Beranda » Regional » Benarkah Admin Grup Shitposting Untuk Kebutuhan Iman Ditangkap?

Benarkah Admin Grup Shitposting Untuk Kebutuhan Iman Ditangkap?

Seperti yang kita ketahui bahwa sejak kemarin cukup ramai kabar tentang salah satu admin grup Facebook Shitposting Untuk Kebutuhan Iman (SUKI) yang dikabarkan telah ditangkap kepolisian setempat. Tapi apakah kabar tersebut memang benar terjadi?

Seperti yang tertulis pada artikel sebelumnya. Kemarin saya sempat mencoba mengontak salah satu admin yang mengelola grup tersebut, namun sayangnya admin tersebut tidak ingin berkomentar.

Namun melihat kabar tersebut semakin menyebar luas, akhirnya admin tersebut angkat bicara tentang pemberitaan salah satu adminnya yang ditangkap polisi.

Berdasarkan wawancara saya bersama salah satu admin sekaligus founder grup SUKI yang berinisial F. F Justru terkejut karena baru mendengar kabar tersebut.

What? Malah baru tahu gw. Bentar” Kejut F.

Setelah mengecek kabar tersebut, F menanggap bahwa pemberitaan tersebut hanya sekadar akting saja. “Cuman aktingan doang keknya” tambah F.

Kami juga menanyakan apa alasan dibalik adanya kabar tersebut, diketahui hanya sekadar menakut-nakuti saja. “Iya” jawab singkat F.

F juga menanggap bahwa kabar tersebut dibuat-buat dengan tanpa tujuan atau tepatnya kurang kerjaan. “Tanggapan oe sih kurang kerjaan”. tanggap F.

Lalu siapa orang pada foto yang diklaim sebagai admin yang ditangkap polisi? F menjelaskan bahwa memang benar foto tersebut adalah salah satu admin grup yang berinisial HK, tapi tidak membenarkan bahwa HK telah ditangkap polisi.

Jadi dalam wawancara ini, kami bisa menyimpulkan bahwa kabar admin grup yang ditangkap kepolisian setempat adalah tidak benar.

Admin Grup SUKI Ditangkap Polisi Atas Dugaan SARA dan Penganiayaan.

shitposting untuk kebutuhan iman
Admin grup Facebook Shitposting Untuk Kebutuhan Iman dikabarkan terciduk polisi (Facebook/Al Husna)

Beberapa hari yang lalu, sempat beredar kabar tentang salah satu admin grup Facebook bernama Shitposting Untuk Kebutuhan Iman (SUKI) telah ditangkap kepolisian setempat.

Kabar tersebut pertama kali berhembus saat salah satu akun Facebook bernama Al Husna mengunggah foto seseorang memakai pakaian tahanan yang diklaim sebagai admin grup yang ditangkap polisi. Tapi sayangnya foto tersebut telah dihapus.

Tapi tidak berhenti sampai di situ saja, karena tidak lama kemudian, Al Husna kembali mengunggah foto seseorang yang diklaim sebagai admin grup yang kini sedang berurusan dengan polisi.

Berdasarkan penjelasan para anggota grup di kolom komentar, diketahui bahwa admin dengan nama inisial atau samaran Dante ditantang berkelahi oleh salah satu anggota grup yang tidak terima dengan konten yang ada pada grup tersebut.

Dante pun menerima tantangan tersebut, setelah berkelahi dan menang, tanpa diduga anggota grup tersebut justru melaporkan Dante ke polisi atas tuduhan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan) dan penganiayaan.

Loading...