Netflix baru-baru ini meluncurkan proyek Shizumanu Kibou, yang merupakan spin-off dari proyek anime garapan Masaaki Yuasa, yakni Japan Sinks 2020. Apa tujuan Netflix meluncurkan proyek tersebut?

Memberi inspirasi positif di masa yang sulit

Proyek yang diluncurkan pada tanggal 10 Juli lalu tersebut bertujuan untuk memberikan energi positif berdasarkan karakter-karakter yang muncul di seri Japan Sinks 2020.

Karakter-karakter seri tersebut, menurut Netflix, tidak pernah melupakan masa depan sekaligus harapan bahkan di masa yang sulit sekaligus.

Proyek Shizumanu Kibou sendiri akan mengarsip sejumlah musik, kalimat, gambar, sekaligus media-media lainnya yang berfokus pada seri tersebut guna menggambarkan harapan di masa depan saat masa-masa yang sulit.

Dimulai dengan lagu Rap kolaborasi

Proyek spin-off Shizumanu Kibou sendiri dimulai dengan kolaborasi dengan empat kreator. Ada pengisi suara Kaito, yakni Kensho Ono yang turut mengisi pembuka proyek tersebut dengan lagu rap kolaborasi.

Kolaborasi tersebut tak hanya diisi oleh Ono saja, melainkan musisi lain seperti Mukai Taichi, Daichi Yamamoto, sekaligus musisi virtual Kafu. mengutip dari Nijimen.

Lagu rap kolaborasi untuk spin-off Japan Sinks 2020 tersebut di-supervise oleh musisi Hip-Hop KEN THE 390, dan music video tersebut disutradarai oleh Nao Watanabe.

Memahami berharganya hal yang kita miliki sehari-hari

Saat merilis video musik perdana Shizumanu Kibou, Netflix mengutip kalimat dari Masaaki Yuasa terkait tema Japan Sinks 2020.

Yuasa, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa tema dari seri anime tersebut adalah untuk memahami seberapa berharganya hal-hal yang kita miliki dalam kehidupan sehari-hari setelah kita kehilangan hal tersebut pertama kalinya.

“Semua orang, yang kini hidup di kondisi pandemi COVID-19, berpotensi menjadi protagonis layaknya cerita ini,” ujar Yuasa, “Aku harap, melalui proyek Shizumanu Kibou, kalian dapat merasakan kekuatan untuk tetap melangkah kedepan meskipun segala rintangan dan konflik yang ada dalam kehidupan manusia saat ini.”

Sinopsis Japan Sinks 2020

Japan Sinks 2020
FOTO: Netflix

Berikut adalah sinopsis dari anime Japan Sinks 2020, diterjemahkan dari Yahoo Japan:

Tokyo tahun 2020, tepat beberapa bulan sebelum Olimpiade Musim Panas akan dimulai. Sebuah gempabumi menguncang Jepang sangat keras dan mengakibatkan sebagian besar wilayah kepulauannya tenggelam termasuk Tokyo dan kota-kota besar lainnya.

Adalah Ayumu Muto, bersama adiknya Go, yang terpisah dari keluarganya semenjak peristiwa naas terjadi. Ia dan keluarga tinggal di suatu permukiman suburban Tokyo tidak jauh dari pusat kota. Ketika gempa terjadi, hanya keduanya yang selamat sedangkan anggota keluarga lainnya tidak diketahui nasibnya.

Cerita dari anime ini menggambarkan pentingnya bertahan hidup pasca gempa ketika tidak memiliki harta lagi selain hanya tinggal sanak saudara seorang. Disinilah Muto bersaudara mengerahkan segala kemampuannya agar bisa tetap hidup dan dapat menyongsong masa depan setelah tragedi ini…

Tentang Japan Sinks 2020 dan Masaaki Yuasa

Japan Sinks 2020 (Nihon Chinbotsu/Jepang Tenggelam) adalah novel thriller bertemakan bencana alam hasil karya Sakyo Komatsu tahun 1973. Novel ini diadaptasi beberapa kali di Jepang, diantaranya dua film yang dirilis tahun 1973 dan 2006.

Novel ini pernah diadaptasi dalam format manga, dan digambar oleh Tokihiko Ishiki yang juga terbit di Indonesia oleh penerbit Level Comics. Novel ini menginspirasi banyak tema bencana alam, terutama gempa bumi, yang sudah lumrah dijadikan sebagai plot point di pelbagai anime, manga dan banyak format entertainment lainnya di Jepang.

Adapun sutradara Masaaki Yuasa sendiri sudah berkecimpung di dunia anime Jepang sejak lama dan membuahkan karya-karya yang dikenal oleh semua fansnya. Diantaranya, The Tatami Galaxy, kemudian serial animasi Ping-Pong yang diadaptasi dari manga yang berjudul sama dan Devilman: Crybaby yang juga telah diangkat di Netflix setahun silam.

Nawala Karsa NK Kurio