Israel Kembangkan Teknologi Face Recognition untuk Pengguna Masker

Avatar
Israel Kembangkan Teknologi Face Recognition virus corona covid-19

Sudah banyak negara-negara yang kini telah menciptakan teknologi-teknologi canggih di tengah pandemi virus Corona ini. Seperti misalnya salah satu perusahaan teknologi asal Israel, Corsight AI, yang sedang kembangkan teknologi face recognition. Namun ini bukan sembarang face recognition, teknologi ini diyakini akan mampu mengenali orang dibalik masker.

Kembangkan Teknologi Face Recognition untuk Mengenali Pengguna Masker

Seperti yang dilansir oleh antaranews, Corsight AI mengembangkan teknologi face recognition yang dinilai mampu mengenali orang dibalik penutup wajah.

Selain masker, teknologi ini mampu mengenali orang yang mengenakan kacamata hitam, topi, dan pelindung wajah lainnya. Meski proyek ini masih dalam tahap pengembangan, tetapi perusahaan asal Israel itu yakin mampu menciptakan terobosan terbaru teknologi face recognition.

Alasan dibalik pengembangan teknologi ini yaitu karena semakin maraknya orang keluar masuk mengenakan pelindung wajah, terutama di Israel. Sehingga cukup sulit bagi teknologi ini untuk mengenali siapa orang di balik pelindung wajah tersebut. Ditambah dengan pandemi virus Corona, pastinya lebih banyak pengguna masker yang keluyuran dan mengabaikan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah.

Pengembangan teknologi face recognition ini telah dibiayai oleh perusahaan dari Kanada sebesar 5 juta dollar AS. Rencananya Israel akan segera mengembangkan teknologi tersebut secepatnya guna membantu pihak otoriter setempat.

Tujuan Pengembangan Face Recognition

Meskipun dikhawatirkan teknologi ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak diinginkan, tetapi tujuan dikembangkannya teknologi ini adalah karena semenjak pandemi COVID-19 berlangsung, banyak warga yang mulai mengenakan masker. Sehingga beberapa teknologi face recognition sulit mengenal orang-orang yang menggunakan masker.

Dapat Membantu Pihak Berwajib Israel Melaksanakan PSBB dan Karantina Diri

Selain untuk mengenali orang dibalik masker, teknologi ini juga mampu membantu pihak otoriter Israel dalam pelaksanaan PSBB atau karantina diri.

Corsight AI mengatakan teknologi face recognition ini dapat memberikan peringatan bagi pelanggar yang keluar ke tempat umum selama masa karantina. Jika ada pelanggar yang mengenakan masker dan dinyatakan positif COVID-19, maka teknologi ini akan mengirimkan data tersebut ke pusat.

Setelah teknologi face recognition ini berhasil dikembangkan, rencananya akan dipasangkan di tempat-tempat umum serta instansi lainnya di dunia. Tentunya Israel bukan negara pertama yang mengembangkan teknologi ini. Pada bulan Maret lalu, perusahaan asal China, Hanwang Technology, telah menciptakan teknologi yang mampu mengenali orang di balik masker.

Diharapkan juga teknologi face recognition yang telah di kembangkan di Israel ini mampu mempermudah kegiatan PSBB di seluruh dunia.