Quantcast

Beranda » Pop Kultur » My Sister Can’t Be Caliphate, Light Novel tentang Ajaran Islam Karya Ulama Jepang

My Sister Can’t Be Caliphate, Light Novel tentang Ajaran Islam Karya Ulama Jepang

Ulama Jepang, Hasan Nakata merilis light novel berjudul My Sister Can’t Be Caliphate yang membawa unsur ajaran Islam yaitu sistem pemerintahan Khilafah di dalam cerita novelnya. Seperti apa isinya?

Seorang Ulama di Jepang yang bernama Hasan Ko Nakata merilis light novel buatannya yang berjudul My Sister Can’t Be Caliphate atau dalam bahasa Jepang berjudul  Ore no imōto ga karifuna wake ga nai!

Light novel ini disebut oleh Kaiyou NET sebagai salah satu karya yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri light novel yang ada di Jepang karena membawa unsur ajaran islam. Ceritanya pun memang mempunyai unsur ajaran islam tentang sistem pemerintahan islam yang disebut Khilafah.

Sinopsis Light Novel My Sister Can’t Be Caliphate Karya Ulama Jepang

Light Novel ini bercerita tentang Aisa Tenma yang maju dalam pencalonan Ketua OSIS sekolah Kimifu Gakuin. Kimifu Gakuin adalah sekolah asrama dengan sistem kasta yang ketat dengan memisahkan kelas para siswa tergantung perlakuan mereka di sekolah.

My Sister Can't Be Caliphate

Ada kelas platinum sebagai kasta tertinggi, kelas emas, kelas perak, hingga kelas perunggu yang paling rendah.  Aisa Tenma siswi dari kelas platinum yang mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS adalah kandidat terkuat untuk menang. Dikarenakan saat pencalonan, AisaTenma mempunyai kinerja yang bagus dan track record memuaskan.

Setelah terpilih menjadi Ketua OSIS, Aisa Tenma langsung mendeklarasikan dirinya bukan sebagai Ketua OSIS, tetapi sebagai Khalifah. Khalifah sendiri adalah seorang pemimpin umat Islam dari sistem pemerintahan yang ada dalam Islam, yaitu Khilafah. Setelah dia mendeklarasikan diri sebagai Khalifah, Aisa juga mengatakan dirinya sebagai Khalifah adalah agen Allah dan penerus dari Nabi Allah di muka bumi.

Taruha Tenma, sang kakak dari Aisa Tenma yang berada di kelas perunggu berpikir bahwa saudari perempuannya tidak bisa menjadi khalifah. Dikarenakan berdasarkan pengetahuannya posisi khalifah hanya bisa diduduki dari kaum laki-laki.

Dalam cerita My Sister Can’t Be Caliphate, sang kakak, Taruha Tenma pun mencoba membujuk Aisa agar Aisa menarik diri dari pelantikannya sebagai seorang Khalifah.

Tentang Ulama yang Menulis Light Novel ini

Ulama Jepang yang menulis Light Novel ini bernama Hasan Ko Nakata. Hasan Ko Nakata Mantan profesor Universitas Doshisa dan lulusan Studi Islam dari Universitas Tokyo serta Studi doktoral Filsafat di Universitas Kairo. Hasan Ko Nakata adalah sarjana Hukum Islam yang telah mempublikasikan banyak buku tentang ajaran Islam.

Nakata mulai tertarik terhadap karya light novel dan anime karena pengaruh dari murid-muridnya. Nakata, yang antusias menciptakan karyanya ini untuk kaum muda, muncul dengan ide menulis light novel ketimbang membuat Manga atau video gim yang ongkos produksinya lebih mahal

Judul dari light novel ini My Sister Can’t Be Caliphate atau Ore no imōto ga karifuna wake ga nai! terinspirasi dari seri light novel My Little Sister Can’t Be This Cute atau Ore no Imōto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai.

Sebelum diterbitkan oleh penerbit Shobunsha, light novel ini awalnya kesulitan untuk mencari penerbit. Tetapi akhirnya Shobunsha menerbitkannya pada tanggal 14 Juli 2020 lalu, dikarenakan hasil penjualan melalui comic market berhasil menembus 150 salinan.

Hiromi Shimada, seorang cendekiawan agama di Jepang mengutip tulisan Hasan Ko Nakata tentang karya light novel My Sister Can’t Be Caliphate sebagai contoh kegiatan kontras Nakata sebagai peneliti Islam paling terkemuka.

Selain versi Bahasa Jepang, Light Novel ini pun juga direncanakan terbit ke dalam Bahasa Indonesia, Arab dan Turki.

Loading...