Melalui negosiasi yang cukup panjang, akhirnya pada hari Rabu (9/12) lalu perusahaan teknologi asal Jepang, yakni Sony, resmi melakukan akuisisi terhadap layanan video on demand khusus anime, Crunchyroll.

Akuisisi senilai 1,175 miliar dolar AS secara tunai

sony akuisisi crunchyroll funimation
Ilustrasi negosiasi Funimation-Sony dengan Crunchyroll | FOTO: Istimewa

Mengutip dari rilis pers yang diterbitkan Sony Pictures, pihaknya akan mencaplok layanan on-demand tersebut dengan nominal yang cukup fair, yakni senilai 1,175 miliar dolar AS.

Yang lebih menarik, transaksi yang paling menarik dalam sejarah layanan on-demand tersebut akan diselesaikan secara tunai. Akuisisi tersebut akan dilakukan jelang penutupan negosiasi tersebut.

Tinggal menunggu waktu hingga persetujuan dari pihak regulator di Amerika Serikat untuk menyatukan kedua layanan on-demand anime, Crunchyroll dan Funimation, dalam kesatuan yang utuh.

Crunchyroll: “Kami siap dengan perjalanan baru ini”

General Manager Crunchyroll, Joanne Waage dalam rilis pers yang berbeda mengakui bahwa mereka turut bersemangat dalam tahapan akuisisi tersebut. “Kami sangat bersemangat untuk memulai perjalanan baru ini,” ungkap Joanne.

Dengan penggemar yang terdiri dari tiga juta pelanggan, lima puluh juta pengikut di media sosial, serta sembilan puluh juta user terdaftar, menjadikan nilai lebih bagi Crunchyroll dalam mendorong industri anime Jepang kedalam fenomena global.

“Mengkombinasikan kekuatan dari brand Crunchyroll dan kepiawaian dari tim kami secara global bersama dengan Funimation adalah prospek yang menarik, dan akan menghadirkan hasil berupa konten anime yang luar biasa,” tutur Joanne.

Merger antara Crunchyroll dan Funimation didepan mata?

sony akuisisi crunchyroll funimation
Logo Funimation dan Crunchyroll

Sejak bulan Agustus lalu, berita penjualan Crunchyroll kepada Sony oleh AT&T telah menuai spekulasi diantara banyak penggemar anime di seluruh dunia. Negosiasi harga yang cukup sengit antara AT&T sebagai penjual dan Sony sebagai pembeli cukup menarik perhatian.

Crunchyroll, yang pada awalnya diberi harga 1,5 miliar dolar AS oleh AT&T, ditolak secara ‘mentah’ oleh Sony. Harga tersebut tak sebanding dengan dengan nilai valuasi layanan per-pelanggan yang senilai 500 dolar AS/pelanggan.

Negosiasi tak berhenti sampai disitu. Pada akhir Oktober lalu, Sony sempat menyepakati akuisisi Crunchyroll senilai 957 juta dolar AS. Estimasi tersebut cukup berbeda dengan harga yang ditawarkan pada awal negosiasi.

Namun kini, negosiasi telah usai dan membuahkan hasil. Tinggal menunggu waktu saja sebelum akuisisi, kemudian merger antara kedua layanan tersebut dimulai. Lantas, apa yang akan terjadi setelah akuisisi serta merger tersebut berlangsung?

Makin pengaruhi industri, bakal hadapi Netflix

sony akuisisi crunchyroll funimation
Persaingan ketat antara kongsi Funimation-Crunchyroll melawan Netflix, hanya menghitung waktu

Mengutip situs Polygondengan transaksi Sony dengan AT&T ini secara pasti akan meningkatkan portofolio perusahaan teknologi raksasa Sony dalam bidang layanan dan produksi anime.

Sony bahkan berkeinginan untuk meraih cuan dari perkembangan konten anime di luar negeri, dimana keuntungan perusahaan dalam bidang tersebut dalam periode 2017-2018 berhasil meraih hampir setengah dari pendapatan total industri anime di Jepang, yakni senilai 19 miliar dolar AS.

Perusahaan yang turut memproduksi Playstation 5 tersebut sebenarnya telah lama mempengaruhi industri anime. Di tahun 1995, Sony Music Entertainment Japan mendirikan Aniplex, sebuah perusahaan yang mengelola produksi anime serta musik. Sepuluh tahun kmeudian, anak perusahaan tersebut mulai membentuk studio animasinya sendiri yakni A-1 Pictures.

Tak hanya itu, nampaknya Sony akan berhadapan langsung dengan lawan yang cukup kuat di ranah on-demand, yakni Netflix, yang beberapa minggu lalu telah mengumumkan sejumlah judul anime yang cukup banyak.

Netflix, yang telah memiliki sejumlah judul anime kenamaan dan terus menambahnya, telah meningkatkan pamornya di kalangan penggemar jejepangan. Terlebih, judul-judul anime yang telah dinantikan untuk diadaptasi seperti Gokushufudou, High-Rise Invasion, Godzilla Singular Point, Yasukehingga Thermae Romae telah dipastikan hadir di Netflix tahun depan.

Crunchyroll, bersama dengan Sony, kemungkinan besar harus menyiapkan langkah lebih kreatif dalam waktu dekat guna menghadapi Netflix di kancah internasional. Contohnya, melakukan ekspansi ke negara-negara di Asia Tenggara, hingga menghadirkan anime adaptasi yang dinanti oleh para penggemar.

Tentang Crunchyroll

Anime Legal
FOTO: Crunnchyroll, 2018

Crunchyroll merupakan layanan streaming anime legal yang dipegang oleh WarnerMedia, anak usaha dari AT&T. Layanan ini merupakan layanan konten anime yang paling terkemuka di dunia.

Selain judul-judul anime yang banyak dan lengkap, kecepatan update anime dari layanan streaming ini tidak diragukan lagi cepatnya.

Crunchyroll juga tidak hanya menyediakan layanan streaming anime, tetapi juga ada layanan membaca manga, dan bahkan mereka memproduksi anime original di bawah produksi mereka yang saat ini tengah tayang, yaitu The God of Highschool.

Untuk bisa menikmati layanan dari Crunchyroll, kamu harus merogoh kocek sebesar 7,99 US Dollar atau setara dengan 116 ribu rupiah. Tentu dengan membayar uang sebesar itu kamu akan mendapatkan akun premium Crunchyroll dengan durasi berlangganan satu bulan.

Nawala Karsa NK Kurio