Viral Video Instastory Kucing Dicekoki Miras Hingga Mati

Instastory video kucing dicekoki minuman keras
Instastory video kucing dicekoki minuman keras (Instagram/azzam_cancel)

Beberapa hari yang lalu, netizen dihebohkan dengan video instastory pencekok miras yang memperlihatkan seekor kucing jenis anggora yang terlihat lemas setelah diduga telah dicekoki minuman keras.

Pada video tersebut, terdapat caption yang mengklaim bahwa kucing tersebut sebelumnya telah dicekoki minuman keras jenis ciu dengan dalih “percobaan”.

Tidak lama setelah dicekoki minuman keras, kucing tersebut langsung terlihat kejang-kejang dan lemas, dan pada beberapa instastory lainnya memperlihatkan bahwa kucing tersebut telah mati. Dan pada video tersebut disertai juga caption “Terimakasih karenamu aku dapat membuat status ini. Semoga kau tidak pernah tenang di alam sana.. dendam lah kepadaku,”.

Kucing yang dicekoki miras tersebut kemudian tewas akibat perbuatan pelaku tersebut. Diketahui video instastory viral pemberi kucing miras tersebut berasal dari pengguna Instagram bernama @azzam_channel.

Sontak dalam waktu singkat, video instastory tersebut langsung mendapat banyak kecaman dari netizen, khususnya para pecinta binatang.

Screenshot netizen yang marah

Komunitas Pecinta Hewan Laporkan Pelaku ke Polisi

Dikutip dari Detik, salah satu komunitas pecinta kucing yaitu Cat Lovers In the World (CLOW) akan mengambil langkah hukum perihal video kucing dicekoki miras tersebut.

“Itu sangat kami kecam karena itu termasuk kekerasan terhadap hewan,” ujar pendiri CLOW, Bimbim.

Bimbim juga mengatakan bahwa sejumlah komunitas pecinta hewan lainnya akan melaporkan pelaku perekam video tersebut ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena diketahui pelaku merupakan warga asal Yogyakarta.

“Bersama teman-teman lain yang diwakilkan Mas Doni Herdaru dari Animal Defender akan melaporkan hal ini. Besok atau lusa di Yogya,” ujar Bimbim. Dia mengakui bahwa pasal-pasal yang ada di KUHP masih kurang kuat dan tegas untuk menyeret pelaku ke polisi, tapi upaya pelaporan tetap dilakukan untuk memberi efek jera.

“Kita tetap harus memperjuangkan, melaporkan, memberi sanksi sosial, memberi pelajaran ke pelaku dengan cara melaporkan ke polisi”.

Walau saat ini telah beredar video viral klarifikasi yang mengaku sebagai pelaku pencekok kucing miras di YouTube, Bimbim bersitegas tetap akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum karena dianggap ada unsur kesengajaan pada video tersebut.

“Sudah ada unsur kesengajaan dan kekerasan kepada hewan. Pelaku tetap harus dibawa ke ranah hukum agar tidak melakukan hal seperti ini lagi dan akan jadi pelajaran bagi orang-orang lain” tambahnya.