Ciamik, Gerai Starbucks Kyoto Ini Sajikan Keindahan dan Nuansa Tradisional!

starbucks kyoto
Jalanan di Ninenzaka, Kyoto, pusat tradisional dengan aneka suvenir khas Jepang. | Foto: ©SoraNews24

Sebagai sebuah brand Starbucks menawarkan tempat nongkrong yang sedikit berbeda pada gerai yang berada di wilayah Kyoto, Jepang. Menawarkan tampilan serta tempat yang sangat berbeda dengan Starbucks pada umumnya, pada gerai Starbucks Kyoto, mereka menggunakan konsep tradisional.

Beroperasi secara resmi pada 2017 silam, gerai Starbucks Kyoto ini menjadi salah satu gerai terindah di Jepang, atau bahkan juga dunia.

Konsep Tradisional Starbucks Kyoto

Gerai yang berada pada wilayah Ninenzaka, Kyoto, ini benar-benar total dalam menggunakan konsep tradisional.

Ada beberapa hal yang menunjukkannya, seperti tempat ini menjadi gerai Stabucks pertama yang menggunakan tatami.

Bukan hanya itu, bangunannya menggunakan kayu machiya dan tidak menggunakan papan nama modern seperti kebanyakan gerai Starbucks lainnya.

Selain itu, sekeliling tempat ini juga penuh oleh bangunan legendaris, sehingga kesan klasik nan legendaris juga sangat terasa dari gerai Starbucks ini.

starbucks kyoto
Papan tanda masuk luar penanda gerai Starbucks, Ninenzaka, Kyoto | ©SoraNews24

Mengenai papan nama, meskipun baru beroperasi kurang dari lima tahun, papan nama tempat ini terlihat seperti sudah ada selama satu abad.

Hal ini sesuai dengan bangunannya, karena sudah berdiri selama lebih dari 100 tahun.

Bahkan, saking klasiknya nuansa tempat ini, Starbucks tidak terlihat seperti Starbucks, namun lebih terlihat sebagai toko tradisional. Nuansa tradisional juga semakin terasa kuat dengan penggunaan tirai pada pintu masuknya.

Apabila Bagian Luarnya Sudah Bernuansa Klasik, Lantas Bagaimana Bagian Dalamnya?

Untuk bagian dalam tempat ini, interior kayu merupakan hal yang sangat terlihat.

Selain itu, suasana remang-remang juga membuat tempat ini seperti bukan Starbucks, namun seperti tempat nongkrong dari era masa lalu.

Suasana dalam gerai Starbucks Kyoto. | ©SoraNews24

Untuk tempat nongkrongnya, Starbucks Kyoto ini menggunakan tatami, lengkap dengan desain serta dekorasi ruangan yang sangat tradisional.

Bahkan, tempat ini cenderung terasa seperti kedai teh Jepang.

Frappucino Sebagai Rekomendasi Menu Utama

Dengan suasana klasik seperti itu, tentunya akan semakin lengkap apabila menikmati menu yang tepat, agar nuansa klasik semakin terasa.

Salah satu menu rekomendasi dari Gerai Starbuck Kyoto ini adalah Frappucino dengan bubuk matcha.

Sebuah Frappucino Starbucks ukuran Tall. | ©SoraNews24

Frappucino ini terasa seperti mochi warabi dengan rasa matcha, yang menawarkan cita rasa tradisional. Rasa ini juga sangat populer untuk masyarakat Kyoto.

Sehingga, dengan berkunjung ke tempat ini sambil menikmati Frappucino, nuansa tradisional bisa sangat terasa, baik dari tempat atau pun rasa.

Bagaimana, NawaReaders, apabila pandemi nanti di Jepang kelak berakhir, tertarik untuk datang kesini?