Telkom Indonesia Minta Website Untuk Bayar Apabila Ingin Bisa Diakses!

Riestario Kurnia Thodiansyah
telkom indonesia juliari header

Baru kali ini terdapat kabar yang tidak sedap perihal Telkom Indonesia.

Dimana sebuah situs penyedia komik jepang menyatakan bahwa Telkom Indonesia meminta bayaran agar website mereka bisa digunakan oleh para pengguna Telkomsel dan Indihome.

Dalam sebuah pernyataan, perwakilan dari situs tersebut mengatakan bahwa, “Selama kurang lebih seminggu ini, koneksi mereka (Telkom) menjadi semakin memburuk.”

Mereka menambahkan bahwa pihaknya mencoba untuk memperbaikinya namun yang bersangkutan sekarang malah terang – terangan meminta bayaran untuk koneksi yang stabil.

Hal ini pun meninggalkan mereka dengan 2 pilihan, yaitu antara membuat situsnya menjadi setengah rusak atau berfungsi tetapi lebih lambat.

Kemudian, manajemen situs tersebut lebih cenderung memilih pilihan yang kedua untuk sementara.

Konfirmasi Dari Orang Dalam

Rumor ini terkonfirmasi dari seorang pengguna Reddit bernama ‘greaghttwe’ melalui temannya.

Dalam kesaksiannya, pengguna tersebut mengatakan bahwa terdapat tim yang mengirimkan surat pemalakan kepada beberapa website populer di Indonesia.

“Udah konfirmasi ke temen gua yang kerja di situ benar. Ada tim yang kerjanya ngirim surat pemalakan ke website-website populer di Indonesia yang nggak dipegang sama korporasi besar,” tulisnya

Monopoli dan Pemblokiran

Telkom Meme

Telkom Indonesia sebelumnya juga meraih berbagai kritik dari publik karena beberapa masalah. Seperti pemblokiran situs seperti Netflix dan dugaan sabotase DNS Cloudflare melalui Indihome.

Melalui Twitter terdapat beberapa pengguna menyatakan keluhan mereka pelayanan Indihome yang kurang memuaskan.

“Pantesan dari tadi no internet padahal indikator internet di modemnya nyala, ternyata dns nya yg kena block. Shame on you @IndiHome.”

Memang terdapat berbagai kebijakan dari Telkom Indonesia meraih banyak pernyataan dari masyarakat. Banyak yang merasa bahwa keluhan mereka sebenarnya tidak pernah dihiraukan.

Sebagai sebuah BUMN yang memiliki monopoli terhadap pasar internet Indonesia, seharusnya Telkom Indonesia juga memberikan pelayanan yang baik kepada para penggunanya.

Menyadari bahwa kecepatan internet di tanah air, berbanding dengan jiran lainnya, terbilang sulit tersaingi imbas dari beberapa faktor.

Salah satunya, adanya infrastruktur kurang memadai dan merata yang belum memuaskan setidaknya ratusan juta pengguna internet di Indonesia (73.3 persen menurut APJII).

Hal Yang Terjadi di Negara Lain

Gambar: ULTRA TechLife

Tentunya juga terdapat kasus monopoli oleh perusahaan telekomunikasi di negara – negara lain, contohnya seperti di Amerika Serikat.

Hanya beberapa perusahaan yang menguasai pasar internet di Amerika Serikat, yang mengakibatkan kepada tingginya harga internet.

Hal ini karena terdapatnya lobbying yang kuat dari beberapa perusahaan kepada para pejabat lokal untuk berkomitmen dalam menyingkirkan kompetitor.

Kasus lainnya adalah seperti monopoli telekomunikasi di negara Australia oleh perusahaan NBN Co.