Salah satu judul manga anak legendaris, Chibi Maruko-chan akan mendapatkan adaptasi film dalam format 3DCG berjudul Chibi Maruko-chan: The Fantastic Notebook.

Adaptasi Film Anime 3DCG Chibi Maruko-chan: The Fantastic Notebook Telah Diumumkan

Chibi Maruko-chan: The Fantastic Notebook

Perusahaan Guangdong Sublime Media akan memproduksi film ini, dan melibatkan Xue Xiaolu sebagai direktor. Beliau sebelumnya pernah membuat Ocean Heaven dan Finding Mr. Right, ia dianggap sebagai salah satu direktor perempuan handal di China.

Lewat situs resminya, adaptasi ini akan menceritakan Maruko-chan yang keluar dari kesehariannya, dan mengalami sebuah petualangan menakjubkan.

Chibi Maruko-chan: The Fantastic Notebook

Adaptasi film ini dijadwalkan untuk tayang pada Tahun Baru China 2022 untuk RRC. Masih belum diketahui apakah ada rencana untuk merilis film ini secara global.

Chibi Maruko-chan, Salah Satu Serial Legendaris

Dikarang oleh Momoko Sakura, Chibi Maruko-chan menceritakan tentang keseharian Maruko, seorang anak kecil, bersama teman-teman sepermainannya. Kepopuleran manga ini kemudian berlanjut ke adaptasi anime yang ditayangkan dari tahun 1990 hingga 1995, Indonesia juga pernah menayangkan animenya sebagai acara televisi anak pada hari minggu pagi. Anime ini masih mendapat banyak penonton, baik ketika tayang di RCTI, maupun di RTV.

Sayangnya, Momoko Sakura, meninggal pada tahun 2018 karena kanker payudara. Manganya telah menyelesaikan jatah rilis pada salah satu koran di Jepang, yang sudah berlangsung dari tahun 2007 hingga 2011. Namun belakangan kembali menerbitkan chapter-chapter baru secara ireguler di majalah komik Ribon.

Sebelumnya, seri ini juga sudah beberapa kali mendapatkan adaptasi film di Jepang. Pada tahun 1990 dan 1992. Adaptasi film paling baru rilis pada tahun 2015 dengan judul Eiga Chibi Maruko-chan: Italia kara Kita Shonen.

Kembali Tayang di Televisi Jepang

Chibi Maruko-chan

Pada 21 Juni 2020 kemarin, anime Chibi Maruko-chan serta Sazae-san kembali ditayangkan oleh Fuji TV. Penayangan kembali ini sebelumnya dijadwalkan dilakukan sejak bulan mei, namun tertunda karena imbas pandemi. Keduanya merupakan anime handalan Fuji TV yang selalu ditayangkan pada akhir minggu.

Nampaknya judul-judul anime lawas kedepannya akan ikut mengadopsi tiga dimensi sebagai medium baru kepada para penggemarnya. Bagaimana? Apa kalian suka jika berbagai judul anime lawas favorit kalian mengadopsi model 3D?

Contributor
Nawala Karsa NK Kurio