Review Film Encanto: Berjuang Menjadi Kebanggaan Keluarga

Riestario Kurnia Thodiansyah
encanto review header
Gambar: wall.alphacoders.com | ©2021 Disney

Halo, NawaReaders! Kali ini kami berkesempatan untuk melakukan review atau ulasan pada film Disney’s Encanto. Tapi sebelum kita lanjut, ulasan kali ini mengandung SPOILER! Jadi harap baca dengan bijak, ya!

Mengenal Mirabel, Gadis dengan Keajaiban

Kalian bisa menyaksikan trailer Encanto melalui pranala berikut.

Encanto menceritakan mengenai Mirabel, seorang gadis dari Kelurga Madrigal yang merupakan keluarga yang dianugerahi oleh keajaiban lilin ajaib. Setelah neneknya, keturunan dari Madrigal pasti akan diberikan semacam kekuatan ajaib yang mereka bisa gunakan untuk membantu warga desa mereka.

Seperti Luisa yang sangat kuat, Isabela yang dapat membuat tanaman tumbuh, Bibi Pepa yang dapat mengendalikan, ataupun bisa berubah menjadi siapapun seperti Camilo. Namun Mirabel adalah pengecualian, dia tidak diberikan keajaiban oleh lilin ajaib. Maka berada didalam keluarga yang luar biasa, Mirabel berjuang untuk membuktikan bahwa dia juga luar biasa dengan caranya sendiri.

Keindahan dari Film Encanto

encanto review 1
©2021 Disney

Mulai dari visual yang indah sampai pembawaan musik yang seru, film Encanto dari Disney ini berhasil dalam memukau dan sekaligus menumpahkan air mata para penonton. Nuansa Kolombia sangat dapat dirasakan dari awal sampai akhir film.

Tema mengenai keluarga dan penggunakan musik dalam menceritakan latar belakang karakter pun merupakan keputusan yang tepat dari Disney melihat rating film adalah PG (Parental Guidance) sehingga target penonton merupakan keluarga.

Dan tentu secara keseluruhan, cerita yang dibawakan dari Encanto dinarasikan dengan baik. Dimana Disney sukses menggabungkan permasalahan dari kehidupan dengan fantasi, serta menyampaikan tentang kasih sayang keluarga dan pentingnya komunikasi yang baik antara satu sama lain.

Beberapa Kritik dan Saran

encanto review 2
©2021 Disney

Walaupun film Encanto secara keseluruhan sudah baik, namun masih terdapat banyak lubang yang ditinggalkan oleh Disney. Beberapa latar belakang dari karakter terkesan dipaksakan atau bahkan kurang dan penyelesain masalah juga nampak tergesa-gesa. Dapat dimengerti apabila ini merupakan keputusan yang dibuat oleh Disney melihat target penonton yang merupakan anak-anak dan keluarga, namun tentu ini akan berdampak kepada para penonton yang merupakan demografi diluar target penonton film ini.

Maka, ini merupakan kesempatan Disney untuk tidak meninggalkan film Encanto setelah masa tayang namun terus menghidupkannya melalui film kedua ataupun seri animasi di platform Disney+ mereka yang mengangkat mengenai hal-hal yang belum dijelaskan didalam film.

Itulah ulasan atau review dari film Disney’s Encanto. Apabila kalian belum menonton, saksikan film Encanto di bioskop terdekat kalian!


Penulis: Riestario Kurnia Thodiansyah