Pada Rabu (19/8), perusahaan produksi gim Square Enix mengumumkan bahwa Square Enix Cafe cabang Osaka telah ditutup untuk sementara. Hal ini disebabkan oleh salah seorang pegawainya dinyatakan positif mengidap COVID-19 pada Selasa kemarin (18/8).

Karyawan Square Enix Cafe di Osaka Positif COVID-19

Rupanya, pegawai tersebut telah absen dan tidak bekerja untuk sementara di kafe tersebut sejak tanggal 8 Agustus lalu, namun ia baru menerima hasil tes PCR pada Selasa. Padahal, saat bekerja di kafe, pegawai tersebut telah mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, seperti memeriksa suhu tubuh sebelum mulai bekerja, memakai masker saat bekerja, dan membersihkan tangan dengan alkohol.

Square Enix Cafe Osaka

Setelah berkonsultasi dengan para ahli kesehatan lokal, para staf lainnya yang bekerja di Square Enix Cafe Osaka pun memutuskan untuk menutup kafe tersebut agar dapat segera didesinfeksi. Tanggal pembukaan kembali  untuk Cafe yang terletak di Osaka ini akan diberitahukan di kemudian hari.

Tentang Square Enix Cafe Osaka

Square Enix Cafe Osaka

Square Enix Cafe merupakan sebuah kafe milik perusahaan produksi gim ternama asal Jepang, Square Enix. Selain menyajikan aneka makanan dan minuman, kafe ini juga memajang banyak sekali memorabilia dan menjual banyak merchandise dari berbagai gim produksi Square Enix.

Square Enix Cafe juga sering mengadakan event spesial yang terinspirasi dari gim-gim Square Enix. Makanan, minuman, dan barang spesial yang disesuaikan dengan event tersebut pun juga dijual dalam waktu terbatas. Limited-time items ini yang paling sering dicari oleh para fans Square Enix dan menjadi daya tarik tersendiri dari kafe ini.

Selain membuka cabang di Osaka, Square Enix Cafe juga memiliki cabang Tokyo dan di Tiongkok. Square Enix Cafe Tokyo dibuka di kawasan Akihabara, sementara Square Enix Cafe di Tiongkok dibuka di kota Shanghai.

Sejumlah Pelaku Industri Hiburan di Jepang Positif COVID-19

COVID-19 Virus Corona Jepang

Mengingat kondisi Jepang dalam keadaan waspada pandemi virus corona ini, beberapa kota besar di negara tersebut mengalami kenaikan kasus selama masa transisi new normal. Pelaku industri hiburan di Jepang pun juga banyak yang terinfeksi virus COVID-19 ini. Seperti Fumika Baba, Hiroki Ijima hingga gitaris band FLOW, Take.

Tokyo merupakan tempat yang lebih banyak didapati kasus corona setiap harinya, yang rata-rata per harinya mendapatkan sekitar 400 warga terjangkit virus tersebut.  Salah satu contoh, Juli lalu, yaitu Kayoko Takita, member dari mega grup idol AKB48 yang sempat dinyatakan positif corona.

Nawala Karsa NK Kurio