Beranda » Regional » Gelut! Member Javanese Society Ciduk dan Baku Hantam dengan Tukang Report

Gelut! Member Javanese Society Ciduk dan Baku Hantam dengan Tukang Report

Setelah sempat viralnya seorang netizen yang melakukan report massal suatu grup Facebook yang mengakibatkan hampir semua grup di sosial media tersebut bersembunyi/mengubah privasi grup. Kini muncul lagi peristiwa serupa.

Namun bedanya jika yang terdahulu pertemuan antara pelaku dan orang yang niat mencari pelaku berjalan dengan kondusif dan berakhir dengan surat bermaterai Rp. 6.000. Kali ini tanpa basa basi sang pelaku langsung mendapat ‘bogem mentah’.

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Bayu Genta, video tersebut memperlihatkan pertemuan antara salah satu anggota grup Facebook bernama Javanese Society dan seseorang yang diketahui adalah pelaku yang membuat grup tersebut lenyap bak ditelan bumi.

UPDATE: Video tersebut telah dihapus.

Pada bagian awal video, seorang pria yang diketahui adalah anggota grup Facebook bernama Javenese Society memperlihatkan stories Instagram milik pelaku yang bernada menantang.

Lalu pria tersebut langsung memberikan ‘bogem mentah’ tidak lama setelah memperlihatkan isi stories Instagram milik pelaku.

Perkelahian sempat dilerai dan pelaku dibawa ke luar rumah makan kemudian lanjut mengeroyok pelaku. Namun perkelahian tersebut tidak berlangsung lama setelah beberapa warga setempat mendatangi mereka.

Warga yang berada tidak jauh dari lokasi perkelahian langsung melerai pria tersebut yang membabi buta memukuli pelaku.

Dikarenakan situasi semakin memanas, warga langsung memisahkan sang pelaku dengan membawanya menggunakan sepeda motor warga.

Tidak lama setelah perkelahian tersebut, sang pria yang memukuli pelaku langsung menceritakan kronologi penyebab mengapa ia memberi banyak ‘bogem mentah’ pada pelaku.

Pria tersebut menjelaskan bahwa pelaku yang diketahui bernama Syahrul adalah dalang dibalik menghilangnya grup Facebook bernama Javanese Society.

Dia juga menjelaskan bahwa pelaku merupakan anggota dari Grup atau Fan Page bernama Indonesian Reporting dan Srimulat Reporting.

Grup tersebut diketahui bertugas me-report suatu grup atau Fan Page Facebook menggunakan semacam bot dengan tujuan grup atau Fan Page tersebut dihapus oleh pihak Facebook.

Diungkap juga bahwa pelaku tidak hanya mengincar grup Facebook Javanese Society, grup besar lain pun tidak luput menjadi sasaran pelaku seperti SLB (Sekolah Luar Biasa).

Mengenal Grup Facebook Javanese Society

sampul grup javanese society
Gambar sampul pada grup Javanese Society di Facebook

Singkatnya Javanese Society adalah grup Facebook yang menyediakan konten-konten seperti meme sampai shitposting. Namun bedanya grup tersebut hanya menyediakan konten berbahasa Jawa saja.

Loading...