Quantcast

Beranda » Dari Menara Siar » Aneh! Acara TV di Cina Kena Sensor Karena Adanya Kaki Wanita!

Aneh! Acara TV di Cina Kena Sensor Karena Adanya Kaki Wanita!

Jika kalian menganggap sensor di kartun anak sudah aneh, lain cerita di sebuah acara TV Cina ada aturan penampilan kaki wanita harus di sensor.

Kalian sampai saat ini pasti sering menemukan hal-hal aneh yang ada di acara TV lokal, salah satunya adalah sensor. Mungkin untuk acara rating dewasa atau bimbingan orang tua sudah wajar kena sensor, tapi kartun anak-anak pun juga kena imbasnya. Ada yang lebih aneh lagi dari sensor kartun anak. Acara TV di Cina terdapat aturan untuk sensor penampilan kaki wanita.

Loh, kenapa kaki wanita harus di sensor? Daripada bingung dan penasaran, yuk kita cari tahu bersama!

Netizen Temukan Acara TV Cina Menampilkan Kaki Wanita yang di Sensor

Penemuan ini saya temukan di salah satu postingan netizen Facebook bernama Mino Xiaoya. Pada postingan tersebut dia kaget menemukan sebuah drama Cina berjudul The Birth of The Drama King di acara TV Online iQIYI terkena sensor pada kemunculan kaki wanita. Bisa kalian lihat sendiri postingannya dibawah ini.

Terlihat pada gambar, pengambilan adegan salah satu karakter wanita mengangkat kaki dan scene close-up ke kaki. Namun pada kaki wanita seperti dikasih efek blur sebagai sensor.

Aturan Sensor Kaki di Cina

Dari postingan tersebut banyak netizen yang heran kenapa kaki wanita tersebut di sensor. Setelah saya telusuri alasannya di internet, saya menemukan jawabannya.

Dilansir dari Hong Kong Free Press, pemerintah Cina mengeluarkan sebuah aturan dimana adanya larangan terhadap hal-hal berkaitan dengan fetish kaki. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan kejahatan cyber terhadap lagu kebangsaan dan juga informasi berbahaya yang perlu ditekan oleh Beijing.

Selain fetish kaki, Asosiasi Layanan Internet Cina yang didukung oleh pemerintah menekan konten-konten yang memiliki subjek dianggap berbahaya. Subjek-subjek tersebut diantaranya hal-hal berbau politik, kemerdekaan Taiwan, kritik terhadap para pemimpin, dan parodi lagu kebangsaan Cina.

Aturan baru tersebut juga mencakup berbagai subjek dan topik lainnya, termasuk “money worship“, pandangan tidak sehat tentang pernikahan dan cinta, dan cuplikan protes dan pertemuan “tidak diizinkan”. Selain itu juga berlaku untuk konten non-video pada aplikasi, termasuk subtitle, komentar, dan judul video.

Masih Banyak Lagi Larangan oleh Pemerintah

Negara Cina memang dikenal dengan negara yang memiliki banyak pantangan atau larangan yang berasal dari pemerintah. Salah satunya adalah adanya sensor terhadap kata pencarian “Virus Corona” di aplikasi WeChat.

Aplikasi pesan paling populer di Cina, yaitu WeChat, selama ini telah di sensor oleh pemerintah Cina terkait dengan konten atau keywords Virus Corona. Ternyata, sensor ini telah dilakukan sudah lama sekali, yaitu saat awal kekacauan wabah virus Corona pada 1 Januari 2020.

Hal ini diketahui oleh sebuah kelompok penelitian yang berada di Toronto. Mereka mengatakan bahwa aplikasi WeChat telah memblokir kombinasi keywords virus Corona dan kritikan terhadap Presiden Xi Jinping. Bukan itu saja, berdasarkan laporan yang mereka temukan, ada lebih banyak lagi kata-kata yang di blokir saat kekacauan wabah virus ini berkembang.

Loading...