Gempa 7.4 Magnitudo Melanda Laut Flores dan Sekitarnya

Matias Arvino Andrhasa
Peta wilayah terdampak gempa flores
sumber : https://warning.bmkg.go.id/wrs/index.php

Melansir dari Twitter resmi BMKG bahwa, pada Selasa (14/12) sekitar pukul 10.20 WIB telah terjadi gempa tektonik di sekitar laut Flores.

Gempa di Flores memiliki kekuatan yang cukup besar yaitu sebesar 7,4 Magnitudo dan berdapak pada daerah Larantuka, NTT. Gempa ini terjadi karena adanya patahan geser di laut Flores.

Saat ini status di daerah Flores Utara, Pulau Sikka, Sikka Bagian Utara, dan Pulau Lembata dalam keadaan WASPADA akan adanya potensi tsunami.

Potensi tsunami ini diperkirakan bisa setinggi 0.5 Meter. Meski demikian, BMKG telah mencabut peringatan potensi tsunami dalam konferensi pers mereka.

Mengutip dari CNN Indonesia keadaan warga saat ini sudah dalam mengungsi ke titik tertentu untuk menyelamatkan diri. Sempat terjadi kepanikan di antara warga saat gempa tersebut terjadi, tetapi di beberapa daerah seperti di Flores Timur sudah kondusif.

Beberapa polisi di daerah Sikka sudah turun dalam upaya untuk mengontrol jalan yang padat akan kendaraan pribadi, karena warga takut akan adanya gempa susulan.

Warga Sikka juga sudah mempersiapkan diri dengan menuju ke daerah yang lebih tinggi dan menjauhi bibir pantai. Di daerah Larantuka sendiri warganya sudah mulai naik ke daerah yang lebih tinggi untuk mengamankan diri dari potensi tsunami.

Sampai pada pukul 12.00 WIB belum ada informasi mengenai jumlah korban jiwa dan kerusakan dari gempa ini.

Himbauan BMKG: Hindari Hoax, Jangan Panik Saat Gempa

BMKG
FOTO: Kompas TV

BMKG sendiri sudah mengkonfirmasi jika tidak ada kenaikan air laut, dengan demikian waspada tsunami sudah berakhir. Namun hal ini diikuti dengan gempa susulan sekuat 5.6 Magnitudo.

BMKG sendiri juga menghimbau warga untuk tetap tenang, dan menghindari gedung yang sekiranya retak serta mengkonfirmasi kekuatan rumah. Selain itu bagi warga yang berada di tepi pantai untuk bersiap sedia jika terjadi guncangan, agar tidak menunggu sirine melainkan mencari tempat tinggi.

Gempa di Flores kali ini jauh lebih kuat dibandingkan dengan yang terjadi di Maluku pada 2019 yang lalu. Salah satu hal yang menjadi catatan bagi semuanya adalah selalu hindari hoax dan berita yang kurang tepat, yang beredar di sekitar masyarakat.