Mahasiswa KKN UPN Jatim Ajak Ibu-Ibu Desa Kembangsri Cegah Stunting

Mahasiswa KKN Terpadu dari UPN Veteran Jawa Timur lakukan sosialisasi pencegahan Stunting kepada Ibu-Ibu di Desa Kembangsri

Naufal Alfarizy
Mahasiswa KKN Stunting Desa Kembangsri 00Mahasiswa KKN Stunting Desa Kembangsri

Mahasiswa KKN Terpadu kelompok 104 dari UPN Jawa Timur mengajak ibu yang memiliki balita dalam upaya membangun desa bebas Stunting. Kegiatan ini dilakukan guna sosialisasi pentingnya pola asuh anak.

Kegiatan ini dilakukan bebarengan dengan Posyandu pada tanggal 7 Juni 2022 di desa Kembangsri. Edukasi seputar Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif.

Selain itu, terdapat upaya pencegahan Stunting dan pola asuh orang tua dalam memenuhi Gizi Balita agar terhindar dari Stunting kepada ibu dan pengasuh balita yang hadir pada posyandu.

Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut Stunting. Stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah (kerdil) dari standar usianya.

Bidan desa Kembangsri mengatakan bahwa penyuluhan stunting ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap balita dan sekaligus edukasi kepada orangtua mengenai stunting dan pencegahannya sejak dini.

Stunting merupakan kurang gizi kronik atau pendek karena kegagalan pertumbuhan. Salah satu faktor penyebab stunting yaitu berat badan lahir, faktor ekonomi, dan tingkat Pendidikan. Pencegahannya dengan pola makan, pola asuh, sanitasi dan akses air bersih.

Dalam kegiatan Mahasiswa KKN Terpadu dalam pencegahan Stunting, salah satu warga merasa terbantu dan sangat berantusias untuk mengikuti kegiatan ini. Warga itu merasa terbantu untuk memantau dan mengawal pertumbuhan buah hatinya.