Meskipun pandemi di tanah air belum terbilang berakhir, beberapa kegiatan tetap terus terjalankan selang paruh 2021 ini. Terutama dari festival budaya luar negeri, seperti yang saat ini berlangsung selama seminggu, yaitu Bunkasai XIV Universitas Riau 2021.

Acara tersebut melibatkan sejumlah kegiatan pertukaran budaya Jepang, termasuk tradisional dan modern. Dalam hari pertama pelaksanaan Bunkasai UNRI ini, bagaimana harapan dan ekspetasi yang ingin tercapai oleh panitia acara tersebut nantinya?

Bunkasai XIV UNRI 2021, mengikuti prokes pandemi

Lewat kanal resmi untuk event Bunkasai 2021, telah terlaksana hari pertama untuk acara dari Bunkasai UNRI 2021. Acara ini merupakan sebuah pertunjukan budaya, khususnya dari negeri sakura, yang akan digelar antara Senin (31/5) hingga Sabtu (6/5).

NawaReaders dapat menyaksikan acara tersebut langsung ke Universitas Riau sendiri untuk lomba, atau lewat kanal resmi YouTube Bunkasai UNRI untuk beberapa kegiatan tertentu.

Festival tersebut adalah hasil pemrakarsa dan kerjasama dari komunitas mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Riau (PBJ UNRI). Beberapa tamu yang hadir dalam pembukaan tersebut meliputi staf pengajar dari Universitas Riau, termasuk wakil dekan PBJ UNRI. Hadir pula dalam pembukaan tersebut, perwakilan konsulat Jepang untuk Indonesia yang hadir lewat video conference.

Acara budaya Jepang tersebut berjalan selama seminggu di Universitas Riau, Pekanbaru, secara daring untuk keseluruhan kegiatan festival, mengikuti protokol kesehatan pencegahan pandemi CoVID-19. Untuk tema pada Bunkasai XIV 2021 ini mengangkat tajuk utamanya, yaitu “Kibou, Hopes Under The Moonlight”.

Ragam acara Bunkasai XIV Riau 2021, boleh ikut daring!

Dalam acara Bunkasai tersebut, ada ragam acara yang boleh ikut partisipasi oleh para pengunjung, baik dalam lingkungan Universitas Riau maupun luar provinsi melalui daring.

Ambil contoh, beberapa kegiatan yang akan dillombakan meliputi Cerita bergambar, Kanji Challenge, Rangking 1, dan lain sebagainya.

Untuk mahasiswa UNRI dan sekitar Pekanbaru yang ingin berpartisipasi dalam eventnya, juga tersedia beberapa kontes dalam festivalnya. Beberapa kegiatan tersebut antara lain: Manga Contest, Seiyuu Contest, dan Singing Contest.

Untuk kegiatan beberapa hari kedepan, sejumlah tamu akan hadir untuk memeriahkan acara ini. Tidak terkecuali, kehadiran seorang virtual YouTuber Indonesia terkemuka, Evelyn, yang akan muncul nantinya secara daring.

“Di balik putus keasaan, ada segenggam harapan”

Ketua Pelaksana dari festival Bunkasai XIV UNRI 2021, Rafi Putra Diafi, mengatakan sepatah dua kata dalam sambutan pembukanya mengenai acara tersebut.

“Acara Bunkasai ini telah berjalan selama 14 tahun,” ujar Rafi, “namun imbas dari keadaan pandemi yang tidak pasti ini memaksakan untuk acaranya serba daring. Tidak terkecuali, penggelaran dari acara Bunkasai XIV ini.”

Bagi Rafi, konsep dari festival budaya Jepang tersebut berlandas kepada sebuah konteks yang sarat dengan harapan. “Di balik keputusasaan, ada pula secercah harapan. Harapan agar kita bisa lebih baik lagi. Itulah sebabnya, Kami mengangkat tema, ‘Kibou’, yaitu harapan,” tutur Rafi

Harapan Rafi kepada festival Bunkasai XIV Riau ini, lanjutnya, bahwa meskipun festival akan berjalan daring, acara ini mampu mengumpulkan banyak khalayak yang menghadirinya.

Audiens yang panitia harapkan tidak cuma yang bermukim di Sumatera, melainkan mereka yang di luar provinsi tersebut, yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Lebih dari tiga ratus peserta lomba

pembukaan simbolis bunkasai unri 2021
Pembukaan simbolis Bunkasai XIV UNRI 2021 pada Senin (31/5) lalu.

Lanjut Rafi, untuk lomba yang akan terselenggarakan secara daring terbuka untuk seluruh siswa SMA sederajat dan mahasiswa di Indonesia.

Total peserta online yang terdaftar telah mencapai 333 orang, yang terbagi atas 32 dari SMA sederajat, 26 dari universitas, dan sebagian besar berasal dari kalangan umum. 88 Daerah se-Indonesia.

Satu peserta lomba tercatat bahwa akan mengikuti lomba secara online, yang kini tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Melalui data ini, Bunkasai secara daring ini pun menjangkau pula kepada luar Indonesia, terutama di negeri jiran, Malaysia.

“Bunkasai XIV Riau semoga membawa harapan terbaik”

Dalam penutupan sambutannya, Rafi berharap agar kedepannya semoga acara ini bisa tercapai oleh banyak audiens mancanegara. Tidak cuma acara tersebut bisa disimak oleh penonton yang berasal dari dalam negeri saja.

Harapan buat peserta, tutup Rafi, agar memberikan yang terbaik pada saat lomba berlangsung. Ia juga mengharapkan agar acara ini mampu menghadirkan konten-konten yang akan menghibur para audiens, baik di dalam lingkungan sivitas universitas maupun daring.

Nawala Karsa NK Kurio