GREGET BANGET! Review Game Benua Softworks, ‘Run Roll Rumble’

Avatar

Benua Softworks, Game Developer dalam Negeri berhasil menciptakan brawling game yang menarik dan asyik yaitu “Run Roll Rumble”. Game ini berhasil mencuri perhatian audiens dalam event ‘GamePrime’ 2019 lalu, dan resmi rilis untuk platform konsol dan PC melalui Steam pada tanggal 8 Agustus 2019.

Mari simak game review ‘Run Roll Rumble’ dari Rendang-san berikut ini!

Awal melihat dari judul dan banner promotionalnya, saya mengira bahwa Run Roll Rumble adalah game sidescrolling, tapi setelah saya coba, ternyata game ini adalah brawling game.

“SIAP BAKU HANTAM!”

Untuk level gamedev lokal, Rendang-san cukup terpukau karena platform engine yang digunakan yaitu ‘Unreal Engine’. Menurut saya, cukup jarang ada yang mengetahui platform engine ini. Dan tentu, aspek terhadap style grafis dan gameplaynya cukup berhasil dikembangkan melalui Unreal Engine dan addictive ketika dimainkan.

Gameplay

Gameplay pada Run Roll Rumble hampir mirip seperti game brawling pada umumnya (terdapat item drop sebagai properti, power-ups, dan lainnya) Yang membedakan dari brawling yang lain, yaitu kontrol yang diberikan cukup sederhana. Tanpa repeated combo, but ‘keep things simple’.

Kita dapat menggunakan ability sebanyak 4x (empat kali) secara acak, diperoleh melalui power-ups dan dapat digunakan segera tanpa menunggu beberapa saat untuk siap. Namun sayang, per player masih sama dan tidak memiliki kemampuan spesial tertentu, meskipun per player mendapatkan skin yang berbeda.

Graphics

Grafis yang ditawarkan Run Roll Rumble adalah dengan style low poly 3D dengan background yang high poly. Memang sedikit njomplang karena memberikan kesan tampilan ‘beta’. Tetapi sangat ramah dan ‘eyepleasing’ alias memanjakan mata.

Kesimpulan Review Run Roll Rumble

Setelah mencoba berbagai fungsi dan fitur pada game Run Roll Rumble, saya hanya menyayangkan bahwa modus player versus player tidak berfungsi maksimal, karena untuk mencari player lain secara online butuh waktu yang lama sehingga tidak ditemukan player lain. Alhasil saya hanya bermain dengan AI saja.

Untuk mekanisme kontrol sendiri, sepertinya perlu joystick karena menggunakan kombinasi keyboard dan mouse cukup tidak nyaman jika digunakan bersamaan. Dan pada grafisnya masih memberikan kesan ‘beta’.

Tetapi, game ini cukup addictive. Kesan brawlingnya dapat, movement control sangat luwes, dan tentu, mantap! Game ini sudah rilis pada tanggal 8 Agustus 2019 lalu, dan kini, kalian bisa mencobanya di platform konsol dan PC melalui Steam.

Selamat bersenang-senang, sob!