Gempa Magnitudo 6,7 Melanda Banten dan Sebagian Jabodetabek

Matias Arvino Andrhasa
Gempa Magnitudo 6,7
Peta wilayah terdampak gempa. Sumber: BMKG

Pada Jumat (14/1) Melansir dari akun Twitter resmi BMKG, pada sekitar pukul 16.05 WIB terjadi gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,7. Lokasi gempa sendiri berada di 52KM barat daya Sumur, Banten dengan kedalaman 10KM . Gempa ini sendiri berdampak ke daerah Banten serta sebagian daerah Jabodetabek. Sejauh ini masih belum ada dampak korban ataupun dampak secara materi yang terjadi. Menurut BMKG juga, Gempa Banten ini dengan kekuatan Magnitudo 6,7 ini tidak ada potensi terjadinya tsunami.

https://twitter.com/infoBMKG/status/1481916393146974208

Pada saat gempa ini terjadi, warga yang berlokasi di Wisma Atlet panik berhamburan untuk keluar. Banyak warga segera mencari lokasi yang tidak banyak gedung.

Beberapa pegawai kantor di daerah jakarta selatan saat gempa terjadi juga mengalami kepanikan. Namun saat ini kondisi sudah mulai kondusif secara perlahan-lahan dan warga sudah mulai kembali beraktivitas seperti biasa.

Untuk daerah yang terdampak langsung Pandeglang, Banten keadaan saat gempa terjadi juga terjadi sempat terjadi kepanikan dan warga mencari tempat luas.

Sampai saat berita ini ditulis sendiri belum ada laporan terjadinya korban jiwa ataupun orang hilang.

Untuk wilayah di Sumur, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sedang menuju ke lokasi paling dekat dengan lokasi gempa ini dan akan memberikan informasi lebih lanjut.

Untuk lalu lintas di daerah Kuningan, Jakarta lalu lintasnya sendiri terpantau padat normal mengingat menuju jam 17.00 WIB ini adalah jam pulang kantor.

Beberapa warga di Jakarta sendiri masih ada yang mengalami ketakutan akan terjadinya gempa susulan yang mungkin terjadi.

Menurut Gubernur Banten, Wahidin Halim, telah terdata adanya kerusakan rumah dan madrasah. Saat ini sendiri bapak Gubernur sendiri masih mengumpulkan data dan informasi lanjutan jika seandainya ada korban jiwa dan kerusakan lanjutan.

Beliau juga bersyukur dan optimis karena masyarakatnya sudah memiliki ilmu dan wawasan untuk apa yang harus warga lakukan saat terjadi gempa.

Waspada Gempa Susulan!

Gempa Magnitudo 6,7 kompas tv
Laporan BREAKING NEWS dari Kompas TV, menghadirkan telewicara bersama Kepala Data Informasi BNPB, Abdul Muhari. FOTO: Kompas TV

Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusdatin BNPB, Gempa Magnitudo 6,7 ini bukan masalah besarannya, melainkan guncangan yang terjadi di permukaan tersebut.

Yang saat ini menjadi catatan terpenting adalah gempa seperti ada kemungkinan terjadi gempa susulan.

Beliau menghimbau untuk tetap waspada terhadap gempa susulan, karena bisa terjadi di malam hari. Sebisa mungkin untuk terus memantau daerah rumah sekitar seperti jika ada retakan segera melakukan mitigasi mandiri.

Bapak Abdul Muhari sendiri juga memberikan masukkan seperti menumpuk kaleng dengan batu di dalamnya agar saat terjadi guncangan, akan lebih mudah untuk mewaspadai gempa susulan ini.

Hingga berita ini diangkat, pada pukul 16.49 WIB terjadi gempa susulan sebesar Magnitudo 5,7 masih di daerah yang sama, Sumur, Banten.

Ingat! Saat terjadi gempa sebisa mungkin untuk menghindari berita hoax yang tersebar di media sosial terutama dari sumber yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. untuk situs yang bisa NawaReaders akses mengetahui keadaan gempa saat ini bisa klik tautan berikut.

Semoga saja tidak ada korban lanjutan mengingat gempa Flores di tahun 2021 yang lalu juga sangat berdampak pada keadaan masyarakat di sana.