Melalui blog pada situs Comic-On, perusahaan Wave Studio mengumumkan bahwa mangaka Izumi Matsumoto meninggal dunia pada tanggal 6 Oktober 2020. Hal tersebut diumumkan pada hari Selasa (13/10).

Izumi Matsumoto sudah sakit beberapa tahun belakang

izumi matsumoto meninggal dunia
FOTO: Youtube Sola Alae

Beberapa tahun sebelumnya, mangaka Kimagure Orange Road tersebut telah mengidap berbagai penyakit akibat Cerebrospinal Fluid Hypovolemia atau kebocoran cairan serebrospinal spontan.

Meski menderita penyakit tersebut, Izumi Matsumoto sempat kembali bekerja sembari melawan penyakit yang dideritanya. Mengutip informasi dari blog pribadi Izumi Matsumoto yang dikelola oleh Wave Studio, mangaka yang meninggal di usia 61 tahun tersebut meninggal dunia saat tidur.

Sempat alami penyakit Stenosis Spinal tahun lalu

Izumi Matsumoto Kimagure Orange Road

Sebelum meninggal dunia, pada pengumuman di bulan November 2019 silam, Izumi Matsumoto mengumumkan bahwa ia menderita penyakit Stenosis Spinal. Kondisi tersebut terjadi ketika ada penyempitan pada ruas tulang belakang, sehingga menimbulkan tekanan terhadap saraf tulang belakang.

Izumi Matsumoto sebelumnya menyebut bahwa ia tidak dapat merasakan kakinya lagi, lebih tepatnya mengalami mati rasa yang sangat parah. Ia sendiri menyebut ‘tak yakin’ apa yang harus dilakukannya kedepan.

Mangaka Kimagure Orange Road tersebut menjelaskan bahwa kondisi mati rasa pada kakinya telah terjadi beberapa tahun lalu. Kini, ia tidak bisa tidur karena parahnya kondisi mati rasa pada kakinya, seminggu sebelum post tersebut ditulis.

“Tidur menjadi sangat menakutkan setiap malam,” tulis Matsumoto, sembari menyebut bahwa obat tidur tidak efektif menghentikan sakitnya tersebut.

Tentang Kimagure Orange Road

Kimagure Orange Road akan tayang di Abema TV mulai 23 September
FOTO: Studio Pierrot

Kimagure Orange Road merupakan manga bergenre komedi romantis karya Izumi Matsumoto. Manga yang menceritakan kisah cinta segitiga antara Kasuga Kyousuke , Ayukawa Madoka, dan sahabatnya Hiyama Hikaru ini terbit sebanyak 18 volume.

Sekilas, siswa SMP ini tidak memiliki kelebihan apapun. Namun tanpa disangka dia merupakan seorang esper, yakni sebutan untuk orang yang memiliki kekuatan cenayang. Kalau itu belum cukup spesial, ternyata Kyousuke juga sedang digandrungi oleh dua gadis bernama Madoka Ayukawa dan Hikaru Hiyama.

Membaca komik ini memberikan persepsi tersendiri soal kisah percintaan di sekolah. Bagi mahasiswa seperti saya, Kimagure Orange Road adalah menengok ke masa lalu dan ke layar komputer, lalu ke masa lalu lagi, lalu ke layar komputer. “Perasaan masa SMP gue  ga gini-gini amat, deh.”, kata saya. Sedikit terbawa perasaan memang, tapi terlepas dari itu bahan cerita di komik ini lumayan segar, mengutip dari review kami sebelumnya.

Manga ini pun kemudian diadaptasi menjadi anime. Studio Pierrot bertanggung jawab menganimasikan manga ini menjadi 48 episode. Selain itu, sebuah film pendek, dua film panjang, dan 8 episode OVA juga diproduksi oleh studio ini.

Seri ini sendiri tahun ini tengah diputar oleh Abema TV, beserta dengan anime-anime era Showa lainnya seperti City Hunter, dan juga Maison Ikkoku.

 


Redaktur Nawala Karsa mengucapkan turut berduka cita atas kepergian mangaka tercinta, Izumi Matsumoto. Semoga beliau dapat diterima disisi-Nya.

Do you like Naufal Alfarizy's articles? Follow on social!
Nawala Karsa NK Kurio