Bagi millenial dan generasi z, keberadaan gadget sudah terasa seperti sebuah kebutuhan primer. Namun untuk generasi sebelumnya, membiasakan diri pada suatu teknologi terbaru bukanlah hal yang mudah. Maka dari itu, para lansia akan segera mendapatkan smartphone dari Pemerintah Jepang.

Gadget Smartphone untuk Para Lansia dari Pemerintah Jepang

Shibuya salah satu distrik di Tokyo mendorong para lansia dan orang-orang tua yang masih menggunakan ponsel lipat untuk beralih ke smartphone. Pemerintah Tokyo, Jepang untuk wilayah Shibuya akan meminjamkan sekitar 3000 ponsel pintar secara gratis untuk orang-orang tua dengan umur sekitar 65 tahun ke atas.

Untuk mewujudkan program ini, pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar 365 juta yen (sekitar 40 miliar). Tidak hanya meminjamkan ponsel pintar, namun pemerintah juga akan membimbing para lansia hingga dapat mengoperasikan ponsel pintar mereka sendiri.

Tujuan Program

Dilansir dari Mainichi. Alasan dilakukannya program ini, adalah untuk membantu meningkatkan literasi digital di kalangan orang-orang tua. Manfaat dari teknologi ini, nampak ketika kejadian topan Hagibis yang menghantam Tokyo pada tahun 2019. Waktu itu, otoritas lokal menemukan bahwa orang-orang tua yang tidak memiliki ponsel pintar memiliki kesulitan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai prosedur evakuasi, dan tempat pengungsian.

Pandemi korona yang terjadi tahun ini juga menjadi alasan baru. Penduduk senior yang memiliki daya tahan tubuh lemah, akan lebih dianjurkan untuk tetap berada dalam rumah. Dengan mengetahui cara kerja ponsel pintar dan komputer, berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi pendudukan dapat dialihkan dalam bentuk digital. Ini juga memberikan pengaruh positif dalam mengurangi jumlah antrean di tempat-tempat umum.

Distrik akan memberikan bantuan berupa bimbingan penggunaan ponsel pintar dan konsultasi individu bagi penduduk senior. Selain itu, penduduk yang telah memahami cara penggunaan ponsel pintar akan disebut sebagai ‘bantuan penggunaan digital’ dan diharapkan untuk ikut membantu keberlangsungan program.

Smartphone untuk Lansia

Nantinya, dalam ponsel pintar tersebut akan dihadirkan aplikasi pencegahan bencana, aplikasi penunjang kesehatan, serta media pembayaran cashless. Nantinya pemerintah juga akan menanggung biaya penggunaan data dan panggilan, akan tetapi pembayaran yang bersifat pribadi seperti transaksi mikro akan ditanggung pribadi.

Program ini direncanakan akan berlangsung mulai bulan September, dan dilakukan selama dua tahun. Selama waktu tersebut, pemerintah berharap dapat mengumpulkan informasi kebiasaan penggunaan ponsel pintar oleh para orang tua.

Perkembangan teknologi ponsel, memang sangat memberikan manfaat besar terhadap kegiatan manusia, akan sangat menarik untuk melihat apa saja inovasi yang bisa muncul di masa depan.

Contributor
Nawala Karsa NK Kurio