi dirinya sendiri. Namun, apabila dirinya berusaha mengurangi perjudian, orang itu akan merasa gelisah. Mungkin orang itu, sudah berusaha berulang kali untuk berhenti dari kebiasaannya berjudi, namun terlalu sulit, hingga akhirnya terus menerus gagal.

Bukan hanya itu, orang yang mengidap gambling disorder juga akan berbohong dari orang-orang terdekatnya, untuk menyembunyikan aktivitas judi yang dia lakukan. Dalam hal gacha, tentu saja berbohong mengenai jumlah uang yang dia keluarkan untuk gacha. Kondisi ini tentu membahayakan hubungannya dengan orang-orang terdekat.

Bagaimana Cara Menghentikan Gambling Disorder?

Tips trick mobage gacha

Dalam beberapa kasus dari dampak negatif gacha sendiri, akhirnya ada satu titik saat seseorang merasa lelah dan sudah merasa cukup untuk berjudi. Hal ini akhirnya menyebabkan orang tersebut akhirnya memutuskan berhenti berjudi. Tapi, tentu saja tidak banyak orang yang memiliki pemikiran seperti ini.

Selain itu, biasanya orang-orang yang mengalami gambling disorder juga menyadari kondisi yang terjadi pada diri mereka. Mereka memahami dan merasakan dampak akibat terlalu banyak judi. Namun, kebanyakan hanya berakhir di “merasakan” saja. Tidak banyak orang yang akhirnya berusaha untuk berhenti. Bahkan, menurut Psychiatry, hanya ada satu dari sepuluh orang yang mengalami gambling disorder akhirnya memutuskan mencari pengobatan, untuk berhenti dari kecanduan judi.

Mungkin sulit bagi seseorang untuk akhirnya memutuskan berhenti dari kebiasaan judinya. Butuh dukungan yang kuat dari lingkungan sekitarnya untuk membantu hingga akhirnya orang itu terlepas sepenuhnya dari kebiasaan buruknya tersebut.

Mengontrol Diri itu Penting!

Kegiatan gacha terus menerus tentu saja memberikan rasa senang. Membuat seseorang akhirnya terbuai dalam halusinasi, sebentar lagi akan berhasil. Namun, sampai kapan akan mengalami hal itu?

Menurut penulis, tentu saja gacha tidak apa-apa, asal tahu diri saja. Jangan sampai kelewatan. Tahu batasan dan bisa mengontrol diri itu penting. Satu hal yang perlu diingat, kegagalan itu hal biasa, cobalah untuk menerima dengan lapang dada saat kita akhirnya gagal. Termasuk saat gacha.

Toh, dalam beberapa game online yang menggunakan sistem gacha, juga menyediakan gacha gratis ataupun event untuk mendapatkan gem, diamond, crystal, atau apa pun itu, yang bisa kita gunakan untuk gacha. Dengan memanfaatkan hal itu, kita bisa menggacha secara gratis. Apabila masih tetap gagal, ya sudah, anggap saja belum rezekinya. Coba lagi saja saat ada kesempatan lain.

Ingat, hidup bukan melulu soal gacha, ada banyak hal menarik lain yang bisa kita lakukan. Tapi, kalau memang punya sumber daya yang besar dan tidak menimbulkan kerugian saat gacha, ya tidak masalah juga. Gachalah sebelum gacha itu dilarang.