Broadcasted by Galau Jikan FM

Terjadi Gempa Bumi di Cianjur, Begini Rangkuman Fakta Terkininya!

Sejumlah rangkuman informasi tentang gempa Cianjur yang perlu disimak!

Seno Triadi
gempa cianjur 2022
Gempa berkekuatan M5.6 menyebabkan sejumlah penduduk Kecamatan Cianjur menjadi korban, tak terhitung infrastruktur terdampak. | FOTO: Info BMKG, EPA via NewsBFM, Tanyarl | EDIT: Seno Triadi

Masyarakat Indonesia diguncang gempa lagi tak lama setelah gempa bumi terakhir di Sulawesi Utara, Juni lalu.

Belum lama ini pada Senin (21/11), sebuah gempa jenis tektonik terjadi pada pukul 13:21 WIB, dengan titik gempa 10 km dari Cianjur, Jawa Barat.

Gempa ini dirasakan sebagian besar wilayah administrasi Jabar, dan tak terkecuali di ibukota Jakarta, dengan Magnitudo 5.6 (M5.6), meskipun tidak berpotensi tsunami.

Sejumlah informasi resmi diberitakan oleh sirkulasi media resmi nasional, bahkan hingga artikel ini diangkat kabar ini masih terus berdatangan baik daring maupun luring.

Tak luput juga, warganet pun memberitakan gempa tersebut melalui sejumlah kanal media sosialnya, bahkan menghubungi sanak saudaranya melalui platform Messaging seperti WhatsApp Messenger.

Sebenarnya, apa saja sejumlah fakta terkumpul dari Gempa Bumi Cianjur yang terjadi pada penghujung 2022 ini?

Titik Gempa Dekat Sejumlah Kabupaten Jawa Barat

gempa susulan
Data terkini gempa susulan di episenter Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (22/11) pukul 17:00 WIB. | FOTO: Twitter/@infoBMKG | EDIT: Seno Triadi

Mulai dari fakta pertama, gempa bumi di Cianjur tahun 2022 ini terasa di sejumlah kabupaten, tentunya yang paling dirasakan di mayoritas wilayah Kabupaten Cianjur.

Jenis gempa bumi dengan tektonik kerak dangkal tersebut terasa di sejumlah wilayah dalam provinsi Jawa Barat, termasuk Sukabumi, Lebak dan Bogor.

Hingga kabar ini diangkat, tercatat 145 kali gempa susulan dan guncangan masih terjadi di kawasan Kabupaten Cianjur, dengan rerata Magnitudo 2.6.

Warganet Laporkan Terlebih Dulu Secara Daring

dampak gempa
Sejumlah infrastruktur terdampak gempa bumi di Cianjur, Senin (21/11) lalu. | FOTO: Daily Sabah | EDIT: Seno Triadi

Kejadian gempa tersebut sampai membuat warganet menulis cuitan di media sosial saat gempa berlangsung hingga 10 menit.

Beberapa juga membagikan informasi terkait gempa di Cianjur Senin lalu, terutama di jagat Twitter dimana akun BMKG diramaikan oleh sejumlah netizen kala bencana itu terjadi.

Berdasarkan pantauan Nawala Karsa di media sosial, beberapa gambar dan video perlihatkan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi Cianjur, Senin (21/11) tersebut, merefleksikan betapa besarnya kerugian yang disebabkan gempa tersebut.

Terasa Sampai Jakarta!

jakarta gempa
Kawasan bisnis di Jakarta dikejutkan dengan getaran gempa pada Senin (21/11), pukul 13:21 WIB lalu (kiri), dimana sebuah fasilitas hotel di ibukota juga terdampak (kanan) | FOTO: Twitter/@mailani05, @joetaone | EDIT: Seno Triadi

Meskipun dengan Magnitudo kisaran 5, gempa tersebut sampai terasa getarannya di sejumlah wilayah di Jakarta.

Sebagian besar netizen yang tinggal di wilayah Jabodetabek melaporkan gempa bumi di Cianjur itu lewat media sosialnya masing-masing, 

Salah satu warganet yang diketahui bernama Joe mengunggah rekaman video dari kolam renang Hotel Marriot, Jakarta, yang menampakkan guncangan air akibat gempa yang terjadi di lantai atas hotel tersebut. 

Sesar Cimandiri Salah Satu Faktor Pemicu Gempa Bumi?

reruntuhan sekolah
Rata dengan tanah, sebagian besar fasilitas masyarakat dan sekolah di Cianjur ikut terdampak gempa. | FOTO: Twitter/@infoBMKG | EDIT: Seno Triadi

Gempa Cianjur 2022 ini diduga disebabkan oleh pergeseran dari lempeng Sesar Cimandiri, sebuah jajaran lempeng di bawah Pulau Jawa, yang membentang membagi antara segmen Pelabuhan Ratu dan Padalarang.

Melansir CNN Indonesia, penelitian yang dilakukan Iyan Haryanto dalam publikasi penelitian Teknik Geologi Universitas Padjadjaran tahun 2017, ungkapkan bahwa sesar ini terus aktif dari catatan pertamanya pada zaman kolonial Belanda.

Ratusan Meninggal, Kerugian Material Sangat Besar

korban gempa
Korban luka-luka akibat gempa masih akan bertambah, berdasarkan data BPBD Cianjur. | FOTO: Twitter/@JesWashington | EDIT: Seno Triadi

Data resmi yang didapat menurut BPBD Cianjur pada Senin (21/11) menyatakan, 162 orang meregang nyawa dan 326 luka berat atau ringan.

Kerugian secara material meliputi 2.345 rumah rusak berat, dengan 13.400 pengungsi yang sebagian besar dari zona paling terdampak gempa.

Sepuluh kecamatan terdampak gempa ini terdiri dari Kecamatan Cianjur sendiri, Pacet, Sukaresmi, Karang Tengah, Sukaluyu, Cilaku, Cibeber, Gekbrong, Warung Kondang, dan Cugenang.

Terkini, Kumparan menyebutkan bahwa berdasarkan data dari RSUD Sayang, Cianjur, pada pukul 15:44 WIB, 108 meninggal dunia dengan 534 korban masih dirawat hingga sekarang.

Dengan demikian, setelah koreksi perhitungan dari pihak resmi, jumlah resmi korban meninggal hingga saat artikel ini terbit mencapai 268 jiwa.

Langkah Pemerintah Membantu Para Korban

tentara medis
Beberapa tentara medis membantu memfasilitasi perawatan korban gempa Cianjur, Senin (21/11). | FOTO: Twitter/@JesWashington | EDIT: Seno Triadi

Hingga Selasa (22/11), Pemda Jabar menurunkan sejumlah personil dari BPBD Jabar untuk dilakukan Tanggap Darurat Cianjur melalui perwakilannya di Kabupaten tersebut.

Pendataan dan perawatan korban oleh pihak BPBD masih berlanjut, dengan koordinasi dari Pemda Pusat Jabar, dipimpin Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Langkah lebih jauh juga diambil pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tentang pembangunan infrastruktur yang rusak berat diakibatkan gempa.

Dilansir dari siaran pers Presiden RI, kala mengunjungi langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana, Presiden RI juga menginstruksikan evakuasi korban yang masih tertimbun longsor akibat bencana tersebut.

Yang Perlu Diketahui Apabila Terjadi Gempa Bumi

ridwan kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan bahwa dirinya akan terus mengkoordinasi bantuan logistik dan pendataan korban gempa Cianjur, Senin (21/11) lalu. | FOTO: Twitter/@ridwankamil | EDIT: Seno Triadi

Kejadian gempa bumi di Cianjur pada penghujung 2022 ini membukakan fakta bahwa kita benar-benar belum aman dari bencana alam yang datang tiba-tiba.

Perlu kita pelajari sejumlah langkah yang wajib diambil apabila terjadi gempa serupa dan atau bencana alam lainnya yang mungkin akan menimpa kita.

BMKG juga telah persiapkan beberapa hal penting agar dapat mencegah risiko gempa bumi saat kejadian, yang bisa dicek melalui pranala ini.

Pertama, saat terjadi gempa NawaReaders wajib melindungi diri dengan bersembunyi di bawah meja dan sebagainya, apabila berada di dalam bangunan.

Jika berada di luar, segera menghindar dari bangunan atau instalasi tinggi umpamanya gedung, tiang listrik, dan sebagainya. Jaga langkah apabila tempat berpijak berisiko terjadi patahan tanah.

Setelah durasi gempa mereda, segera tinggalkan gedung untuk menyelamatkan diri dengan tertib. Wajib turun menggunakan tangga apabila berada dalam lantai atas bangunan.

Segera telepon call center 112 untuk panggilan darurat apabila terdampak bencana gempa bumi dan sejenisnya, dan tetap berkoordinasi dengan lingkungan masing-masing NawaReaders untuk pemberitahuan lebih lanjut.

Semoga saja kita bisa terhindar dari bencana seperti gempa bumi serupa dengan Cianjur ini, yang memang sudah sering terjadi setiap harinya di Indonesia.


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.