Sponichi: ‘Anime Bulan Juli dan Oktober Sudah Pasti Ditunda Akibat COVID-19’

Sponichi COVID-19 Virus Corona Anime Sports Nippon

Akhir-akhir ini, kita melihat ada banyak sekali judul anime yang terpaksa harus ditunda karena wabah COVID-19 atau Virus Corona. Salah satu artikel koran olahraga di Jepang, yaitu Sponichi atau Sports Nippon, membahas mengenai kemungkinan sejumlah anime terpaksa harus batal tayang karena pandemi COVID-19.

Sponichi Mengatakan Terjadi Kesulitan dalam Produksi Saat Pandemi COVID-19

Pada hari Senin kemarin (20/4), Sponichi melaporkan bahwa dikarenakan kesulitan dalam proses produksi sebagai dampak dari merebaknya wabah COVID-19 di banyak negara di dunia, termasuk di Jepang, banyak stasiun televisi sudah mempertimbangkan untuk menunda sejumlah program anime yang dijadwalkan akan tayang pada bulan Juli dan Oktober.

Proses Produksi Anime Terkena Dampak Besar dari Pandemi COVID-19

Menurut salah satu sumber dari sebuah stasiun televisi, biasanya program anime diproduksi lebih lama dari program-program televisi lainnya. Oleh karena itu, meskipun seandainya situasinya sudah menjadi normal kembali, sejumlah program anime yang dimaksud pun belum tentu siap untuk dapat ditayangkan di televisi. “Penundaan akan terus berlanjut di masa mendatang,” ujar sumber tersebut.

Artikel tersebut mengidentifikasikan proses perekaman suara sebagai salah satu bagian dari proses produksi yang terkena dampak dari virus corona dan membuat anime menjadi lebih sulit untuk diproduksi di masa wabah seperti sekarang.

Alasannya tak lain dan tak bukan adalah karena proses perekamannya yang membutuhkan sejumlah pengisi suara di dalam sebuah ruang tertutup. Artikel tersebut juga menyatakan bahwa meskipun sejumlah pengisi suara memiliki perangkat rekaman suara masing-masing. Namun perekaman suara untuk semua proyek masih ditunda.

Produksi animasi juga bagian yang terkena dampak dari virus corona karena banyak bagian animasi yang diimpor dari negara lain, seperti di negara Tiongkok dan Korea Selatan. Di seluruh negeri sedang berjuang menghadapi berbagai masalah akibat wabah COVID-19 di wilayah mereka masing-masing.

Banyak sumber telah menyatakan bahwa sudah ada beberapa kasus dimana bagian pekerjaan dari animator di luar negeri telah gagal untuk dikirim ke Jepang.

Berbagai Proyek Juga Terkena Dampaknya

Selain mengenai proses produksi anime, Sponichi juga menyatakan banyak proyek yang merupakan atau berhubungan dengan berbagai produksi. Mulai dari karya anime seperti musik, gim, figur, dan kolaborasi harus ditunda terlebih dahulu. Dan untuk sementara perlu ada penyesuaian tanggal rilis mereka dengan anime tersebut bila seandainya anime tersebut juga ditunda.

Minggu lalu, animator Eiichi Kuboyama berkomentar mengenai proses produksi anime di tengah wabah COVID-19. Ia bercuit di akun Twitter pribadinya.

“Mungkin ada kesan bahwa anime akan berhenti karena pengisi suaranya atau karena hal lain, tapi itu salah.

Sejujurnya, bahkan jika studio-studio anime sedang melalui masa kuncitara, tidak akan ada dampak besar. Tetapi jika studio yang bertugas menangani pengomposisian (proses fotografi) sedang melalui masa kuncitara, maka pengerjaan untuk sejumlah judul anime terpaksa harus terhenti.

Juga, ada pula anime yang telah ditunda dari April hingga Juli, tapi dalam situasi ini, (anime yang dirilis pada bulan) Juli juga kelihatannya tidak ada harapan. Seperti itu keadaannya.”

Pengomposisian merujuk pada proses mengombinasikan berbagai layer dalam sebuah adegan anime, seperti karakter dan latar belakang tempat, menjadi sebuah video final yang akan ditayangkan. Pengomposisian juga merujuk pada efek VFX yang dimasukkan melalui software atau perangkat halus seperti Adobe AfterEffects.