Masih Dalam Suasana Hari Kartini, Charity Match Unipin Terkumpul Puluhan Juta!

Adi Styadi
charity match

Kampanye Unipin Community dengan tagar #GirlsCanCompete tidak hanya selesai dengan webinar. Ada juga pertandingan persahabatan antara pro-player untuk mengumpulkan donasi bagi organisasi sosial Perempuan Jenggala. Mereka kemudian akan menyalurkan donasi tersebut untuk program pemberdayaan perempuan.

Berlangsung pada Senin (25/4) malam, pertandingan ini merupakan kolaborasi dari Unipin dan organisasi Perempuan Jenggala. MLBB Professional League (MLP) juga mendukung penuh pertandingan ini untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap kesetaraan gender dalam industri esport.

Sepuluh orang pemain pro dari berbagai tim esport Indonesia akan berkumpul dalam dua tim yang terdiri dari lima orang. Kedua tim tersebut akan memainkan Mobile Legend Bang Bang untuk memperebutkan gelar juara.

Charity Match Antara Anggota Tim Professional

Dalam charity match ini, masing-masing tim akan terdiri dari lima pemain. Tim Fearless terdiri dari Vall dari Rebellion, RenV dari Geek Fam, Kenn dari Bigetron, RuneRune dari Alter Ego, dan Crunchy ex-player Onic Zenith.

Mereka akan melawan Tim Flawless, yang beranggotakan Kitty dari Luna Nera, Chincaaw dari GPX, SwayLow dari Rebellion, Rippo dari Bigetron, dan Rupture dari Geek Fam.

Mengikuti tema perayaan Hari Kartini, kedua tim merupakan pemain gabungan laki-laki dan perempuan. Hal ini bertujuan untuk menjunjung semangat kesetaraan yang terus tergaungkan dalam hari peringatan nasional tersebut.

charity match

Charity match tersebut menerapkan sistem best-of-three, alias tiga kali pertandingan, dengan skor akhir untuk tim yang paling banyak menang.

Tim Fearless berhasil mendominasi lawan mereka, dan meraih skor 2-0. Membuat mereka berhasil keluar sebagai juara. Kemampuan dan kerja sama dari anggota tim lintas gender tersebut menunjukan bahwa baik laki-laki dan perempuan punya potensi yang sama dalam bidang esport.

Selanjutnya, tim pemenang menyumbangkan seluruh prize pool dengan total nilai lebih dari tiga puluh juta Rupiah. Tim Fearless menyalurkan uang charity match tersebut untuk program Perempuan Ekonomi Mandiri di desa.

Program dari organisasi Perempuan Jenggala tersebut bertujuan sebagai pelatihan kreatif bagi para perempuan yang mengalami diskriminasi dan menjadi tulang punggung keluarga. Mereka berharap dengan program ini, bisa mempersiapkan perempuan desa untuk mencari nafkah.

Hari Kartini Untuk Kesetaraan Industri Esport

Selaku SVP Unipin Community, Debora Imanuella menyebutkan terselenggaranya charity match ini bertujuan untuk membangun kesadaran kesetaraan gender dalam industri Esport.

“Charity match ini menggabungkan player laki-laki dan perempuan dalam satu tim. Hal ini kami lakukan untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya perempuan bisa ikut berkompetisi jika diberi kesempatan.”

“Semoga ke depannya tidak ada lagi diskriminasi bagi perempuan, semoga mereka bisa diberi kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kemampuan di tingkat yang lebih tinggi,” tutup Debora.

Untuk menonton pertandingan sukarela ini, dan informasi Unipin Community lainnya bisa kamu akses lewat kanal Youtube Unipin Gaming