Tiga Perangkat Penyelamat Ini Bisa Memperkuat Sinyal Wifi Kamu!

Ketika kamu tiba-tiba terputus saat rapat online, berarti koneksi internetmu sedang tidak baik-baik saja. Berikut rekomendasi perangkat yang bisa kamu coba!

Adi Styadi
memperkuat sinyal wifi
Tiga perangkat untuk memperkuat sinyal wifi kamu (Sumber: Freepik.com/jcomp)

Sejak dua tahun kemarin, penggunaan internet semakin relevan karena pembatasan jarak dan sosial. Orang-orang membutuhkan koneksi supaya terhubung secara daring. Banyak yang akhirnya bertanya-tanya, bagaimana cara untuk memperkuat sinyal WiFi?

Teknologi WiFi, dibaca sebagai waifai, adalah protokol hubungan internet nirkabel (tanpa kabel).

Perangkat dengan fungsi WiFi ini saling berkomunikasi menggunakan gelombang radio, dan jadi salah satu metode paling populer untuk terhubung ke internet.

Seperti halnya Televisi dan Radio, faktor-faktor eksternal dari kedua perangkat tersebut juga memiliki pengaruh terhadap kelancaran sambungan.

Beberapa material bangunan, memiliki pengaruhnya sendiri terhadap sinyal radio yang Router pancarkan.

Ada material yang memantulkan sinyal, menahan, hingga benar-benar mengurangi bandwith sinyal untuk terhubung dengan jaringan.

Ketika Kamar Masuk Dead Zone, Bagaimana Cara Memperkuat Sinyal WiFi?

memperkuat sinyal wifi
Simulasi sebaran sinyal WiFi yang semakin lemah karena terhalang material | FOTO: Youtube/Verge Science

Mungkin kamu pernah merasa kalau sinyal internet terasa lemah di salah satu kamar rumahmu?

Itulah yang terjadi ketika sinyal radio WiFi tidak bisa mengirim dan menerima data dari perangkat yang kamu gunakan.

Alternatif dari masalah ini adalah menempatkan Router di tempat strategis. Namun, untuk beberapa rumah dengan ukuran yang lebih besar.

Mau tidak mau, perlu perangkat tambahan untuk mengatasi dead zone ini.

Berikut Nawala Karsa merangkum solusi untuk mengatasi dead zone, dan memperkuat sinyal WiFi.

1. Upgrade Router

memperkuat sinyal wifi
Contoh Router WiFi | FOTO: Cnet

Dasarnya, Router memang dibutuhkan agar komputer bisa terhubung dengan penyedia layanan internet. Router ini juga sudah kita dapat ketika pertama kali memasang internet di rumah.

Akan tetapi, masing-masing Router juga punya ‘kasta’ sendiri, tergantung dengan kemampuan dan teknologi yang perangkat ini miliki.

Di marketplace digital, Router dijual dengan harga beragam, Mulai dari dua ratus ribu rupiah, dan bahkan mencapai empat juta rupiah. Contoh saja D-Link 5300 MU-MIMO, router seharga empat jutaan yang pernah direview oleh David dari Gadgetin.

Walau fungsinya sama, Router yang lebih canggih unggul dalam koneksi. Perangkat ini bisa menampung lebih banyak device yang terkoneksi dengan internet.

Ada juga pengaturan khusus untuk mengatur perangkat mana yang akan mendapatkan koneksi prioritas. Namun, tidak semua orang punya dana untuk membeli Router canggih seperti itu.

Nawala Karsa merekomendasikan cakupan harga antara Rp 300 ribu, hingga Rp 500 ribu. Jangan lupa untuk menaruhnya di lokasi strategis rumah, yaitu di tengah-tengah ruangan.

Kemudian, perangkat ini tidak boleh terlalu dekat dengan perangkat yang mengeluarkan gelombang magnet seperti oven.

2. Pakai Extender atau Repeater

memperkuat sinyal wifi
Xiaomi WiFi extender, salah satu tipe yang banyak beredar di pasaran | FOTO: Xiaomi Indonesia

Ini adalah solusi paling terjangkau yang bisa kamu gunakan. Seperti namanya, WiFi Extender berfungsi sebagai perangkat yang bisa memperpanjang jangkauan sinyal radio dari Router.

Kurang lebih, perangkat yang satu ini memiliki cara kerja yang mirip seperti menara sinyal yang biasa kita temukan di daerah-daerah.

Selain murah, cara ini juga relatif cepat dan mudah untuk diinstal. Setelah memasang perangkat extender ke tempat yang terjangkau sinyal router, kamu tinggal menghubungkannya dengan sinyal WiFi yang ingin kamu perkuat.

Merek-merek terkenal seperti Xiaomi juga sudah menjual extender mereka, dan dapat diatur dengan mudah lewat aplikasi ponsel.

Sayangnya, extender WiFi biasanya cenderung akan mengurangi kecepatan dari Router utama, apalagi ketika dipakai untuk memperpanjang jarak extender lainnya.

Di marketplace digital, extender ini biasa dijual dengan harga mulai Rp 150.000 hingga Rp 300.000 ke atas.

3. Mesh WiFi

Agak-agak mirip seperti extender. Mesh berfungsi untuk memperkuat sinyal WiFi Router utama, dan digunakan untuk menutupi area-area yang tidak terjamah sinyal, alias dead zone.

Bedanya, ada pada teknologi yang network ini gunakan. Biasanya, Mesh WiFi terbagi dalam beberapa ‘node’ yang berperan sebagai checkpoint jaringan, dan dapat berkomunikasi dua arah dengan perangkat dan router.

Perbedaan mesh-network wifi dengan router biasa | FOTO: Hellotech.com

Teknologi ini berbeda dengan extender biasa yang hanya menghubungkan satu arah antara perangkat ke router, atau router ke perangkat.

Node Mesh WiFi juga dapat menyesuaikan sinyal otomatis, sesuai dengan seberapa dekat perangkat dengan masing-masing Node.

Hal ini tidak bisa dipakai extender yang harus diatur secara manual oleh user.

Sayangnya, dengan harga yang lebih mahal dibanding dua opsi sebelumnya, Mesh WiFi baru worth ketika digunakan untuk gedung besar, dengan kebutuhan jaringan internet yang penting.

Contoh wujud perangkat mesh-network wifi | FOTO: tp-link

Kamu bisa membeli Mesh WiFi dengan harga Rp 700.000 hingga Rp 4 Juta, tergantung merek, dan jumlah Node yang kamu butuhkan.

WiFi Lancar, Kesehatan Mental Terjaga

Saking umumnya istilah WiFi dan penggunaan internet jaman sekarang, orang-orang lupa dengan berbagai keterbatasan yang bisa saja terjadi sehari-hari.

Beberapa faktor yang mempengaruhi sinyal WiFi antara lain adalah kualitas Router, jarak dan jumlah perangkat, sekaligus material bangunan yang menghalangi proses pengiriman sinyal radio.

Ketika kamar atau ruang kerjamu tidak terjangkau sinyal WiFi, ada beberapa solusi yang bisa kamu coba untuk mengatasi ini!

Kamu bisa mulai dengan mengubah posisi Router, atau menggantinya dengan perangkat yang lebih canggih.

Selain itu, kamu juga bisa membeli WiFi Extender, yang dapat me-relay sinyal untuk cakupan yang lebih luas.

Solusi terbaik (dan paling mahal juga) adalah menggunakan teknologi Mesh Network WiFi, yang saling menghubungkan sinyal dalam jaringan masing-masing Node.

Semoga saja setelah tips ini kamu nggak usah pusing dengan sinyal WiFi yang tiba-tiba hilang! Simak lebih banyak Tips dan trik lain dari Nawala Karsa, seperti cara merestore file yang terhapus di Android, atau rekomendasi aplikasi untuk edit video.