Bagi yang mungkin ingat, Angry Birds adalah game smartphone yang sempat booming di kancah mobile game pada awal 2010. Kini, Rovio, selaku developer dari game tersebut, memperingati ulang tahun franchise tersebut dengan cara unik sesuai khas gamenya.

Event #BringTheAnger diadakan di kota New York, Amerika Serikat, yang disitu akan diletakkan sebuah mesin game dibuat oleh Rovio sendiri. Dinamakan “The Venting Machine”, developer game tersebut mempersilakan masyarakat dan para pejalan kaki untuk melakukan apa saja kepada Angry Birds Venting Machine tersebut, agar melampiaskan kemarahannya. Mesin ini bisa digoyang, dipukul layaknya sangsak tinju, diteriaki sepuasnya, dan lain sebagainya hingga peserta bisa mendapatkan hadiah dari Rovio.

#BringTheAnger ini diperlihatkan kepada publik pada 21 November di Times Square, New York selama satu hari saja.

Beberapa event selain ‘Venting Machine

Selain The Venting Machine bertema Angry Birds, Rovio sendiri melalui siaran pers yang diunggah lewat situs resminya, mengungkapkan kepada publik bahwa akan ada in-game event di Angry Birds 2. Dalam event ini, player memainkan game seperti biasa, dengan catatan setiap babi yang tewas dalam game akan dihitung sebagai sumbangan kepada organisasi PBB, UNICEF.

Rovio sendiri menargetkan 100.000 Dollar Amerika Serikat dalam sumbangan tersebut, yang akan diberikan kepada divisi Education in Emergencies Fund dalam UNICEF. Ingin tahu eventnya lebih lanjut? Kamu bisa mengunjungi website resmi Angry Birds disini!

Mengenai Angry Birds

cikal bakal angry birds

Angry Birds adalah smartphone game hasil pengembangan developer game dari Finlandia, Rovio. Ide game ini bermulai pada tahun 2009 bermula dari sketsa ide untuk game barunya sendiri ketika mengalami krisis finansial pada saat itu. Sejarah Rovio berawal dari perusahaan start-up yang dibentuk oleh tiga orang Finlandia tahun 2003 dan telah membuat 50 game. Tahun 2012, Angry Birds telah memiliki pengguna aktif sebanyak 200 juta user di Google Play Store dan Apple App Store.

Franchise Angry Birds sendiri telah beranak pinak menjadi beberapa judul lainnya. Contohnya, Angry Birds 2 merupakan kelanjutan dari serial pertamanya, Angry Birds, yang dirilis 6 tahun setelah prekuel dirilis. Rovio juga menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dunia hiburan untuk promosi franchise-nya, seperti Angry Birds Star Wars dan Angry Birds Transformers.

Kepopuleran Angry Birds membuat Rovio memberikan jalan hijau untuk membuat film, The Angry Birds Movie, yang telah dirilis Mei 2016 di seluruh dunia. Sekuel keduanya pun telah dirilis Agustus lalu dengan tanggapan positif dari kritikus dibanding prekuel filmnya.

Sumber: Rovio Entertainment via Lowyat.net Infografis via Adioma

 


Hai, NawaReaders dan OtaCool! Jangan lupa untuk akses terus Nawala Karsa untuk informasi pop kultur dan teknologi terkini, serta Indonesian Otaku untuk dosis harian wibu kalian!

Nawala Karsa NK Kurio