Mantul! Admin Website Komik Bajakan Shonen Jump di China Terancam Pidana

Avatar
Admin Website Komik Bajakan Shonen Jump

Sebuah website manga online yang menyediakan manga bajakan Weekly Shonen Jump di China harus menelan pil pahit. Hal itu dikarenakan pendiri serta admin dari website manga bajakan Weekly Shonen Jump itu terancam hukuman penjara. Sebab sang admin secara ilegal telah meng-upload komik tersebut ke website-nya itu.

Bahkan tidak main-main, publisher dari Weekly Shonen Jump itu mampu memberi hukuman setimpal meski keduanya ada di negara yang berbeda.

Admin Website Komik Bajakan Shonen Jump Diberi Hukuman 3 Tahun Penjara

Seperti yang dirilis oleh soranews24, pendiri serta admin dari situs manga bajakan Weekly Shonen Jump itu telah di pidana dan dijatuhi hukuman setimpal. Yaitu hukuman penjara serta denda yang harganya bukan main. Shueisha, publisher Weekly Shonen Jump menyatakan bahwa dirinya telah menjatuhi hukuman itu secara langsung pada pelaku pada hari Selasa lalu.

Sebelumnya, pelaku telah menjalankan beberapa website ilegal yang berisikan komik-komik bajakan keluaran dari Shueisha sejak tahun 2013. Parahnya, komik-komik tersebut telah dia upload sebelum rilis resmi komik Weekly Shonen Jump di Jepang. Shueisha menambahkan website pelaku telah dipasangi sponsor berbayar yang juga ditemui 400.000 pengguna yang juga merugikan perusahaan serta pencipta komik itu.

Akibatnya, pelaku harus dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun penjara serta denda sebesar 80.000 yuan atau sekitar 173 juta rupiah. Pelaku juga telah menulis surat permohonan maaf kepada publisher Weekly Shonen Jump.

Weekly Shonen Jump adalah seri manga yang sangat populer tidak di Jepang saja, tetapi juga di seluruh dunia. Komik ini terkenal dengan beberap judul-judul populer lainnya seperti One Piece dan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba.

Hukum Media Jepang Yang Sangat Ketat

Dilihat dari kasus itu, ada yang unik dimana hukum yang berlaku di Jepang bisa langsung berlaku untuk negara lainnya seperti China. Jepang memang terkenal kejam dalam hal media bajakan yang disebarkan secara ilegal, terutama jika sampai ke luar negeri.

Tidak sedikit juga orang-orang yang tidak kapok dari teguran-teguran yang telah diberikan oleh publisher manga di Jepang. Weekly Shonen Jump bukanlah satu-satunya produk media yang dilindungi, tetapi juga media-media pertelevisian, film dan juga anime. Aset-aset media itulah yang sangat dilindungi oleh Jepang demi mendukung publisher serta penciptanya.