Dunia saat ini sedang gencar melakukan protes terhadap pemerintah Amerika Serikat atas tindakan rasisme yang terjadi kepada George Floyd. Semua golongan bersama-sama membuat dukungan atas kejadian ini, termasuk para gamers. Namun, salah satu staf developer game fighting Skullgirls justru membuat sebuah candaan berdasarkan insiden George Floyd sehingga membuat para netizen gamers marah.

Mike Zaimont, Staf Developer Game Skullgirls Membuat Candaan Sensitif Berdasarkan Insiden George Floyd

Salah satu staf developer game Skullgirls bernama Mike Zaimont membuat sebuah kontroversi dimana para gamers menjadi geram. Hal ini disebabkan karena Mike membuat sebuah candaan berdasarkan insiden George Floyd.

 

Pria: Oh, lihat dia hampir mati lemas sekarang.

Mike: Kalau kubilang…

Wanita: Ahahaha…

Mike: “You can’t breathe (dia tidak bisa bernafas)”

Pria & Wanita: ………

Jika kalian belum tahu, istilah “You can’t breathe” adalah kata-kata terakhir dari George Floyd sebelum menghembuskan nafas terakhir akibat tindakan kekerasan yang dia alami oleh pihak kepolisian.

Skullgirls Terancam Dibatalkan di Kompetisi EVO

Skullgirls George Floyd

Mengetahui hal tersebut, para gamer mention dan memberitahu hal ini kepada akun Twitter Joey Cuellar selaku presiden dari ajang kompetisi EVO. Pihaknya akan mengurus hal ini mempertimbangkan apakah game Skullgirls akan tetap menjadi kompetisi EVO atau dibatalkan.

Permohonan Maaf untuk Semuanya

Ramainya bahan perbincangan ini, Mike Zaimont meminta maaf atas ucapan candaan pada streaming Twitch game Skullgirls. Berikut permohonan maaf Mike melalui akun Twitter miliknya.

Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya mengucapkan sesuatu yang sangat bodoh, kurang sensitif dan saya menyesalinya.

Dari lubuk hati terdalam aku minta maaf karena telah membuat sebuah candaan yang kurang baik. Apa yang saya ucap bukanlah niat saya, itu benar-benar terucap secara tidak sengaja. Aku sudah mencoba untuk sensitif terhadap segala hal dan aspek di kehidupan saya.

Tapi, saya bukanlah orang yang pandai berbicara dan terkadang membuat hal bodoh dari ucapan saya. Candaan buruk ini tidaklah mewakili pandangan terhadap rasisme secara keadilan ataupun hukum di Amerika Serikat. Kuharap, hal ini menjadi pembelajaran bagi saya.

Ada banyak protes diluar apartement saya saat streaming berlangsung, bahkan sudah hampir seminggu penuh.

Saya berharap untuk mengingatkan orang bahwa melarikan diri ada gunanya, tapi situasi tersebut sangat penting dan tidak sepenuhnya bisa lari dari hal itu. Jelas dari situ, saya gagal total.

Hormat saya dari orang yang benar-benar bodoh.

Mike Z

Mike dan Lab Zero Telah Mendonasikan Dana untuk #BlackLivesMatter

Para netizen gamer meminta untuk Mike melakukan donasi untuk aksi peduli George Floyd atau dikenal dengan #BlackLivesMatter. Mike mengatakan bahwa dia dan seluruh staf Lab Zero telah melakukan donasi tersebut. Berikut adalah pernyataan dari Mike melalui akun Twitter miliknya.

Untuk semua yang mengatakan “donasi”, saya sudah melakukan donasi sejak lama. Saya berasal dari Minnesota. Lab Zero juga sudah mendonasikan dana dan akan terus berlanjut. Saya tidak perlu menyebutkan berapa nilai nominalnya. Donasi itu sendiri adalah tindakan yang baik, saya melakukannya tidak untuk meminta balas budi. Terima kasih.

Semoga atas kejadian ini Mike benar-benar belajar dari kesalahannya dan tidak ada lagi candaan yang sensitif terkait insiden George Floyd.

Nawala Karsa NK Kurio