Sejak bulan Juni India telah memblokir setidaknya sebanyak 59 sampai 188 aplikasi asal Tiongkok termasuk PUBG Mobile atas dugaan pencurian data. Mendengar kabar tersebut, PUBG Corp memutus kontrak Tencent Games sebagai publisher game tersebut.

PUBG Tidak Membawa Nama Publisher Tencent Games di India

Dikutip dari CNBC Indonesia, PUBG Corp perusahaan asal Korea Selatan yang memegang hak cipta PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) telah memutuskan untuk tidak menggunakan Tencent Games sebagai publisher di negara India.

“PUBG Corporation memahami sepenuhnya dan menghormati tindakan yang diambil pemerintah India karena masalah privasi dan keamanan data pemain adalah prioritas perusahaan,” ujar PUBG Corp dalam keterangan resminya.

Sebagai gantinya, PUBG Corp mengambil alih semua tanggung jawab sebagai publisher di India. Walau demikian, tidak diketahui pasti apakah tindakan ini akan mempengaruhi hubungan kedua korporasi tersebut dalam bisnis lain.

PUBG Corp juga menambahkan bahwa pihaknya berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah India. Pihaknya berharap mereka dapat menemukan solusinya. Ini bertujuan agar game ponsel battle royale tersebut bisa dimainkan lagi di negeri Bollywood tersebut.

“Saat ini perusahaan mencari cara untuk memberikan pengalaman PUBG sendiri untuk India dalam waktu dekat, perusahaan berkomitmen melakukannya dengan mempertahankan lingkungan permainan yang terlokalisasi dan sehat untuk para penggemarnya,” tambahnya.

Menurut lembaga riset Sensor Tower, game PUBG Mobile setidaknya telah diunduh sebanyak 600 juta kali. 24 persen diantaranya didominasi oleh pengguna asal India.

India Memblokir Aplikasi-Aplikasi Asal Tiongkok atas Dugaan Pencurian Data

Pada bulan Juni lalu, pemerintah India resmi memblokir setidaknya 59 aplikasi asal Tiongkok. Salah satunya adalah PUBG Mobile yang dirilis oleh Tencent Games. Pemblokiran tersebut tercatat dimulai per hari Senin (29/6) malam waktu setempat.

Berdasarkan rilisan pers dari Kementerian Teknologi Informasi mengatakan bahwa pemerintah pusat India telah memblokir aplikasi-aplikasi tersebut. Hal ini berdasarkan dugaan mencuri dan memanfaatkan data penggunanya, seperti aktivitas hingga data pribadi pengguna.

Pengembang Asal India Memanfaatkan Momen Tersebut Dengan Merilis Versi Bootleg-nya

pabje, pubg mobile bootleg asal India

Pengembang asal India One-Touch Games merilis versi bootleg game battle royale tersebut bernama PABJE, yang merupakan kepanjangan dari Player And BattleJung Ends.

Dari namanya saja sudah jelas bahwa game tersebut “terinspirasi” dari game PUBG Mobile, dengan grafis seadanya dan iklan yang tidak terkendali sontak menjadi bahan perbincangan netizen.

https://www.facebook.com/Dimas.Ramadhansyah/videos/3555430247810213/

Seperti yang dilakukan oleh akun Facebook Dimas Al Ramadhansyah yang mengunggah video review singkat dan pengalaman dirinya memainkan game ponsel tersebut.

Nawala Karsa NK Kurio