Review My Lovely Wife: Pacar Succubus Tidak Seindah dalam Doujin!

Gamechanger Studio kembali dengan gim alchemy-manajemen mereka. Namun bintang dari My Lovely Wife tentu saja harem Succubus yang bisa kamu koleksi!

Adi Styadi

REVIEW GAME MY LOVELY WIFE – Jika membicarakan industri gim video dalam negeri, kita masih sangat bergantung pada skema indie.

Judul-judul gim original yang seratus persen produksi studio lokal, belum bisa jadi tandingan raksasa global.

Namun dalam skema inilah gim-gim kecil seperti My Lovely Wife bisa jadi harta karun yang menawarkan pengalaman segar.

Game pertama Gamechanger Studio, My Lovely Daughter, sukses menembus pasar indie international. Kali ini Mereka kembali menggunakan mekanisme serupa untuk sekuel My Lovely Wife.

Alih-alih menumbuhkan homonculi, kamu akan memanggil iblis dari dunia lain. Sosok-sosok cantik yang mematikan, dan terkenal dengan julukan ‘succubus’.

Tugas Jake si protagonis cuma satu; temukan succubus yang tepat untuk jadi wadah Luna, istri Jake yang telah meninggal dunia. Seiring cerita berjalan, Jake juga akan semakin memahami watak para succubus. Pilihan baru pun muncul; apakah Jake rela mengkhianati sosok lain demi Luna yang ia cinta?

Hingga Maut Memisahkan Kita

Hubungan Jake dan Luna bermula sebagai rekan kerja. Luna adalah penyanyi yang sedang naik daun, dan Jake adalah produsernya, setelah beberapa tahun bekerja sama, mereka berdua saling jatuh cinta dan menikah.

Sayangnya, kebahagiaan Jake tidak bertahan lama. Suatu malam, seorang pencuri membobol rumah mereka dan menyerang Luna. Jake meraih senapan untuk menyerang penjahat tersebut, namun nahas, peluru malah membunuh istrinya.

Beberapa bulan setelah meninggalnya Luna, Jake masih belum bisa bangkit dari keterpurukannya. Akan tetapi ia terkejut ketika menemukan sebuah surat dengan tulisan tangan istrinya. Dalam surat tersebut, tertulis bahwa ada cara untuk membangkitkan Luna yang sudah meninggal.

My Lovely Wife

Dalam petualangannya, Jake bertemu dengan dua pihak, yang entah kenapa saling memusuhi satu sama lain. Ada Phillip, periset misterius yang entah kenapa tahu banyak tentang situasi Jake saat ini. Di sisi lain, sekumpulan anggota sebuah agama turut mendatangi Jake, dan memperingatkannya tentang sosok asli Phillip.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Luna? Dapatkah Jake membunuh demi cinta? Dan pihak mana yang harus ia percaya? Semua misteri ini akan terjawab dalam gim My Lovely Wife.

My Lovely Wife, Sebuah Gim Simulasi Waifu

You don’t say? Mungkin itulah respon kalian ketika membaca subjudul tadi. Ada 20 succubus yang bisa kamu panggil dan tugaskan untuk bekerja di kota.

Masing-masing dari makhluk ini punya cerita latar belakang, dan dialog yang berbeda satu sama lain.

Untuk memanggil succubus, kamu harus mengombinasikan tiga material dengan tipe berbeda seperti Ichon, animal, wood, atau lead.

Masing-masing succubus punya resep kombinasi yang berbeda, jadi kamu tidak usah khawatir dengan aspek gacha.

Gadis-gadis yang kamu panggil sewaktu-waktu akan memberikan permintaan padamu. Seperti tidak ingin bekerja di hotel untuk sehari, atau memerintahkan iblis jenis lain bekerja di tempat tertentu.

Untuk menyelesaikan tugas ini, terkadang kamu harus memanggil iblis jenis lain, atau punya skill pasif yang cukup untuk memilih dialog. Ini akan berhubungan pada aspek grinding yang akan saya bicarakan nanti.

Tergantung dari pilihan dialog dan keputusanmu untuk ‘menyelamatkan’ atau ‘membunuh’ succubus, akan ada dua ending dari masing-masing karakter. Ending yang baik, maupun yang buruk.

My Lovely Wife
Perbandingan versi Beta dan Final Release

Masing-masing succubus punya artstyle berbeda yang mencerminkan kepribadian mereka satu sama lain.

Gamechanger Studio juga memilih langkah yang tepat untuk mengambil desain yang lebih menjual dari gadis-gadis ini dibanding versi beta-nya.

Sayangnya, Aspek Manajemen My Lovely Wife Kurang Nendang

Setelah memanggil para succubus, Jake ditugaskan untuk mengumpulkan Carnal Essence. Sebuah esensi dari kenikmatan manusiawi orang-orang.

Untuk mendapatkannya Jake bisa menugaskan gadis-gadis tersebut untuk bekerja di hotel atau brothel, serta meningkatkan kemampuan mereka lewat school dan academy.

My Lovely Wife
Kamu bisa menugaskan gadis-gadismu ke berbagai fasilitas di kota

Semakin banyak kamu menugaskan gadis-gadis tersebut, maka ada kemungkinan mereka mendapat trait baru.

Tergantung RNG, mereka bisa mendapatkan trait positif, atau negatif. Ada juga event pilihan yang bisa mempengaruhi relasi mereka terhadapmu.

Trait akan kamu dapatkan dari keputusan selama permainan.

Akan tetapi dari kedua pertimbangan tersebut sebenarnya tidak ada ancaman tertentu terhadap progress permainan. My Lovely Wife tidak punya batas hari, dan cerita utama baru berlanjut ketika objective selesai.

Ini artinya kamu bisa mengabiskan banyak waktu untuk grinding dan membuka seluruh upgrade. Setelah itu, urusan berkomunikasi dengan para gadis hanyalah masalah kecil.

Dengan minimnya resiko dari keputusan, saya bisa menduga kalau pemain management-simulator akan cepat bosan dengan apa yang My Lovely Wife tawarkan.

Kesimpulan

Menjadi permainan simulasi dating dan management dalam review kali ini, My Lovely Wife lebih berfokus pada satu aspek dibanding yang lain.

Banyaknya variasi succubus dengan dua ending berbeda bisa jadi motivasi agar pemain melihat seluruh akhir dari kisah Jake, mau itu baik atau buruk.

Sementara aspek manajemen My Lovely Wife terbilang simpel dan underwhelming. Minimnya resiko dan tantangan membuat bagian ini hanya rutinitas ‘yang penting selesai’.

Saya menyimpulkan kalau My Lovely Wife cocok untuk kamu yang suka permainan mengumpulkan karakter, seperti gim gacha kebanyakan.

Bagi pemain visual-novel, perjalanan untuk mendapatkan semua ending serta CG event juga menjadi kesenangan tersendiri.

Namun untuk penyuka permainan manajemen hardcore, My Lovely Wife sepertinya belum bisa memenuhi tantangan kamu.

Kamu bisa mendapatkan game My Lovely Wife melalui Steam, dan Nintendo Switch.