Siap-siap, Perusahaan Jepang Segera Menaikkan Harga Produk Menurut Survei!

Menurut survei, banyak perusahaan Jepang menyatakan siap menaikkan harga produk mereka mulai tahun depan, apa ya penyebabnya?

Wahyu Nurramadan Widayanto
tokyo tower view
Sejumlah perusahaan Jepang segera menaikkan harga produk dalam waktu dekat. | FOTO: Pexels/Nick Kwan

Beberapa perusahaan besar di Jepang saat ini sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga produksi mereka tahun depan.

Setidaknya, seperempat perusahaan besar yang ada di Jepang sudah memikirkan hal tersebut.

Hal ini akibat meningkatnya biaya material untuk produksi dan semakin melemahnya nilai tukar yen.

Mengenai hal ini, sebenarnya perusahaan apa saja yang sudah mempertimbangkan kenaikan harga produksi? Lalu, apa berapa banyak perusahaan yang siap menaikkan harga?

Lantas, bagaimana dengan gaji karyawan? Apakah aka nada kenaikan juga? Artikel ini akan membahas hal itu.

Siap Naikkan Harga Produksi Mulai Tahun Depan

Beberapa perusahaan Jepang siap menaikkan harga produk
Strategi efektif perusahaan Jepang menaikkan harga produk perlu dilakukan secara tepat dan cermat. | FOTO: dok. Sugee JP

Dalam survei yang dilakukan oleh Kyodo News pada 80 perusahaan besar di Jepang, 23 persen menyatakan bahwa mereka saat ini sudah mempertimbangkan untuk menaikkan harga pada produk yang akan dijual pada konsumen.

Hasil lain dari survei tersebut juga mengungkapkan bahwa ada setidaknya 49 persen perusahaan yang sebenarnya masih ragu terkait hal ini.

Dari 80 perusahaan yang disurvei, di dalamnya termasuk Toyota Motor Corp, Nintendo Co, dan Shiseido.

Bukan hanya itu, dalam survei yang dilakukan pada 7 hingga 21 November lalu, 15 persen perusahaan tidak bersedia mengungkapkan keputusan yang akan mereka ambil nantinya.

Survei ini dilakukan sebagai akibat dari kenaikan harga konsumen pada bulan ini. Bahkan, kenaikannya mencapai 3.6 persen dari tahun sebelumnya.

Angka tersebut bahkan menjadi yang tertinggi sejak 1982. Bukan hanya itu, kenaikan harga juga terjadi pada harga energi dan pangan, yang tentu semakin memberatkan anggaran rumah tangga masyarakat.

Harga Sudah Mulai Meningkat Tahun Ini

Perusahaan Jepang siap menaikkan harga produk
Persimpangan Shibuya, Tokyo di malam hari. | FOTO: :dok. Freshtrax

Selain menanyakan kenaikan harga produk untuk tahun depan, survei yang dilakukan juga menanyakan apakah tahun ini para perusahaan sudah mulai menaikkan harga produk atau belum.

Dari hasil survei tersebut, terungkap bahwa 13 persen perusahaan belum pernah menaikkan harga, 29 persen menaikkan harga setidaknya satu kali, dan 14 persen mengungkapkan bahwa mereka sudah menaikkan harga sebanyak dua kali.

Ada juga perusahaan yang menaikkan harga 4 hingga 5 kali. Untuk persentasenya adalah 3 persen untuk yang menaikkan harga empat kali, dan 4 persen untuk lima kali atau lebih.

Bagaimana dengan Gaji Karyawan?

Gaji karyawan Jepang belum tentu naik tahun depan
Nasib gaji mayoritas pekerja kerah putih di Jepang bergantung kepada putusan pemerintah. | FOTO: Framepool/Medium @elsaho

Bukan hanya kenaikan harga saja. Survei ini juga menanyakan apakah perusahaan siap untuk menaikkan gaji karyawan mereka, akibat harga yang makin meningkat.

Mengenai pertanyaan ini, hanya 6 persen perusahaan yang siap untuk menaikkan gaji karyawannya.

Selain itu, 18 persen masih akan melakukan pelbagai pertimbangan lebih dulu sebelum menaikkan gaji, dan 3 persen perusahaan dengan tegas mengungkapkan tidak akan menaikkan gaji karyawannya.

Untuk hasil lainnya, 30 persen perusahaan mengungkapkan mereka masih belum yakin mengenai kenaikan gaji karyawan, dan 33 persen tidak bersedia mengungkapkan keputusan mereka.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.