Beranda » Ini Cerita Helmy Yahya Hibahkan Kuis Siapa Berani ke TVRI

Ini Cerita Helmy Yahya Hibahkan Kuis Siapa Berani ke TVRI

Kuis Siapa Berani yang kini tayang di TVRI ternyata turut menjadi permasalahan seiring pemberhentian Helmy Yahya dari posisi Dirut TVRI. Keberadaan acara ini di TVRI ternyata dianggap tidak berdasar.

Dalam surat pemberitahuan pemberhentian yang dikeluarkan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI, pengadaan kuis Siapa Berani ini dianggap bertentangan dengan asas-asas pada Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014. Beberapa asas yang dilanggar antara lain Asas Ketidakberpihakan, Asas Kecermatan dan Asas Keterbukaan.

Helmy Yahya: Siapa Berani, Karyaku Paling Besar

Babak Bonus Kuis Siapa Berani di TVRI

Mengenai dugaan pelanggaran tersebut, mantan Dirut TVRI Helmy Yahya pun menyampaikan jawabannya. Dalam konferensi pers yang dilakukan pada hari Jumat (17/1), Helmy mengatakan program tersebut telah dihibahkan kepada TVRI.

“Tapi karyaku paling besar Siapa Berani tayang di RCTI, Indosiar, ANTV dan kemarin udah ada yang minta saya persembahkan itu, saya donasikan nol rupiah kepada TVRI,” ujar Helmy.

Rela Buntung Biar TVRI Untung

Direktur Program dan Pemberitaan TVRI, Apni Jaya Putra, menyebut Helmy tidak memperoleh royalti dari program itu. Sehingga Helmy tidak memperoleh keuntungan apapun.

“Jadi begini intelectual property right, Kuis Siapa Berani adalah milik Helmy Yahya lalu dihibahkan kepada TVRI dengan nol rupiah. Artinya Pak Helmy telah kehilangan royalti sekian hak royalti,” kata dia.

Helmy menghibahkan program acara itu kepada TVRI agar stasiun televisi tertua tanah air itu dapat menarik penonton serta mencari iklan. Ditambah acaranya yang edukatif memang sesuai dengan fungsi TVRI.

“Karena TVRI perlu satu acara semua orang yang sudah tahu, mencari iklannya gampang dan edukatif saya sudah serahkan kepada TVRI. Selain itu saya nggak ikut-ikutan.” ujarnya.

Benar saja, dalam catatan redaksi, sejumlah sponsor seperti Panasonic, Bank BRI dan Krip-krip Tortilla bersedia beriklan di Siapa Berani.

Antara TVRI dan Krakatau, Apni: Tak Ada Hubungan

Salah satu kecurigaan yang berkembang adalah penunjukan Krakatoa Production sebagai pelaksana produksi kuis tersebut. Dewas menganggap ada pelanggaran asas-asas dalam penunjukan tersebut.

Apni mengatakan TVRI kemudian melakukan kerja sama dengan Krakatoa Production untuk memproduksi program serupa. Apni menegaskan rumah produksi tersebut tidak memiliki hubungan hukum dan kepemilikan dengan Helmy Yahya.

“Lalu kami bekerja sama dengan PT Krakatau (Krakatoa Production –red). PT Krakatau tidak memiliki hubungan hukum dan kepemikikan apapun dengan Helmy Yahya,” katanya.

Kuis Siapa Berani, “Emas” dari Tangan Dingin Helmy

Kuis Siapa Berani Pernah Mendapat Penghargaaan Panasonic Awards 2002Kuis Siapa Berani merupakan kuis dengan episode terbanyak di Indonesia. Mengudara pertama kali di Indosiar pada tahun 2000, kuis ini menggebrak dunia pertelevisian sebagai kuis dengan peserta terbanyak yaitu 100 orang setiap episodenya.

Animo masyarakat yang sangat baik membuatnya menjadi acara kuis di pagi hari yang mampu berumur panjang. Ia mampu bertahan selama 5 tahun di stasiun televisi yang kini dimiliki grup Emtek itu.

Animo yang baik membuat acara ini diganjar berbagai penghargaan. Siapa Berani – beserta duo pembawa acaranya, helmy Yahya dan Alya Rohali – mampu memboyong 3 piala Panasonic Awards 2002 untuk kategori Acara Kuis Terfavorit, Pembawa Acara Kuis PriaTerfavorit dan Pembawa Acara Kuis Wanita Terfavorit.

Tak hanya itu, Siapa Berani pun mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dalam buku Rekor-rekor MURI Tahun 1990-2008, acara ini mencatatkan 750 episode dengan 75.000 peserta. Tentu saja angka ini sudah dipecahkan mengingat pencatatan ini baru dilakukan saat masih tayang di Indosiar.

Kuis ini pun kemudian berpindah rumah. Sempat mampir ke RCTI dan ANTV dengan nama yang berbeda, kuis Siapa Berani kemudian diboyong oleh Helmy ke TVRI sejak 2018.


Hai, NawaReaders dan OtaCool! Jangan lupa untuk akses terus Nawala Karsa untuk informasi pop kultur dan teknologi terkini, serta Indonesian Otaku untuk dosis harian wibu kalian!

Loading...