Quantcast

Beranda » Pop Kultur » Mangaka Eizouken Dihujat Warganet Barat Karena Follow Artist di Pixiv

Mangaka Eizouken Dihujat Warganet Barat Karena Follow Artist di Pixiv

Sempat ramai, Twitter dari mangaka Eizouken, Sumito Oowara, dibanjiri hujatan oleh warganet Barat terhadap kasus tuduhan tindakan kriminal.

Mangaka Eizouken ni wa Te wo Dasu Na (Keep Your Hands Off Eizouken!), Sumito Oowara, sedang dihujat oleh penggemarnya dari warganet Barat. Kali ini, duduk perkara yang dihadapi Owara lantaran hanya permasalahan soal mencari inspirasi untuk manganya!

Warganet Barat Ramai-Ramai Hujat Mangaka Eizouken. Mengapa?

warganet barat hujatan

Pada 26-27 Juli lalu, Twitter benua Amerika diributkan oleh beberapa warganet Barat atas perbuatan yang dilakukan Sumito Oowara, kreator dari manga Keep Your Hands Off Eizouken. Insiden tersebut dipicu oleh Owara mem-follow beberapa artis yang terindikasi membuat beberapa karya sangat sensitif dan tidak layak bagi norma kesusilaan.

Artis tersebut memiliki beberapa ilustrasi 18+ dalam bentuk 2D, dan sebagian diantaranya berkarya juga ada gambar 3DCG fotorealistik. Kebanyakan ilustrasinya tergambarkan mirip-mirip dengan figur anak-anak pada umumnya. Ada juga gambar doujin ilustrasi serupa diunggah di situs tersebut yang merupakan inspirasi dari dunia nyata.

Tanggapan Mangaka Eizouken Tentang Insiden

Esok harinya, kejadian tersebut menyebabkan mangaka Eizouken tersebut angkat bicara menanggapi insiden tersebut:

Saya ikuti artis illustrator 3D tanpa berniat menyembunyikan fakta bahwa Saya bisa dapatkan materi referensi dari situ. Namun Saya dicap sebagai kriminal oleh segelintir warganet luar negeri, cuma itu saja informasi yang Saya dapatkan.

Saya tidak mengerti, tanggapan Saya soal pekarya dan karya mereka diatas cuma bilang, “Oh, gitu ya?” Sepertinya karya fotorealistis dan jenis 2D diperlakukan tidak sepadan disini.

Saya biasanya tidak menghiraukan respons seperti ini karena sudah biasa mendapatkan cuitan ancaman yang serupa. Hal kayak gini biasanya Saya tanggapi dengan, “Ini gimana jelaskannya, ya? Saya tidak ada alasan lain,” namun yang hanya bisa dikatakan adalah, “Saya tidak tahu.”

Justru, Saya tidak peduli. Jujur, orang pada berasumsi bahwa mengikuti artis konten dewasa secara online, dianggapnya Saya juga demikian. Barangkali segitu dulu yang Saya ingin diskusikan.

Hingga insiden mereda, Owara akhirnya tidak mengikuti beberapa doujinka Pixiv tersebut.

Netizen Barat: “Rame-rame cancel Oowara, yok?”

Warganet yang sebagian besar merupakan pengguna Twitter asal negara berbahasa Inggris mengkritik respons Owara soal insiden tersebut.

“Sebagai penggemar manga Eizouken Saya malah bangga untuk membajak manga tersebut. Saya kecewa terhadap sikapnya dan jawaban atas insiden yang menimpa dirinya.”

“Buset, gw selalu mikir anime Eizouken itu sangat mantap nggambarin remaja-remaja disana. Ternyata, mangakanya berkelakuan seperti itu…”

“Soal insiden follow artis di Pixiv keknya gede, ya…Rasa-rasanya ilustrasi macam photorealistics dengan mengumbar kemolekan gitu agak-agak disayangkan. Sebagai orang Jepang sangat disesalkan banyak wibu yang tetap membela dia dan masih berpikir Jepang negara yang masih pure.”

Jadi, bagaimanakah pandanganmu soal kasus mangaka Eizouken yang kegep mem-follow artis-artis Pixiv secara demikian? Apakah dibenarkan baginya untuk mengikuti artis tersebut hanya sekedar ingin mencari referensi? Sampaikan pandanganmu lewat komentar disini atau di fanpage kita, ya!

Loading...