Kabur ke Indonesia, Siapa Taniguchi Mitsuhiro yang Buron di Jepang Itu?

Seorang penipu dana subsidi pandemi kabur dari Jepang ke Indonesia. Siapakah dia?

Adi Styadi
Mitsuhiro Taniguchi
FOTO: The Asahi Shimbun Edit: Nawala Karsa

Pada akhir Mei (30/5) kemarin, kepolisian Tokyo menangkap tiga anggota keluarga karena dugaan penipuan. Ketiga orang tersebut adalah Rie Taniguchi (45) beserta kedua anaknya. Karena kasus ini, polisi juga memburu Mitsuhiro Taniguchi yang menurut dugaan, melarikan diri ke Indonesia.

Penipuan yang Mitsuhiro Taniguchi dan keluarganya lakukan adalah pemalsuan laporan pengembalian pajak perusahaan. Komplotan tersebut melakukan hal ini sebagai upaya mendapatkan subsidi pemerintah dalam masa pandemi COVID-19.

Departemen Polisi Metropolitan yakin bahwa komplotan keluarga tersebut membuat ratusan aplikasi pajak palsu. Mereka mengatasnamakan UMKM yang telah terdaftar dalam kantor pajak, dan melewati prosedur untuk memperoleh uang tersebut.

Karena aksi ini, pemerintah Jepang menderita kerugian sebesar 960 juta Yen, atau setara dengan seratus miliar Rupiah. Berdasarkan The Asahi Shimbun, ini adalah kasus penipuan dengan jumlah uang terbanyak yang dilakukan oleh satu pihak.

Mitsuhiro Taniguchi Kabur ke Indonesia

Mitsuhiro Taniguchi
Taniguchi, menjadi buronan di Jepang karena melakukan skema penipuan yang melibatkan Indonesia | EDIT: Nawala Karsa

Hingga artikel ini ditulis, kepolisian Jepang masih memburu Mitsuhiro Taniguchi (47), mantan suami dari Rie. Mereka menduga bahwa Mitsuhiro adalah otak dari operasi ini, dan sejak tahun 2020, kabur ke Indonesia.

Berdasarkan liputan Nippon TV (NTV), Mitsuhiro sepertinya punya rencana untuk mendirikan bisnis di Indonesia. NTV mewawancarai teman-teman Mitsuhiro Taniguchi, dan mereka mengaku menerima ajak bisnis olehnya.

Melansir dari artikel VOI, kepolisian Indonesia akan membantu kepolisian Jepang untuk menangkan Mitsuhiro. Untuk kasus ini, mereka bekerja sama dengan pihak imigrasi untuk memastikan kapan sosok tersebut masuk dan keluar dari Indonesia.

Bila keberadaan Mitsuhiro Taniguchi terungkap di wilayah Indonesia, Polisi akan menginformasikannya kepada otoritas Jepang. Mitsuhiro akan langsung menjalani proses untuk mengirimkannya kembali ke Jepang, terutama karena pemerintah Jepang memerintahkan pengembalian passportnya pada tahun 2021

Sementara itu, untuk saat ini nama Mitsuhiro Taniguchi masih belum tercantum dalam daftar Red Notice Interpol. Dengan jumlah uang yang komplotannya ambil, tinggal menunggu waktu hinga dia menjadi daftar pencarian di seluruh dunia.

Penyalahgunaan dana bantuan COVID-19 ini bukan kali pertama terjadi di Jepang. Pada akhir bulan April tahun ini, pemerintah Jepang mengirimkan sejumlah besar dana bantuan kepada seorang individu karena kesalahan administrasi.

Singkat cerita, pemerintah Jepang masih mencari orang tersebut hingga sekarang karena janjinya mengembalikan dana bantuan COVID-19 yang tidak ia tepati.