Broadcasted by Galau Jikan FM

Cegah Stunting, KKNT UPN Veteran Jatim Beri Resep Makan Khusus

Naufal Alfarizy
mahasiswa kknt upnvjt
FOTO: UPN Veteran Jawa Timur

Mahasiswa KKNT ke-104 dari UPN Veteran Jawa Timur baru-baru ini memberikan resep dan pemberian makanan tambahan pada Posyandu di Desa Kembangsri, Ngoro, Mojokerto untuk cegah adanya potensi stunting (6/04/2022).

Pemberian makanan tambahan dilaksanakan pada saat posyandu dilaksanakan, pemberian ini ditujukan untuk mengedukasi orang tua balita untuk memberikan makanan sehat setiap harinya untuk mencegah gizi buruk pada balita.

Kegiatan ini bermaksud menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai upaya pencegahan stunting dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau melakukan upaya pencegahan stunting sejak dini, terutama bagi ibu hamil dan ibu menyusui. 

Makanan sehat berupa puding yang diberikan kepada balita oleh kelompok KKNT-104 mengandung gizi yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan bayi dan mengurangi resiko kurang gizi, sebab untuk mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal, diperlukan nutrisi yang bergizi seimbang.

Pemberian makanan tambahan pendamping ASI yang terbuat dari bahan-bahan alami pilihan dan kaya akan nutrisi serta mudah dicerna sehingga aman dikonsumsi anak pada tahap awal perkenalannya dengan makanan padat. 

Selain itu pemberian TKPI (Tabel Konsumsi Pangan Indonesia) dalam resep untuk cegah stunting juga diberikan ke orang tua balita guna dipelajari dan bisa digunakan untuk mengetahui bahkan mengontrol gizi anak balita mereka. 

Disambut Baik Pihak Posyandu dan PAUD

Kegiatan yang dilaksanakan kelompok ke-104 Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jawa Timur tersebut ternyata turut disambut positif oleh pihak Posyandu dan PAUD setempat.

Misalnya, saat Mahasiswa KKNT-104 melalukan kegiatan pemeriksaan pada anak-anak PAUD di Pos PAUD untuk meneliti adanya potensi stunting pada anak pada Jumat (8/4) lalu.

Murid di Pos PAUD Dusun Bangsri rata-rata berusia 3 sampai 4 tahun, kegiatan belajar yang dilakukan oleh anak-anak paud di Desa Bangsri melatih sensor motorik pada anak seperti bernyanyi, mewarnai, menari, bermain bola dan lain-lain. 

Mahasiswa KKNT-104 UPN Veteran Jawa Timur telah mengamati dan beberapa kali berinteraksi secara langsung dengan anak-anak pos paud yang ada di dusun bangsri tidak ada anak pos paud di dusun bangsri yang terindikasi stunting.

Tak hanya itu, hal ini juga sudah didiskusikan terlebih dahulu dengan Endang, seorang bidan di desa tersebut, sebelum para mahasiswa KKNT dari UPN Veteran Jawa Timur menyampaikan sejumlah informasi kepada guru-guru di lingkup PAUD tersebut. 


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.