#BlokirKominfo: Steam Sudah Bisa Diakses Kembali

Sempat masuk daftar blokir Kominfo, Kini Steam sudah bisa diakses tanpa perlu repot-repot pakai VPN atau mengganti DNS.

Matias Arvino Andrhasa
Steam Blokir

Pada Selasa (2/8), situs platform game digital Steam bisa diakses imbas blokir yang diterapkan Kemenkominfo beberapa hari lalu.

Sebelumnya pada Sabtu (30/7) pagi, jagat dunia maya Indonesia dikejutkan dengan diblokirnya Steam hingga Paypal. Platform tersebut memang banyak digunakan oleh orang Indonesia.

Sulut Emosi Warganet Indonesia

Hal tersebut juga menyulut emosi warganet, baik dari kalangan pengembang game lokal maupun pekerja lepas alias freelancer turut emosi atas tindakan kementerian tersebut.

Dalam 4 hari saja, media sosial Indonesia benar-benar kacau. Tagar #BlokirKominfo mencuat, hujatan terhadap kominfo, termasuk “ancaman” kepada pihak kominfo.

Baru pada hari ini,  Steam dan game seperti DOTA, Counter Strike hingga aplikasi Yahoo sudah bisa NawaReaders akses secara normal, ungkap Kominfo.

Steam atau Valve Masih Belum Terdaftar di PSE Asing

PSE Kominfo
Tidak ada nama Steam ataupun Valve dalam situs PSE | FOTO: PSE Kemenkominfo

Sejauh ini, Steam, atau setidaknya layanan dari Valve, masih belum mendaftarkan diri sebagai salah satu PSE Asing di Kominfo.

Hal tersebut dapat dilihat pada daftar PSE Asing yang tersedia di laman Kominfo. Meski telah dinormalisasi, pemblokiran Kominfo terhadap Steam dan PayPal hanyalah bersifat sementara.

Apalagi, Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan pada Minggu (31/7) lalu, membuat pengumuman untuk PayPal.

Pengumuman yang terjadi dalam konferensi pers virtual tersebut, mengatakan bahwa mereka membuka blokir situs PayPal hanya sampai Jumat (5/8) saja.

Pengembang Gim Lokal Sempat Hubungi Steam Perihal Pemblokiran

Steam Blokir Kominfo
Steam sudah melakukan registrasi ke pemerintah

Mengenai pemblokiran yang dilakukan Kominfo beberapa hari lalu, pemilik akun @YuriAndriyanto juga sempat menghubungi layanan aduan pelanggan Steam mengenai layanan Steam yang pemerintah blokir.

Steam melalui customer service-nya, ungkap Andriyanto dalam screenshot tersebut, tidak mengetahui adanya pemblokiran tersebut.

Kemenkominfo nampak hanya memberikan pemberitahuan secara satu arah di lingkup domestik, dan tidak memberitahukan kepada penyelenggara sistem elektronik asing sehingga insiden seperti ini terjadi.

Bahkan, CEO dari studio Toge Productions yakni Kris Antoni sempat angkat bicara atas tindakan yang dilakukan oleh Kemenkominfo tersebut.

Kris sendiri telah berusaha untuk mengkontak perwakilan Valve (Steam) untuk mengoordinasikan hal ini kepada pemerintah Indonesia pada Sabtu (30/7) lalu.

Kemudian pada hari Minggu (31/7) berikutnya, sudah ada kabar bahwa Valve tengah mendaftarkan layanan mereka ke Kominfo.

Epic Games Store Masih Belum Bisa Diakses!

Epic Games Masih belum bisa diakses sampai saat ini

Di lain sisi, ada hal yang kurang mengenakkan yaitu Epic Games Store yang masih belum bisa diakses di Indonesia.

Saat mencoba untuk masuk, baik tanpa VPN maupun mengganti DNS, Nawala Karsa tidak bisa mengakses situs tersebut.

Tentunya ini menjadi sebuah tanda tanya bagi pengguna EGS pada Kominfo. Mengingat platform seperti Steam saja sudah dapat diakses, namun tidak bagi pengguna Epic Games Store.

Bagaimana pendapat NawaReaders? Setelah Steam bisa diakses kembali, langkah apa yang akan diambil Kemenkominfo berikutnya? Kirimkan pendapat kalian di kolom komentar, ya!