Rilis PikoZoo NFT, Pikotaro Kolaborasi dengan Seniman Berusia 9 Tahun!

Seno Triadi
pikotaro nft cover
©avex entertainment

Komedian sekaligus tarento di balik gebrakan lagu Pen-Pineapple-Apple-Pen (PPAP), Pikotaro, baru-baru ini mengumumkan sebuah kolaborasi baru pada Selasa (26/4).

Kali ini, Ia akan menggandeng seorang seniman digital Jepang, Zombie Zoo Keeper, untuk proyek kreatifnya berbentuk NFT, yang mereka namakan PikoZoo NFT. Proyek keduanya ini akan mereka promosikan melalui video musik eksklusif berjudul “Zombie Zoo to PIKOTARO DESU“.

Nantinya, para penggemar artis tersebut akan dapatkan 1000 karya seni berbentuk token digital dari sejumlah adegan dalam video musiknya. Pembelinya juga akan dapatkan akses eksklusif ke video musik dari platform tersebut. Rencananya, video musik tersebut akan rilis ke publik pada Mei mendatang.

Keuntungan dari PikoZoo NFT

pikotaro nft
©avex entertainment

Selain menjadi salah satu dari sedikit orang pertama di dunia yang bisa menyaksikan video musik, setiap NFT juga akan berfungsi sebagai tiket untuk interaksi di masa mendatang.

Keuntungan lainnya, bagi yang berhasil membeli PikoZoo NFT akan masuk ke daftar whitelist untuk terlibat dalam kolaborasi Zombie Zoo. Mereka akan terkelompokkan sebagai anggota Keluarga Zombie Zoo nantinya.

Saat ini, satu karya seni NFT Zombie Zoo termahal terbilang mencapai harga senilai 4 ETH (sekitar Rp. 166 juta), dengan varian lainnya yang bisa peminat PikoZoo NFT investasikan untuk proyek kedepannya.

Proyek kedepannya mencakup kolaborasi dengan Shinsei Galverse – sebuah proyek NFT yang dipimpin oleh ibu dan Zombie Zoo Keeper, Emi Kusano. Koleksi terbaru dari 8888 Shinsei Galverse NFT terjual habis dalam waktu enam jam selama periode pra-penjualan dan merupakan proyek NFT No. 1 pada peringkat galeri digital OpenSea teratas.

Pemegang PikoZoo NFT juga akan memiliki akses ke live streaming audio langsung chat dengan PIKOTARO, Zombie Zoo Keeper dan Emi Kusano di OP3N.

Harapan Untuk Proyek Kolaborasi

PIKOTARO berpose bersama Zombie Zoo Keeper. | ©avex entertainment

Menyambut baik kolaborasi ini, PIKOTARO mengatakan bahwa Ia telah lama mengagumi kreativitas muda Zombie Zoo Keeper. Ia merasa sangat menyegarkan untuk melihat seni yang menyenangkan dan tak terbatas dalam imajinasi.

“Sangat menginspirasi melihat kreator muda seperti Zombie Zoo Keeper mencapai kesuksesan kreatif di Web3, dan saya berharap semua orang, berapa pun usianya, dapat memiliki kebebasan untuk berkreasi, berbagi karya mereka dengan dunia, dan diakui dalam prosesnya,” ungkapnya.

Tentang kolaborasi dengan seniman berusia 9 tahun tersebut, Ia mengaku senang memiliki kesempatan untuk bekerja dalam proyek video musik terbaru. Ia akan memanfaatkan alat Web3 yang lebih baru dan lebih inovatif yang dapat membantu seniman Jepang guna menjangkau pemirsa global.

Zombie Zoo Keeper, si seniman cilik NFT digital, mengaku senang bekerja dengan PIKOTARO dalam proyek ini. “Saya senang banyak orang bisa melihat karya seni saya dan saya suka mencoba jenis seni baru sebagai bagian dari video musik.”

Nah, bagi NawaReaders yang ingin sekali membeli karya mereka dapat kunjungi langsung ke galeri daringnya melalui situs resminya, lewat pranala ini!