Beranda » Pop Kultur » Ponimu Indonesia Umumkan Tutup, Efektif 6 Januari 2020

Ponimu Indonesia Umumkan Tutup, Efektif 6 Januari 2020

Melalui laman Facebook-nya, Ponimu Indonesia mengumumkan akan tutup layanan streaming anime mereka di Indonesia pada 6 Januari 2020 mendatang. Berikut adalah kutipan dari postingan tersebut:

Selamat sore kak, mungkin memang bukan jodoh kali ya Ponimu sama layanan streaming di Indonesia. Padahal selama setahun belakangan ini Ponimu sudah banyak ketemu sama kakak-kakak yang cantik dan ganteng di situs dan Facebook Ponimu.

Per tanggal 6 Januari 2020, situs layanan streaming Ponimu akan ditutup. Bagi kakak yang masih memiliki sisa hari langganan, harap segera hubungi Ponimu untuk melakukan proses refund.

Tapi halaman Facebook Ponimu masih tetap ada, karena Ponimu akan terus menyalurkan anime legal ke Indonesia. Jadi jangan takut karena kakak-kakak masih tetap akan dapat dosis anime legal, hanya beda kanal saja.

Di masa depan, kami akan infokan kepada kakak-kakak kemana kami salurkan anime-anime legal kami berikutnya.

Terima kasih atas dukungannya.

Selamat sore kak, mungkin memang bukan jodoh kali ya Ponimu sama layanan streaming di Indonesia. Padahal selama setahun…

Posted by Ponimu Indonesia on Monday, 9 December 2019

RILIS PERS TERKAIT PENUTUPAN PONIMU

Ponimu Indonesia melalui rilis pers-nya mengumumkan sejumlah hal terkait penutupan platform anime di Indonesia tersebut. Berikut rilis pers tersebut:

Ponimu Akan Menutup Layanan Streaming di Awal Bulan Januari 2020

Sudah lebih dari setahun Ponimu mencoba untuk membawakan anime-anime legal via library dan simulcast. Walaupun jalannya susah dan tidak mulus, Ponimu selalu konsisten dengan simulcast di setiap bulannya. Ponimu juga selalu berusaha untuk menjalin jembatan baru dengan pihak Jepang setiap seasonnya demi membuka kesempatan kerja sama yang lebih baik. 

Ponimu pertama kali memperkenalkan dirinya pada acara Creators Super Fest 2018, saat itu Ponimu mulai memperkenalkan diri sebagai platform streaming berfokus anime pertama di Indonesia. Ponimu juga memulai grand launching kami di acara Comifuro 2018 di akhir Agustus. Saat itu kami juga membawa 2 acara sebagai simulcast perdana di Indonesia yaitu Ms Vampire dan Merc Storia.

Sampai saat ini Ponimu telah berhasil membawakan 6 seri Simulcast. 6 seri anime lama dalam library, 19 movie, dan 6 animasi lokal. Animasi-animasi ini bisa ditonton baik sebagai user free maupun user premium.

Namun seperti setiap pertemuan, selalu ada perpisahan. Kali ini dengan berat hati Ponimu akan menutup layanan streaming Ponimu terhitung tanggal 6 Januari 2020. Ponimu akan membuka situs bisnis baru di www.ponimu-indonesia.com.

Bagi para pengguna yang memiliki hari premium sisa setelah tanggal 6 Januari 2020, harap hubungi Ponimu secepatnya untuk melakukan refund untuk sisa hari yang dimiliki.

Tapi ini bukan berarti Ponimu akan meninggalkan kita semua, Ponimu tetap akan terus ada di antara pelanggan dan tetap memiliki visi untuk memajukan anime legal di Indonesia. Hanya saja, Ponimu ingin kembali mengevaluasi model bisnis yang tepat untuk menyalurkan anime di tanah air tercinta ini. Ponimu akan tetap berkontribusi melalui jalur berbeda dan bekerja sama dengan partner-partner Ponimu di masa depan.

Ponimu ingin melayangkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang sudah mendukung situs Ponimu sampai sejauh ini. Namun situs streaming Ponimu harus tutup per 6 Januari 2020 mendatang. Dukungan kawan-kawan sangat berarti bagi Ponimu untuk sekarang dan masa depan.

Sebelum Tutup, Ponimu Gratiskan Anime Selama 1 Bulan

ponimu tutup

Pada Minggu, 13 Oktober, Ponimu Indonesia menerbitkan sebuah catatan di halaman resmi Facebook mereka. Ternyata melalui catatan tersebut, mereka memberi tahu bahwa semua layanan Ponimu bisa dinikmati secara gratis. Dari anime, animasi lokal, hingga film anime Maquia dan film anime lainnya, bisa dinikmati secara gratis. Bahkan anime simulcast terbaru mereka, Chidori RSC, juga mereka sediakan secara gratis! Promo ini mereka akan sediakan secara gratis selama musim penayangan Fall 2019 ini.

Para pelanggan sebelumnya telah diminta untuk melakukan refund saat pengumuman tersebut berlangsung. Jawaban dari mereka tentang ini saat itu adalah, “Woh iya dong tapi sebagai gantinya, kami mohon supaya kakak berkenan membagi sebagian waktunya untuk mengisi survei terbaru dari kami.”. Survei baru yang mereka lakukan ini dimaksudkan untuk mengkaji ulang demand dari penggemar anime di Indonesia.

Kemungkinan shift menjadi pelaku bisnis B2B

Hengkangnya Ponimu Indonesia sebagai salah satu pelaku bisnis layanan streaming anime di Indonesia, membuka dugaan bahkan peluang besar bagi perusahaan yang didirikan oleh Marco Armando tersebut untuk menjadi perusahaan dengan sistem business-to-business. Hal ini sendiri kemungkinan besar telah dilakukan oleh Ponimu sebelum tutup, dengan bekerjasama dengan layanan Genflix saat menghadirkan anime Girls Und Panzer di gerbong kereta KAI.

Anime berjudul Girls Und Panzer tayang di televisi milik Kereta Api Indonesia, lebih tepatnya di KA Pangandaran, yang merupakan kereta api kelas penumpang relasi Gambir- Bandung – Banjar dengan kelas Eksekutif dan Ekonomi AC Premium.

Pada saat menaiki KA 12379 Tujuan Banjar ke Bandung, netizen bernama Aan Inka Ramadhan memang mengamati tayangan yang ada dalam on-board screen di langit-langit. Terlihat pada gambar dibawah, anime Garupan tengah ditayangkan pada on-board screen. 

Ponimu Girls Und Panzer
Foto Anime Garupan yang tengah diputar di on-board screen TV KAI. (Aan Inka Ramadhan/DKA Wave)

Genflix, perusahaan streaming film over-to-top dalam negeri, dikabarkan memang tengah menayangkan sejumlah konten yang ada pada aplikasi streaming mereka ke beberapa spot, termasuk gerbong kereta api dan KRL Commuterline.

Penayangan konten anime milik Ponimu di Genflix memang sudah lama dilakukan. Dihubungi oleh Nawala Karsa, Founder sekaligus Presiden Direktur PT. Ponimu Indonesia Utama Marco Armando menyebut bahwa Ponimu telah memberikan sublicense sejumlah Anime kepada Genflix.

“Ponimu juga bergerak sebagai distributor business-to-business (B2B), dimana beberapa anime (milik) Ponimu juga sudah di-sublicense ke Genflix,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi mengenai kerjasama antara Genflix dengan KAI, Marco menyebut hal tersebut murni kerjasama promosi antara Genflix dengan KAI. “Tapi Genflix memang meminta izin ke Ponimu dahulu untuk promosi itu,” sebutnya.

Ponimu juga memiliki hubungan yang baik dengan beberapa lisensor, diantaranya adalah Hakuhodo dan juga FCC. Ponimu juga sudah beberapa kali melakukan pendekatan ke pemilik lisensi besar seperti Production Reed, TV Tokyo, dan juga Aniplex.

Tentang Ponimu

PT Ponimu Indonesia Utama sendiri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang sublisensi anime untuk membawakan anime-anime legal kepada para penonton di Indonesia. Selain memiliki situs sendiri, Ponimu juga menawarkan jasa bagi para perusahaan yang ingin membuka pintu kepada IP dari Jepang, baik untuk lisensi film, karakter, movie, dan masih banyak lagi.

Situs milik Ponimu menampilkan banyak anime legal yang bisa ditonton secara gratis tanpa biaya. Namun Ponimu juga menawarkan layanan berbayar yang memiliki kualitas HD dan tanpa batasan iklan ataupun episode sehingga penonton dapat menonton semua acara favorit mereka.

Ponimu bekerja sama dengan penerjemah profesional yang akan mengerjakan subtitel anime yang tayang di Ponimu berdasarkan teks bahasa Jepang yang didapat dari komite produksi. Hal ini memastikan kualitas dari terjemahan yang baik serta ketepatan dari terjemahan itu sendiri.

Ponimu juga sudah memiliki hubungan yang baik dengan beberapa lisensor, diantaranya adalah Hakuhodo DY Music & Pictures, Fuji Creative Corporation, TMS Entertainment, dan juga mixi Japan.

Loading...