Broadcasted by Galau Jikan FM

Pecah! Rusia Lakukan Operasi Militer di Wilayah Ukraina!

operasi militer rusia
Tank tentara Ukraina melakukan mobilisasi ke dalam kota pasca pengumuman operasi militer Presiden Rusia, Vladimir Putin menuju Ukraina, pada Kamis (24/2). Gambar: REUTERS via Al Jazeera

Pada (24/2) Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan operasi militer Rusia terhadap Ukraina. Dengan alasan untuk melindungi kaum minoritas Rusia dari ancaman genosida pemerintahan Ukraina.

Namun apabila kita melihat beberapa faktor, alasan sebenarnya tidaklah semulia yang mungkin kita bayangkan.

Memainkan Taktik Lama

Gambar: UaPost

Operasi militer yang Rusia jalankan baru – baru ini berfokus dalam memberi bantuan kepada Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.

Keduanya merupakan ‘negara’ separatis dari Ukraina, yang pada (22/2) diakui kedaulatannya oleh Rusia, melalui pernyataan dari Presiden Vladimir Putin sendiri. Hal ini terlihat serupa dengan apa yang terjadi pada tahun 2014.

Di mana Rusia juga mengakui deklarasi kemerdekaan dari Republik Krimea yang merupakan wilayah bagian dari Ukraina. Tidak lama setelah deklarasi tersebut, Krimea dimasukkan ke dalam bagian negara federasi Rusia.

Maka, negara – negara perlu mengawasi dengan baik agar kejadian yang sama tidak terulang untuk apa yang sedang terjadi sekarang.

Apa Alasan Rusia di Ukraina?

Rusia Ukraina
Gambar: Epthinktank

Terdapat beberapa alasan yang melandasi pergerakan Rusia di Ukraina.

Apabila kita melihat apa yang mereka lakukan terhadap negara – negara lain yang dulunya merupakan bagian dari Uni Soviet, maka bisa kita fokuskan kepada faktor kekuasaan.

Pandangan pribadi dari Presiden Putin juga bermain andil dalam konflik, di mana dia menggambarkan perpecahan dari Uni Soviet sebagai “bencana geopolitik terbesar abad ke-20”.

Khususnya untuk Ukraina, Rusia tidak ingin mereka untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa. Karena nantinya akan melepas ketergantungan Ukraina terhadap Rusia.

Diambilnya Krimea oleh Rusia merupakan akibat dari Ukraina yang ingin bergabung dengan Uni Eropa. Dan apa yang terjadi di Donetsk dan Luhansk adalah karena Ukraina ingin bergabung dengan NATO.

Yang Akan Terjadi Selanjutnya

Presiden Amerika Serikat ke-46, Joe Biden. Gambar: Foreign Policy

Amerika Serikat dan juga negara – negara sekutu dengan kompak telah memberikan sanksi ekonomi kepada Rusia.

Presiden Putin pun mengatakan bahwa Rusia secara terbuka menerima usaha diplomasi untuk mencoba mengurangi ketegangan yang ada.

Namun dengan masih berlangsung operasi militer Rusia di wilayah Ukraina, kemungkinan untuk Rusia mengambil Donetsk dan Luhansk dan memasukannya ke dalam federasi Rusia tidaklah kecil.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.