NATO Tidak Izinkan Zona Larangan Terbang Ke Ukraina, Apakah Itu?

Riestario Kurnia Thodiansyah
Zona Larangan Terbang
EDIT: Nawala Karsa

Belakangan ini, pemerintah Ukraina mendorong aliansi NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) untuk memberlakukan zona larangan terbang di negara itu. Hal ini beralasan untuk melindungi warga sipil Ukraina dari serangan udara invasi Rusia. Namun dengan terus berlangsungnya perang yang memaksa kurang lebih 1.7 juta warga Ukraina untuk mengungsi, pemerintahan Presiden Joe Biden telah menolak ide tersebut.

Organisasi yang terbentuk pada 4 April 1949 itu memperingatkan bahwa keputusan tersebut dapat memicu konflik secara langsung dengan Rusia. Negara tersebut hingga kini masih merupakan salah satu negara pemilik senjata berkekuatan nuklir terbanyak di dunia.

Namun, apa itu zona larangan terbang? Dan bagaimana dampak pelaksanaanya terhadap langit Ukraina?

Zona Larangan Terbang dan Pelaksanannya

Zona Larangan Terbang
Gambar: USA Today Network

Mengutip dari Aljazeera, seorang profesor ilmu politik di Universitas Negara Bagian Kolorado bernama Peter Harris memberikan pernyataan.

Bahwa zona larangan terbang adalah “ruang geografis yang ditentukan di mana jenis penerbangan tertentu” menjadi terlarang.

Dalam konteks konflik yang terjadi, adalah ruang khusus di dalam Ukraina atau mungkin seluruh Ukraina. Yang melarang penggunaan pesawat militer, khususnya pesawat militer milik Rusia di wilayah udara tersebut.

Harris juga mengatakan bahwa kebijakan ini akan mewajibkan penghancuran pertahanan udara Rusia yang dapat mencapai jet NATO di Ukraina.

Juga terdapat bahaya bahwa kebijakan ini akan membuat pesawat komersial Rusia yang melewati Ukraina untuk ditembak jatuh.

“Ini akan menjadi eskalasi yang cukup dramatis oleh NATO,” katanya.

Sebelumnya Amerika Serikat dan NATO telah memberlakukan zona pelarangan terbang untuk negara seperti Irak, Bosnia, dan Libya.

Mengapa Menurut Ukraina Penting?

Presiden Zelensky
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Gambar: BBC News

Presiden Volodymyr Zelenskyy telah berulang kali memohon kepada NATO untuk melarang jet Rusia terbang di wilayah udara Ukraina.

Dia mengatakan bahwa langkah tersebut adalah untuk melindungi warga sipil dari serangan.

“Kami ulangi setiap hari, tutup langit di atas Ukraina. Tutup untuk semua rudal Rusia, untuk pesawat tempur Rusia, untuk semua teroris mereka, ”kata Presiden Zelensky pada (6/3).

Rusia merupakan negara kuat yang memiliki kemampuan persenjataan nuklir. Maka akan menjadi sebuah resiko peningkatan ketegangan apabila Amerika Serikat beserta NATO mengikuti keinginan dari Ukraina.

Walau memang pemberlakuan zona tersebut dapat melindungi warga sipil, beban akibatnya nanti merupakan faktor utama Washington tidak melakukan apa-apa.

NATO memiliki perjanjian untuk pertahanan kolektif di mana semua anggotanya akan melindungi satu sama lain dari serangan. Sayangnya, Ukraina bukan anggota dari aliansi tersebut..


Artikel ini merupakan bagian dari Laporan Spesial “Invasi Rusia di Ukraina” garapan redaksi Nawala Karsa.