Setelah beberapa minggu lalu, Filthy Frank yang kini dikenal sebagai musikus Joji dihadapi oleh segelintir K-pop yang ingin merusak karirnya, baru-baru ini dikabarkan dia akan kembali. Benarkah demikian! Yuk, kita cari tahu bersama!

Filthy Frank Kembali!?!!?

Hal ini terjadi setelah adanya akun Instagram yang mengatasnamakan Filthy Frank yaitu @filthy_frank. Pemilik akun tersebut mengunggah sebuah foto hitam yang hanya bertuliskan “Soon“.

https://www.instagram.com/p/CAjzS42p65B/

Selain itu, dalam caption-nya tercantum tanggal 6 Juni 2020 yang seolah-olah mengindikasikan bahwa dia akan kembali di tanggal yang sudah ditentukan.

Sontak postingan tersebut dalam waktu singkat langsung viral dan tidak sedikit netizen yang menyambut bahagia kembalinya Filthy Frank setelah beberapa minggu lalu sempat berurusan dengan pecinta K-Pop.

Jangan Senang Dulu

Usut punya usut, ternyata akun tersebut bukan akun asli Filthy Frank. Hal ini dikarenakan akun Instagram asli Filthy Frank adalah @papafranku, bukan @filhty_frank.

Filthy Frank Pink Guy Joji Kembali is Back

Bahkan unggahan terakhir akun tersebut tercatat pada tanggal 20 Mei 2018, yang berarti di masa-masa Filthy Frank mulai beralih ke dunia musik dan menjadi Joji.

https://www.instagram.com/p/Bi94iT2HZRx

Drama Pecinta K-Pop Baru Mengetahui Joji Adalah Filthy Frank

Netizen Pecinta K-Pop tidak suka Joji

Sebelumnya musikus Joji sempat dilanda masalah oleh sejumlah pecinta K-Pop yang berusaha menghancurkan karir bermusiknya setelah terungkapnya masa lalu Joji yang dikenal sebagai Filthy Frank.

Joji yang bernama asli George Miller menjadi target seorang netizen Twitter bernama @jinsoIbi (sekarang menjadi @miathisnot) memprovokasi cuitan yang menanggap bahwa Joji mengatakan hal berbau rasisme di salah satu lagu terdahulunya.

Dalam cuitan yang terpisah, dia juga terkejut setelah menyadari bahwa Joji dan Filthy Frank merupakan orang yang sama. Sayangnya kini akun tersebut telah dikunci sehingga tidak semua orang bisa melihat cuitan tersebut.

Hashtag #JojiIsOverParty Menjadi Viral

Tidak lama setelah itu, cuitan tersebut langsung viral dan memunculkan hashtag #JojiIsOverParty. Ironisnya, hal ini justru dibajak oleh penggemar Joji itu sendiri. Mereka menyinggung penggemar “kemarin sore” Joji yang terkejut dengan identitas masa lalu musikus tersebut.

Selain itu, tidak sedikit juga yang menyinggung pecinta K-Pop dikarenakan akun Twitter yang memprovokasi hal tersebut memiliki unsur ‘ke-korea selatan-an’.

Seperti yang diunggah oleh akun Twitter bernama @somekendrickfan yang menyinggung pecinta K-Pop seolah-olah baru menyadari kalau penyanyi Childish Gambino sebenarnya adalah Donald Glover yang tidak lain adalah orang yang sama.

https://twitter.com/somekendrickfan/status/1260007734352568320?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1260007734352568320%7Ctwgr%5E&ref_url=https%3A%2F%2Fnawalakarsa.id%2F2020%2F05%2Ftidak-suka-dengan-joji-salah-satu-netizen-pecinta-kpop-mendadak-viral%2F

Contributor
Nawala Karsa NK Kurio