Tetsuya Watari Seiyuu Gim Yakuza Berpulang di Usia 78 Tahun

Seno Triadi
tetsuya watari seiyuu gim yakuza berpulang header
Tetsuya Watari dan karakternya, Shintaro Kazama.

Diberitakan dari Japan Times dan melansir Hochi News via Livedoor, aktor veteran di Jepang sekaligus seiyuu di franchise gim Yakuza, Tetsuya Watari, dinyatakan berpulang pada usia 78 tahun.  Dilaporkan menurut agensi Ishihara Production, Ia sempat mengalami gangguan paru-paru sebelum dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal pada 10 Agustus pukul 18:30 waktu Jepang.

Sebelum wafatnya, ia sempat menjalani dua kali operasi selama hidupnya, yaitu kanker usus pada 1991, dan jantung pada 2015. Mendiang Watari juga sempat menjejaki karirnya dan masih aktif di industri hiburan Jepang sekaligus memimpin agensi Ishihara Production pada 1970-an hingga akhir hayatnya.

Tetsuya Watari, Ikon Industri Pop Kultur Era Showa

tetsuya watari tokyo drifter

Lahir pada 28 Desember 1941, mendiang Tetsuya Watari merupakan aktor era Showa berkaliber di industri hiburan Jepang. Watari sangat identik dengan dua peran dalam tema polisi dan kriminal, pertama berperan sebagai detektif, dan sebagai yakuza semasa 1970-an.

Mendiang Watari debut sebagai aktor pada 1964 dalam film Abare Kishido. Watari memasuki studio Nikkatsu pasca lulus dari Universitas Aoyama Gakuin, kemudian menapaki karirnya sebagai pemeran utama dalam beberapa film produksi studio tersebut. Di antaranya yaitu Tokyo Drifter pada 1966, dan Outlaw: Gangster VIP pada 1968.

Watari kemudian meninggalkan studio Nikkatsu pada 1971 dan bergabung dengan Yujiro Ishihara, pemilik kantor agensi artis Ishihara Production. Ia berperan dalam beberapa film klasik dari sutradara film Battle Royale, Kinji Fukasaku, yaitu Yakuza Graveyard. Sempat ditawari untuk bermain dalam film legendaris Fukasaku, Battles Without Honor and Humanity, Watari mengaku tidak sanggup lantaran sakit.

Detektif Tachibana dalam serial Taiyou ni Hoeru

Puncak karir Watari membawanya pada beberapa peran yang ia mainkan di dunia drama televisi di Jepang. Beberapa judul yang pernah melibatkan dirinya termasuk Seibu Keisatsu (1979-84) sebagai Keisuke Daimon, dan musim terakhir dari Taiyo ni Hoero pada 1986, sebagai Hiyogo Tachibana. Ia terlibat dalam tiga drama sejarah Jepang produksi NHK, yaitu Katsu Kaishu sebagai Katsu Kaishu, Yoshitsune sebagai Taira no Kiyomori, dan Saka no Ue no Kumo sebagai admiral Togo Heihachiro.

Karir sebagai aktor di perfilman terakhir memegang peran admiral Seiichi Itou dalam film Otoko Tachi no Yamato pada tahun 2005. 

Tetsuya Watari Seiyuu dari Ayah Angkat Kazuma Kiryu dalam Gim Yakuza itu Berpulang

shintaro kazama yakuza

Mendiang Watari sempat memerankan salah satu tokoh inti dalam franchise gim Yakuza, produksi Sega dan disutradarai oleh Toshihiro Nagoshi. Ia memerankan sebagai Shintaro Kazama, kapten dan tetua dari dinasti Dojima dalam gim Yakuza 0 dan Yakuza 1. 

Karakter Kazama merupakan ayah tiri dari Kazuma Kiryu dalam dua gim awalnya yang membentuk karakter Kazuma menjadi yakuza bawahan dari Klan Tojo.

Kemudian, Ia juga perankan karakter dalam sekuel Yakuza dalam Yakuza 3 sebagai Joji Kazama, adik kandung dari Shintaro Kazama. Meski sebagai peran pembantu dalam gim tersebut, Joji Kazama punya peranan penting dalam perkembangan cerita inti dari Yakuza 3 tersebut.

Redaksi Nawala Karsa turut berduka atas berpulangnya Tetsuya Watari.