Kabar tidak mengenakkan datang dari negara barat, Amerika Serikat, dimana perusahaan telekomunikasi terbesar di sana yakni AT&T berencana menjual layanan streaming anime legal Crunchyroll kepada Sony.

Ajukan harga 1.5 miliar dolar AS, Sony tolak mentah-mentah

at t crunchyroll sony
Kantor Sony Interactive Entertainment di San Mateo, AS | FOTO: mliu92 – wikipedia

Perusahaan telekomunikasi terbesar di negeri paman sam tersebut mengajukan harga yang cukup fantastis, yakni 1.5 miliar dolar Amerika Serikat kepada perusahaan teknologi asal Jepang, yakni Sony, untuk layanan streaming Crunchyroll.

Kendati demikian, mengutip sumber dari ‘pihak-pihak internal’ via The Informationterungkap bahwa Sony menolak mentah-mentah tawaran harga tersebut. Perusahaan asal Jepang tersebut sebelumnya ditawari dengan harga valuasi layanan per-pelanggan senilai 500 dolar AS.

Nilai valuasi layanan per-pelanggan sempat turun

anime The God of High school visual
Anime The God of Highschool | FOTO: Crunchyroll

Sebelum mengajukan harga valuasi layanan Crunchyroll seharga 500 dolar AS kepada perusahaan teknologi asal Jepang tersebut, AT&T membeli layanan tersebut dengan perkiraan harga valuasi layanan per-pelanggan senilai 400 dolar AS.

Valuasi tersebut sangatlah diatas rata-rata valuasi layanan streaming legal sejenis, ungkap sejumlah analis. Meskipun begitu, apabila deal ini berhasil, maka Sony akan memegang layanan serupa dengan miliknya (yang juga merupakan rival) yakni Funimation, dan Crunchyroll.

Hingga berita ini diturunkan, kedua perusahaan menolak untuk memberikan keterangannya kepada Nawala Karsa maupun situs berita lainnya.

Bakal berdampak pada layanan HBO Max

Studio Ghibli HBO Max
Ilustrasi cover DVD film Studio Ghibli yang dibeli lisensinya oleh HBO Max | FOTO: Nawala Karsa, 2020

Tak hanya memiliki dampak yang baik terhadap permasalahan keuangan AT&T, apabila deal ini berhasil, maka besar kemungkinan layanan HBO Max milik perusahaan telekomunikasi AS tersebut turut terdampak.

Pasalnya, layanan streaming film tersebut juga mengambil sejulah konten anime melalui layanan Crunchyroll, meski HBO Max memiliki pasokan konten anime non-Crunchyroll seperti Studio Ghibli, serta konten anime lainnya dari WarnerMedia.

Apabila deal benar-benar berhasil, maka ada kemungkinan besar seluruh konten layanan Crunchyroll akan ditarik dari HBO Max dalam waktu yang sangat singkat.

Ingin lunaskan hutang segera

Laman berita The Information turut menyebut bahwa “penawaran Crunchyroll kepada Sony dapat menunjukkan bahwa AT&T sangat ingin melunasi hutang-hutangnya senilai 151 miliar dolar AS, dengan cara menjual aset-aset berharga milik mereka.”

WarnerMedia, perusahaan naungan AT&T, juga disebut-sebut hendak menjual layanan streaming tersebut. Kendati demikian, perusahaan yang bergerak di bidang entertainment tersebut menaruh keputusan sepenuhnya kepada CEO baru mereka, yakni Jason Kilar, untuk mengevaluasi bisnis sekaligus langkah mereka kedepan.

Tentang Crunchyroll

Anime Legal
FOTO: Crunnchyroll, 2018

Crunchyroll merupakan layanan streaming anime legal yang dipegang oleh WarnerMedia, anak usaha dari AT&T. Layanan ini merupakan layanan konten anime yang paling terkemuka di dunia.

Selain judul-judul anime yang banyak dan lengkap, kecepatan update anime dari layanan streaming ini tidak diragukan lagi cepatnya.

Crunchyroll juga tidak hanya menyediakan layanan streaming anime, tetapi juga ada layanan membaca manga, dan bahkan mereka memproduksi anime original di bawah produksi mereka yang saat ini tengah tayang, yaitu The God of Highschool.

Untuk bisa menikmati layanan dari Crunchyroll, kamu harus merogoh kocek sebesar 7,99 US Dollar atau setara dengan 116 ribu rupiah. Tentu dengan membayar uang sebesar itu kamu akan mendapatkan akun premium Crunchyroll dengan durasi berlangganan satu bulan.

Nawala Karsa NK Kurio