Cegah Stunting, KKN Tematik UPN Veteran Jatim Turun ke Desa

Naufal Alfarizy
Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Desa Kembangsri Stunting

Stunting menjadi momok pertumbuhan bangsa Indonesia, karena masalah ini mengganggu perkembangan calon penerus bangsa yaitu balita dan anak.

Stunting merupakan masalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan. Dikutip dari Alodokter,  Stunting pada anak dapat mempengaruhinya dari ia kecil hingga dewasa.

Dalam jangka pendek, stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik. Bila masalah ini tidak diuraikan masalah ini menjadi kendala pada generasi mereka. 

Menghindari terjadinya Stunting memang memerlukan keterlibatan dari semua pihak, tanggung jawab ini bukan hanya untuk ibu melainkan juga membutuhkan kepekaan masyarakat sekitar demi masa depan anak bangsa.

Pada penanganan Stunting, Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur juga terlibat, lebih tepatnya pada KKN Tematik saat ini yang mulai berlangsung sejak 10 Maret 2022 dan berjalan selama 3 bulan di desa Kembangsri Kecamatan Ngoro Mojokerto.

Salah satunya adalah pendampingan posyandu dalam melaksanakan program bebas Stunting. Tim KKN Tematik ini terdiri dari Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Ilmu Komunikasi, Akuntansi, DKV, dan Administrasi Publik. 

“Kita sangat menerima bantuan kerjasama dalam pemberantasan bebas stunting,” ujar Kepala Desa Kembangsri. Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah desa dan siap bekerja sama untuk mengurangi resiko Stunting pada desa Kembangsri.

Dengan ini upaya-upaya perlu bisa dilakukan dengan mudah dan seharusnya program kerja dari UPN Veteran Jawa Timur bisa merata di seluruh wilayah desa Kembangsri dan melindungi generasi emas dari gangguan Stunting.