Broadcasted by Galau Jikan FM

Harga BBM Kembali Naik, Pertalite Capai Rp 10.000 Per Liter!

Harga BBM kembali meningkat, yang terbaru, terjadi kenaikan harga per 3 September 2022. Apa alasan naiknya harga BBM kali ini?

Harga BBM mengalami peningkatan
Sumber foto: Mitrapost

Harga BBM kembali naik! Terbaru, pemerintah mengumumkan bahwa harga BBM per Sabtu (3/9) lalu dipastikan naik pada pukul 14.30 WIB.

Mengenai peningkatan harga BBM ini, ada beberapa kenaikan harga pada beberapa jenis bahan bakar.

Apa saja bahan bakar yang mengalami peningkatan harga? Apa alasannya? Artikel ini akan mengulas hal tersebut.

Peningkatan Harga pada Beberapa Jenis BBM

Beberapa jenis BBM mengalami peningkatan harga
Sumber foto: Tempo

Pada Sabtu (3/9), harga BBM secara resmi mengalami kenaikan per pukul 14.30. Ada beberapa jenis bahan bakar yang mengalami peningkatan, seperti pertalite, solar, dan pertamax.

Untuk angkanya, pertalite mengalami peningkatan harga dari Rp 7,650 per liter menjadi Rp 10,000 per liter.

Selanjutnya, solar mengalami peningkatan harga dari Rp 5,150 per liter menjadi Rp 6,800 per liter.

Untuk pertamax, yang mengalami peningkatan harga adalah pertamax non subsidi, dari Rp 12,500 per liter menjadi Rp 14,500. per liter.

Jokowi Akui Peningkatan Harga Tidak Terjadi Secara Mendadak

Meskipun demikian, peningkatan harga ini tidak terjadi secara mendadak. Sebelumnya, presiden Joko Widodo sempat memberi sinyal akan meningkatkan harga beberapa jenis BBM.

Bahkan, sebelumnya sempat beredar kabar bahwa peningkatan harga BBM akan terjadi pada Kamis (1/9), namun hal itu urung terjadi.

Hal ini juga sempat menyebabkan penumpukan masyarakat pada hari Rabu (31/8), di pom bensin pelbagai kota.

Kebanyakan masyarakat hendak membeli bahan bakar sebelum harga mengalami kenaikan.

Subsidi BBM Dialihkan ke Bantuan Sosial

Presiden Joko Widodo umumkan peningkatan harga BBM
Sumber foto: Setkab.go.id

Mengenai harga beberapa jenis BBM yang naik, salah satu alasannya adalah Presiden Joko Widodo hendak mengalihkan sebagian dana subsidi BBM menjadi dana bantuan sosial.

Terkait bantuan sosial tersebut, menurut informasi, akan diberikan berupa dana bantuan sebesar Rp 150,000 kepada 20,65 juta keluarga. Dana tersebut, nantinya akan disalurkan sebanyak empat kali.

Selain itu, akan ada bantuan lainnya yang nantinya akan diberikan kepada pekerja di Indonesia yang mendapat penghasilanan bulanan kurang dari Rp 3,5 juta.

Mengenai bantuan kepada pekerja tersebut, jumlah adalah Rp 600 ribu per orang dan rencananya akan diserahkan pada sekitar 16 juta pekerja.

Selain dua bantuan tersebut, nantinya aka nada juga subsidi transportasi. Bantuan ini, nantinya akan digunakan untuk membantu transportasi umum, ojek, dan nelayan.

Presiden Joko Widodo juga menyempaikan pendapatnya soal kenaikan harga BBM akibat subsidi yang dialihkan menjadi bantuan sosial.

“Saya berharap agar bantuan sosial yang diberikan pemerintah ini dapat meringankan beban masyarakat yang dihadapkan pada tekanan pelbagai kenaikan harga”, ujar Presiden Joko Widodo.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.