Penting!
Kominfo Telah Buka Blokir Steam | Gunakan Cara Ini untuk Membuka Blokir Internet Positif | Ayukawa Media Menentang Tindakan Kemenkominfo dalam Insiden Pemblokiran 30 Juli 2022

Simak, Daftar Teknologi Makin Berkembang di Indonesia Tahun 2022!

Wahyu Nurramadan Widayanto

Kondisi pandemi COVID-19, menyebabkan terjadinya percepatan peralihan layanan digital. Hal ini menjadikan sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia sebagai salah satu yang dapat meningkatkan perekonomian tahun 2022. Bahkan, menurut Badan Kebijakan Fiskal, sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat meningkatkan pertumbuhan antara 9,8 hingga 10,3 persen pada tahun 2022.

Selain itu, makin berkembangnya teknologi digital, akan berpengaruh juga pada beberapa perubahan tatanan hidup, baik untuk mengerjakan tugas atau pun berinteraksi satu sama lain.

Mengenai hal ini, yuk kita simak sejumlah prediksi terkait teknologi digital yang mampu memberi perubahan pada Indonesia tahun 2022!

Layanan Seluler

Berdasarkan laporan Google, Indonesia merupakan salah satu pusat ekonomi digital dan memiliki potensi tinggi untuk terus berkembang. Perkembangan ini terutama dalam hal layanan digital, termasuk salah satunya adalah keberadaan jaringan 5G.

Dengan makin berkembangnya jaringan 5G, pelbagai peluang bisnis akan muncul. Hal ini karena jaringan 5G memiliki latency yang lebih rendah, jangkauan jaringan lebih kuat, hingga peningkatan throughput.

Hal ini tentunya akan memberikan kenyamanan layanan seluler dan makin berkembangnya hiburan.

Saat ini jaringan 5G sudah beroperasi pada beberapa lokasi dan akan menjangkau lebih banyak pengguna. Kondisi ini tentunya bisa membantu Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Bukan hanya itu, pemberdayaan usaha kecil menengah, mendidik talenta digital, dan perkembangan smart city bisa tercapai dengan keberadaan jaringan 5G.

Keamanan E-Commerce

Transaksi digital dan e-commerce akan mengalami peningkatan besar pada tahun 2022. Hal ini bisa terjadi karena kenyamanan, keamanan, dan fleksibilitas yang ditawarkan saat ini.

Bahkan, menurut prediksi, transaksi digital Indonesia bisa mencapai angka $37 miliar pada tahun 2022.

Selain itu, saat ini semakin banyak masyarakat yang sudah menggunakan pembayaran digital secara rutin, apalagi dengan hadirnya program Buy Now, Pay Later.

Program ini tentunya memunculkan kebutuhan keamanan dalam transaksi daring, sehingga para pelaku akan berfokus pada keamanan transaksi, untuk meminimalisir terjadinya hal buruk.

AI dan Cloud Computing

Makin berkembangnya 5G dan AI tentunya memberi banyak pengaruh untuk kehidupan, apalagi jika keduanya berpadu. Salah satu dampak yang bisa terjadi akibat paduan 5G dan AI adalah makin berkembangnya perangkat lunak, yang lebih cepat, lebih baik, dan bisa diandalkan.

Selain itu, makin berkembangnya AI juga berpengaruh pada penyimpanan cloud, sehingga akan mampu memblokir penipuan secara real-time, meminimalisir transaksi berbahaya.

Hal ini, nantinya akan memiliki peranan besar dari cloud computing yang bisa beradaptasi dengan terus bertambahnya jumlah data yang tersimpan.

Hal ini merupakan peran dari edge computing, yang terjadi secara lokal dan mampu memproses data dari asalnya, sehingga semua proses ini terjadi sebelum melewati jaringan untuk masuk ke dalam cloud.

Kripto dan NFT

NFT aset digital header
Gambar: VOI.id

Kedua hal ini akan terus tumbuh dan semakin populer pada tahun 2022. Hal ini, mungkin bisa mengubah bisnis dan ekonomi tradisional yang sudah berjalan hingga saat ini.

Dari rekam jejaknya hingga saat ini, NFT sendiri juga sudah berhasil menarik perhatian dari para seniman serta kolektor.

Sebagai upaya revolusi berbasis blockchain bagi domain seni dan budaya lokal, bursa cryptocurrency juga sudah menciptakan TokoMall, yang merupakan pasar token NFT multi kategori.

Pasar daring ini juga merupakan yang pertama hadir di Indonesia.

Meluncur pada Agustus 2021 lalu, TokoMall hadir dengan lima kategori, yaitu original, lifestyle, creative, stars, game dan sports.

Selain itu, untuk daftar penjual TokoMall, yang berada pada posisi atas seperti NeverTooLavis, I Love Indonesia, Banyan Core, Si Juki, dan beberapa lainnya.

Meningkatkan Perekonomian Melalui Perkembangan Teknologi Digital

Saat ini, jumlah masyarakat Indonesia yang meningkatkan pengeluarkan secara daring semakin meningkat. Bahkan, berdasarkan riset Google, 80% pengguna internet di Indonesia setidaknya pernah sekali melakukan pembelian secara daring.

Kondisi ini tentu menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi dapat membantu meningkatkan perekonomian dan menghasilkan keuntungan.

Bahkan, kondisi pandemi COVID-19 semakin menguatkan penggunaan layanan digital di Indonesia.

Hal ini menyebabkan pada tahun 2022, layanan seluler, AI dan Cloud, serta uang kripto dan NFT akan tetap bertahan dan akan semakin berkembang.

Bagaimana, NawaReaders, apakah dari kalian sudah ngerasain perkembangan teknologi di Indonesia sepesat ini? Adakah hal lainnya yang mungkin berkait demikian?

Jangan lupa untuk berikan pendapatmu di media sosial kami, ya!