Situs Streaming Ponimu ‘Jebol’ Oleh Bug Pasca Soft Launching!

Ponimu, situs yang digadang-gadang menjadi pionir situs layanan streaming yang khusus menyediakan tayangan berbagai judul anime berlisensi resmi dan legal disambut hangat oleh para penggemar anime di Indonesia. Namun baru 9 (sembilan) jam sejak Ponimu dirilis ke publik, sebuah bug pertama yang fatal ditemukan. Waduh!

Bug pertama di Ponimu yang membuat pengguna dapat mengunduh konten yang tersedia di Ponimu ditemukan oleh seorang pengguna Facebook bernama Padang Perwira Yudha. Dalam status yang diunggah ke profil Facebook-nya pada hari Rabu, 1 Agustus 2018 pukul 09:41 WIB, dia mempublikasikan foto berupa suatu aplikasi untuk mengunduh konten di Ponimu.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=2224080407608103&set=a.301048509911312.95057.100000184954149&type=3&theater

 

Aplikasi yang diberi nama ponimuDownloader ini dibangun dengan bahasa Python dan berbasis CLI (command-line interface), sehingga interaksi pada aplikasi menggunakan Command Prompt di Windows atau Bash di Ubuntu. Namun karena aplikasi ini berbahasa Python sehingga tidak bisa dijalankan secara standalone, jadi pastikan Python sebagai runtime sudah terpasang di komputer kamu.

Ponimu
Isi folder PonimuDownloader yang tersedia di Github

Kami tidak merekomendasikan anda untuk mengunduh serta menggunakan aplikasi tersebut. Tindakan tersebut menyalahgunakan sistem Ponimu.

Waktunya Ponimu Berbenah

Walaupun tindakan dari Padang Perwira Yudha sendiri dipandang sebagai tindakan yang tidak menyenangkan bagi segenap penyuka anime, usaha yang dilakukan Yudha ini dapat menjadi titik terang dari kelemahan Ponimu yang dapat diperbaiki di kemudian hari.

Sistem Ponimu pada saat soft-launching kali ini mungkin masih memiliki kelemahan di beberapa titik. Marco Armando, Founder dari Ponimu sendiri pernah berpendapat kepada kami mengenai sistem keamanan pada situs Ponimu pada saat kami wawancara beberapa waktu lalu.

https://nawalakarsa.com/kenalkan-ponimu-layanan-streaming-anime-legal-di-indonesia/

“Kita sudah mencoba berbagai macam security, termasuk double-encryption segala macem, diharapkan tidak ada kejadian yang aneh-aneh,” ujar Marco saat kami temui pada Creator Super Fest 2018 lalu.

“Tapi kalaupun ada yang menyerang server Ponimu itu diluar kehendak kita, kita hanya memperkuat sistem yang ada.” lanjutnya.

 

“Tapi kalaupun ada yang menyerang server Ponimu itu diluar kehendak kita, kita hanya memperkuat sistem yang ada.” lanjutnya.

Ponimu
Ponimu memberikan keterangan singkat atas pertanyaan yang dilemparkan oleh salah satu warganet

Berdasarkan pantauan kami di laman Facebook Ponimu Indonesia, sejumlah pengguna situs Ponimu mengungkapkan kekesalan mereka terhadap Padang Perwira Yudha, yang membuat sekaligus penyebar aplikasi ilegal tersebut.

Pihak Ponimu sendiri mengungkapkan bahwa mereka akan terus meningkatkan sistem keamanannya agar terbebas dari aksi Ripping. Namun, aksi tersebut berkemungkinan besar akan memberi dampak yang merugikan bagi portal website tersebut dan komunitas-komunitas penggemar anime.

Tahap soft launching yang semestinya dapat memberi gambaran baik mengenai masa depan pangsa pasar anime di Indonesia, malah akan memburuk apabila tindakan ripping secara ilegal tersebut dilakukan.

Para lisensor akan sulit mempercayai situs tersebut, dan berkemungkinan tidak mudah bagi lisensor untuk memberikan anime secara simulcast kepada platform tersebut. Ponimu sendiri meminta kerjasama antara pengguna Ponimu dengan Ponimu untuk meminimalisir kegiatan ilegal tersebut.