Minta Dukungan, Ukraina Mulai Mendorong Keanggotaan Uni Eropa

Keanggotaan Uni Eropa
Gambar: Wesbite Resmi Presiden Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky telah meminta Uni Eropa untuk segera memberikan keanggotaan kepada Ukraina di bawah prosedur khusus.

“Tujuan kami adalah untuk bersama semua orang Eropa dan, yang paling penting, untuk menjadi setara. Saya yakin itu adil. Saya yakin kami pantas mendapatkannya,” katanya dalam sebuah pidato.

Dia mengatakan bahwa Ukraina telah menunjukkan ke dunia siapa mereka. Yaitu sebuah bangsa yang satu melawan serang dari penjajah (Rusia).

“Uni Eropa akan menjadi lebih kuat bersama dengan kami (Ukraina), itu sudah pasti. Tanpa kalian (Uni Eropa), Ukraina akan kesepian,” katanya.

Presiden Zelensky juga menambahkan bahwa saatnya Uni Eropa membuktikan bahwa mereka benar-benar bersama rakyat Ukraina.

Di mana mereka harus membuktikan bahwa mereka benar-benar orang Eropa dengan membuktikan bahwa Uni Eropa tidak akan melepaskan Ukraina.

“Hidup akan menang atas kematian dan terang akan menang atas kegelapan. Kemuliaan bagi Ukraina.” dia menyatakan.

Jawaban dari Uni Eropa

Uni Eropa Ukraina
Gambar: INews

Namun banyak dari pejabat organisasi tersebut mengatakan bahwa hal seperti itu tidak bisa dilakukan.

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock mengatakan bergabung dengan kelompok 27 negara bukanlah sesuatu yang dapat terjadi dalam beberapa bulan.

Anggota potensial biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melalui proses panjang dan kompleks untuk mencapai standar Uni Eropa. Yaitu melalui reformasi mendalam di beberapa bidang kebijakan.

Reformasi tersebut seringkali perlu disertai dengan perubahan ekonomi dan keuangan. Hal ini adalah untuk menunjukkan bahwa suatu negara cukup kuat untuk bersaing di Uni Eropa dan akhirnya mengadopsi euro.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengatakan bahwa setiap tawaran untuk keanggotaan bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Tetapi permohonan Presiden Zelenskiy mendapat dukungan di Praha, dimana Perdana Menteri Ceko, Petr Fiala mengatakan, “Kita harus dengan jelas memberi sinyal pada saat ini bahwa Ukraina diterima di komunitas Eropa dari negara-negara demokratis.”

Presiden dari delapan negara Eropa Timur menandatangani surat pada Senin (28/2) lalu yang mengatakan Ukraina layak untuk segera menerima perspektif aksesi Uni Eropa.


Artikel ini merupakan bagian dari Laporan Spesial “Invasi Rusia di Ukraina” garapan redaksi Nawala Karsa.s