Hasan Ko Nakata Ungkap Alasan Membuat My Sister Can’t Be Caliphate

Avatar
My Sister Can't Be Caliphate Hasan Ko Nakata

Light Novel yang viral berjudul My Sister Can’t Be Caliphate ini menimbulkan banyak pertanyaan terhadap isi novelnya karena membawa unsur ajaran islam yang membawa sistem pemerintahan Khilafah yang ada di dalam agama islam. Apa alasan penulis, yaitu Hasan Ko Nakata membuat My Sister Can’t Be Caliphate dengan unsur ajaran Agama Islam?

Alasan Nakata membuat light novel My Sister Can’t Be Caliphate pun sudah dijelaskan dalam kata pengantar yang terdapat di dalam novelnya. Apa saja alasannya? Daripada bingung dan salah menanggapi, yuk kita cari tahu bersama!

Untuk Mengenalkan Islam dan Khilafah Melalui Industri Light Novel

Alasan pertama Nakata menulis light novel ini adalah untuk sarana dakwahnya untuk mengenalkan islam dan khilafah melalui medium light novel. Dalam kata pengantar yang dia tulis, Nakata juga menjelaskan bahwa karyanya semoga akan memancing munculnya karya Light Novel dengan tema yang sama.

Light Novel My Sister Can't Be Caliphate

“My Sister Can’t Be Caliphate adalah Light Novel pertama tentang khilafah di dunia. Yang berarti bahwa harapan saya adalah semakin banyak munculnya novel tentang khilafah. Dan bahwa genre “novel ringan khilafah” akan didirikan. Saya juga terbuka untuk karya selanjutnya.” tulis Nakata dalam kata pengantar light novel-nya.

Berharap Light Novel, Manga atau Anime Tentang Islam dan Khilafah Akan Lebih Banyak Terciptakan

My Sister Can't Be Caliphate My Sister Cant Be Caliphate Hasan Ko Nakata

Alasan lainnya adalah karena Nakata menginginkan industri Light Novel sebagai medium dakwah baru tentang pengenalan islam melalui industri Light Novel ini.

Karena dengan Nakata membuat karya dengan tema baru dan mampu diterima oleh masyarakat. Maka diharapkan munculnya berbagai light novel dengan mengenalkan islam ataupun nilai-nilai khilafah di dalamnya.

Oh, para pembaca bijak pria dan wanita, jika Anda mau mengikuti jejak saya dan menulis novel tentang khilafah, dan akan ada bagian light novel khilafah di toko buku seluruh negeri, atau pun genre manga kekhalifahan, anime kekhalifahan, dan permainan kekhalifahan akan lahir. Yang nantinya akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Arab dan lainnya. Serta menyebar melintasi batas-batas dunia Muslim, pada akhirnya semoga akan menjadi model kebangkitan kekhalifahan untuk masa depan ini!” tutup Hasan Ko Nakata dalam Kata Pengantar Light Novel-nya

Sinopsis Light Novel My Sister Can’t Be Caliphate

My Sister Can't Be Caliphate Hasan Ko Nakata

My Little Sister Can’t Be Caliphate bercerita tentang Aisa Tenma yang maju dalam pencalonan Ketua OSIS sekolah Kimifu Gakuin. Kimifu Gakuin adalah sekolah asrama dengan sistem kasta yang ketat dengan memisahkan kelas para siswa tergantung perlakuan mereka di sekolah.

Ada kelas platinum sebagai kasta tertinggi, kelas emas, kelas perak, hingga kelas perunggu yang paling rendah.  Aisa Tenma siswi dari kelas platinum yang mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS adalah kandidat terkuat untuk menang. Dikarenakan saat pencalonan, Aisa Tenma mempunyai kinerja yang bagus dan track record memuaskan.

Setelah terpilih menjadi Ketua OSIS, Aisa Tenma langsung mendeklarasikan dirinya bukan sebagai Ketua OSIS, tetapi sebagai Khalifah. Khalifah sendiri adalah seorang pemimpin umat Islam dari sistem pemerintahan yang ada dalam Islam, yaitu Khilafah. Setelah dia mendeklarasikan diri sebagai Khalifah, Aisa juga mengatakan dirinya sebagai Khalifah adalah agen Allah dan penerus dari Nabi Allah di muka bumi.

Taruha Tenma, sang kakak dari Aisa Tenma yang berada di kelas perunggu berpikir bahwa saudari perempuannya tidak bisa menjadi khalifah. Dikarenakan berdasarkan pengetahuannya posisi khalifah hanya bisa diduduki dari kaum laki-laki.

Di cerita My Little Sister Can’t Be Caliphate, Taruha pun mencoba membujuk Aisa agar Aisa menarik diri dari pelantikannya sebagai seorang Khalifah.

Tentang Light Novel My Sister Can’t Be Caliphate

My Sister Can't Be Caliphate Hasan Ko Nakata

Light Novel My Little Sister Can’t Be Caliphate ditulis oleh seorang ulama terkemuka di Jepang bernama Hasan Ko Nakata. Hasan Ko Nakata adalah mantan profesor Universitas Doshisa dan lulusan Studi Islam dari Universitas Tokyo serta Studi doktoral Filsafat di Universitas Kairo. Hasan Ko Nakata adalah sarjana Hukum Islam yang telah mempublikasikan banyak buku tentang ajaran Islam.

Light Novel yang viral karena tema yang dibawanya adalah karya perdana Nakata dalam industri light novel di Jepang. Bahkan Hiromi Shimada, seorang cendekiawan agama di Jepang mengutip tulisan Hasan Ko Nakata tentang karya My Sister Can’t Be Caliphate sebagai contoh kegiatan kontras Nakata sebagai peneliti Islam paling terkemuka.

Karyanya ini juga dianggap oleh Kaiyou NETsebagai salah satu karya yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri light novel yang ada di Jepang karena membawa unsur ajaran islam. Sedang untuk ilustrasinya Ichi Tsuno yang bertanggungjawab untuk ilustrasi dalam light novel ini.

Selain versi Bahasa Jepang, Light Novel ini pun juga direncanakan terbit ke dalam Bahasa Indonesia, Arab dan Turki.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.